Tak Hanya Cepat, RSUDMA Sumenep Pastikan Layanan Kesehatan Berbasis Data Akurat
SETARAJATIM.COM, SUMENEP – Di tengah meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang cepat dan tepat, RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep terus memperkuat sistem tata kelola data pelayanan kesehatan guna menjamin mutu layanan dan keselamatan pasien.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Pelatihan Validasi Data yang melibatkan berbagai unsur pelayanan rumah sakit. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pengendalian mutu sekaligus meminimalkan potensi kesalahan medis akibat data yang tidak akurat.
Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Erliyati, mengatakan bahwa akurasi data kini menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan layanan kesehatan modern. Menurutnya, setiap keputusan medis harus didasarkan pada data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Rumah sakit modern tidak lagi hanya bertumpu pada kecepatan layanan, tetapi juga harus berdiri di atas ketepatan data sebagai dasar setiap keputusan klinis, sehingga semuanya akan lebih baik” ujar dr. Erliyati, Rabu (17/6/2026).
Ia menjelaskan, validasi mutu merupakan instrumen penting dalam sistem pengawasan rumah sakit untuk memastikan seluruh layanan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Pengawasan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari prosedur medis, penggunaan alat kesehatan, sistem pelayanan hingga hasil layanan yang diterima pasien.
Menurutnya, proses validasi dilakukan secara berkelanjutan melalui tahapan pengukuran, evaluasi, dan pembuktian agar kualitas pelayanan tetap terjaga serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.
“Kunci untuk mencegah terjadinya kesalahan medis, tentu validasi yang kuat dan infeksi terkait pelayanan kesehatan, maupun berbagai kejadian tidak diharapkan yang dapat membahayakan keselamatan pasien,” tegasnya.
Dalam pelatihan tersebut, sejumlah titik kritis pelayanan menjadi fokus perhatian, di antaranya proses registrasi pasien, layanan rawat inap, tindakan pembedahan, hingga tata kelola pemberian obat yang membutuhkan pengawasan secara ketat.
Selain itu, RSUDMA juga memperkuat mekanisme validasi terhadap alat kesehatan guna memastikan seluruh perangkat medis berfungsi optimal melalui kalibrasi dan pengujian berkala. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keakuratan hasil pemeriksaan dan tindakan medis.
Penguatan validasi juga dilakukan pada rekam medis dan dokumentasi pelayanan sebagai dasar penyusunan laporan indikator mutu rumah sakit yang lebih akurat dan terpercaya.
Tak hanya berfokus pada aspek administrasi dan teknis, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep tersebut juga menempatkan keselamatan pasien sebagai prioritas utama.
Upaya itu diwujudkan melalui penguatan sistem identifikasi pasien, pencegahan infeksi di lingkungan rumah sakit, serta pengawasan penggunaan obat-obatan berisiko tinggi.
Melalui pelatihan ini, RSUDMA berharap budaya kerja berbasis mutu dan keselamatan pasien semakin mengakar di seluruh lini pelayanan. Dengan data yang valid dan sistem pengawasan yang kuat, rumah sakit optimistis mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih aman, efektif, dan berkualitas bagi masyarakat.
Penulis : WH
Editor : YD
















