Kapolsek Bluto Pimpin Pengamanan Pawai Karnaval Budaya di Kepedi dan Aengdake, Pastikan Kegiatan Berjalan Aman dan Lancar
SETARAJATIM.COM, SUMENEP – Jajaran Polsek Bluto, Polres Sumenep, melakukan pengamanan ketat dalam pelaksanaan pawai karnaval budaya yang digelar di Desa Kepedi dan Desa Aengdake, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Minggu (21/6/2026).
Pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Bluto, AKP Agus Sugito, S.H., M.H., melalui apel gabungan yang melibatkan personel kepolisian dan unsur pengamanan lainnya.
Kegiatan pengamanan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan seluruh rangkaian pawai budaya berlangsung aman, tertib, dan lancar. Mengingat rute karnaval melintasi kawasan yang berada di sekitar jalan raya nasional, pengaturan lalu lintas menjadi fokus utama petugas guna mencegah terjadinya kemacetan dan gangguan terhadap pengguna jalan.
Dalam arahannya saat apel gabungan, AKP Agus Sugito menegaskan pentingnya koordinasi dan sinergi seluruh personel yang bertugas di lapangan. Menurutnya, keberhasilan pengamanan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan aparat, tetapi juga kerja sama seluruh pihak, termasuk peserta dan masyarakat yang hadir menyaksikan kegiatan tersebut.
“Kegiatan pengamanan ini bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang mengikuti maupun menyaksikan pawai karnaval budaya. Selain itu, kami juga memastikan arus lalu lintas tetap berjalan lancar sehingga aktivitas masyarakat pengguna jalan umum tidak terganggu,” ujar AKP Agus Sugito.
Ia menjelaskan, personel pengamanan ditempatkan di sejumlah titik strategis sepanjang jalur pawai. Penempatan petugas tersebut dilakukan untuk mengatur arus kendaraan, mengantisipasi penumpukan massa, serta memberikan respons cepat apabila terjadi situasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
Pawai karnaval budaya yang digelar di Desa Kepedi dan Desa Aengdake merupakan salah satu agenda masyarakat yang selalu mendapat antusiasme tinggi dari warga. Berbagai atraksi seni, budaya, serta kreativitas masyarakat ditampilkan dalam kegiatan tersebut, sehingga menarik perhatian ribuan penonton dari berbagai desa di Kecamatan Bluto dan sekitarnya.
Tingginya jumlah peserta dan penonton menjadi perhatian khusus aparat keamanan. Oleh karena itu, Polsek Bluto melakukan berbagai langkah preventif guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana tanpa menimbulkan gangguan kamtibmas.
Kapolsek juga mengimbau kepada seluruh peserta karnaval, pengemudi kendaraan, dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi kegiatan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Kami berharap seluruh masyarakat dapat bekerja sama menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Patuhi petunjuk petugas, utamakan keselamatan, dan tetap menjaga suasana yang kondusif sehingga kegiatan budaya ini dapat berjalan sukses dan menjadi hiburan yang positif bagi masyarakat,” katanya.
Selain pengaturan lalu lintas, petugas juga melakukan pemantauan terhadap titik-titik keramaian untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, termasuk menjaga keselamatan peserta karnaval yang sebagian besar melibatkan pelajar, pemuda, dan kelompok seni budaya setempat.
“Kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat mendapat apresiasi dari warga yang menyaksikan jalannya pawai. Mereka menilai pengamanan yang dilakukan mampu memberikan rasa nyaman sekaligus menjaga kelancaran kegiatan yang menjadi bagian dari pelestarian budaya lokal tersebut” pungkasnya.
Dengan pengamanan yang terkoordinasi dan dukungan masyarakat, pelaksanaan pawai karnaval budaya di Desa Kepedi dan Desa Aengdake berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Polsek Bluto berharap kegiatan budaya semacam ini dapat terus menjadi sarana mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus melestarikan tradisi dan kearifan lokal yang menjadi identitas Kabupaten Sumenep.
Penulis : WND
Editor : WH
















