Dari Lapangan Antarkecamatan Menuju Perssu, Bupati Fauzi Dorong Pembinaan Pemain Muda

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Dr. Achmad Fauzi Wongsojudo (kanan) saat menyerahkan Tropi AF Sport kepada Camat Pasongsongan, Aynizar Kusuma

Bupati Sumenep Dr. Achmad Fauzi Wongsojudo (kanan) saat menyerahkan Tropi AF Sport kepada Camat Pasongsongan, Aynizar Kusuma

Dari Lapangan Antarkecamatan Menuju Perssu, Bupati Fauzi Dorong Pembinaan Pemain Muda

SETARAJATIM.COM, SUMENEP – Gelar juara AF Sport U-17 Football Championship 2026 resmi menjadi milik Kecamatan Pasongsongan. Tim tersebut sukses menundukkan Kecamatan Kota Sumenep dengan skor 4-1 dalam laga final di Stadion Ahmad Yani, Sumenep, Kamis (29/10/2026).

Kemenangan Pasongsongan sekaligus memperlihatkan ketatnya persaingan talenta sepak bola muda di Kabupaten Sumenep. Sempat bermain imbang 1-1 pada babak pertama, Pasongsongan justru semakin dominan setelah turun minum dengan mencetak tiga gol tambahan.

Hasil pertandingan tersebut mendapat perhatian Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo. Ia menilai kompetisi sepak bola kelompok usia muda memiliki arti strategis, bukan hanya untuk mencari pemenang, tetapi juga sebagai sarana menemukan pemain potensial yang dapat dikembangkan menjadi atlet berprestasi.

Fauzi mengingatkan bahwa kemampuan bermain sepak bola harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter. Kedisiplinan, kerja sama, sportivitas, dan mental pantang menyerah merupakan nilai penting yang harus tumbuh melalui aktivitas olahraga.

“Saya sangat mengapresiasi perjuangan para pemain muda yang telah menunjukkan kemampuan terbaik sepanjang kompetisi. Semangat, keberanian, dan sportivitas yang ditunjukkan menjadi modal penting untuk meraih kesuksesan di masa depan,” ujar Fauzi.

Dalam turnamen tersebut, sejumlah pemain juga memperoleh penghargaan individu. Nur Kholis dari Kecamatan Pasongsongan keluar sebagai pencetak gol terbanyak, sedangkan Rama Irgi dinobatkan sebagai pemain terbaik. Sementara Kecamatan Arjasa menempati peringkat ketiga.

Bupati Fauzi menyerahkan trofi kepada para pemenang. Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim bersama jajaran pejabat pemerintah daerah turut menyaksikan pertandingan final.

Di balik keberhasilan penyelenggaraan kompetisi, Fauzi menyoroti pentingnya kesinambungan pembinaan. Menurutnya, potensi pemain yang muncul dari turnamen tidak boleh dibiarkan berkembang tanpa arah. Harus ada langkah lanjutan untuk meningkatkan kualitas permainan dan membuka jalan menuju kompetisi yang lebih tinggi.

Salah satu harapan yang disampaikan adalah lahirnya pemain-pemain muda potensial yang nantinya bisa memperkuat Perssu Sumenep.

“Kompetisi sepak bola usia muda menjadi sarana penting untuk mengembangkan bakat, meningkatkan kemampuan bertanding, serta membangun karakter dan kedisiplinan generasi muda. Olahraga mengajarkan anak-anak menjadi pribadi yang tangguh, jujur, dan pantang menyerah,” katanya.

Ia menegaskan, Sumenep memiliki banyak talenta muda yang membutuhkan ruang untuk berkembang. Karena itu, sinergi pemerintah daerah, pelatih, klub, orang tua, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun pembinaan sepak bola yang berkelanjutan.

“Sumenep memiliki potensi besar dan anak-anak kita mempunyai semangat luar biasa. Dengan dukungan dan pembinaan yang tepat, saya yakin mereka dapat meraih prestasi yang membanggakan di masa depan,” ungkapnya.

AF Sport U-17 Football Championship 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi agenda kompetisi tahunan, tetapi juga menjadi salah satu jalur penjaringan pemain berbakat dari berbagai kecamatan.

Dengan pembinaan yang konsisten, para pemain muda Sumenep diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan dan bersaing di level regional hingga nasional. Lebih dari itu, kompetisi ini menjadi pengingat bahwa masa depan sepak bola daerah perlu dibangun sejak usia muda, bukan hanya mengandalkan prestasi sesaat.

Penulis : Efa

Editor : You

Berita Terkait

DRT Gemar Bersholawat di Banasare, Pemkab Sumenep: Hari Santri Jangan Berhenti pada Seremoni
Ribuan Jemaah Padati DRT Gemar Bersholawat di Banasare, UMKM Lokal Ikut Ketiban Berkah
Bahasa Madura Warnai Hari Jadi ke-757 Sumenep, Bupati Fauzi: Pembangunan Harus Menjangkau Daratan dan Kepulauan
Di Balik Haul Raja-Raja Madura, Bupati Fauzi Soroti Warisan yang Mulai Tergerus Zaman
Hari Jadi Sumenep ke-757, Dirut BPRS Bhakti Sumekar Berharap Kesejahteraan Masyarakat Terus Meningkat
Guru Sumenep Tembus Podium Kompetisi AI Jatim, Dr. Rusliy Dorong Pendidik Berani Berinovasi
Bupati Sumenep Luncurkan 1001 Puisi, Literasi Pelajar Jangan Berhenti Jadi Seremoni
Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU dan Rumah Produksi Dipertanyakan, JASTRA Tagih Kejari Sumenep: Jangan Jalan di Tempat!

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:26 WIB

DRT Gemar Bersholawat di Banasare, Pemkab Sumenep: Hari Santri Jangan Berhenti pada Seremoni

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Ribuan Jemaah Padati DRT Gemar Bersholawat di Banasare, UMKM Lokal Ikut Ketiban Berkah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Bahasa Madura Warnai Hari Jadi ke-757 Sumenep, Bupati Fauzi: Pembangunan Harus Menjangkau Daratan dan Kepulauan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Di Balik Haul Raja-Raja Madura, Bupati Fauzi Soroti Warisan yang Mulai Tergerus Zaman

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Hari Jadi Sumenep ke-757, Dirut BPRS Bhakti Sumekar Berharap Kesejahteraan Masyarakat Terus Meningkat

Berita Terbaru