KKN Posko 40 Sulap Limbah Jadi Rocket Stove, Dorong Warga Kelola Sampah Lebih Bijak

Jumat, 11 September 2026 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KKN Posko 40 Sulap Limbah Jadi Rocket Stove, Dorong Warga Kelola Sampah Lebih Bijak

SETARAJATIM.COM, SUMENEP — Persoalan sampah di lingkungan masyarakat tak cukup hanya diselesaikan dengan membuangnya ke tempat pembuangan. KKN Posko 40 mencoba menawarkan solusi sederhana dengan mengubah limbah menjadi Rocket Stove, sebuah teknologi tepat guna yang dapat dimanfaatkan untuk proses pembakaran dengan asap yang lebih minim.

Inovasi tersebut menjadi bagian dari program Eco Action KKN Posko 40, yang dikemas melalui edukasi sekaligus praktik langsung bersama masyarakat. Selain memperkenalkan cara pembuatan Rocket Stove, kegiatan ini juga mengajak warga memahami prinsip kerja serta potensi pemanfaatan bahan-bahan sederhana yang tersedia di sekitar.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya diajak melihat sampah sebagai sesuatu yang harus disingkirkan, tetapi juga mengenali kemungkinan pemanfaatan kembali barang atau limbah yang masih memiliki nilai guna.

Faiz Abbady, Koordinator Desa (Kordes) sekaligus pemateri kegiatan, mengatakan program tersebut tidak semata-mata bertujuan menghasilkan sebuah alat.

Menurutnya, hal yang lebih penting adalah membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah secara lebih bijak dan bertanggung jawab.

“Kami ingin memberikan pemahaman bahwa sampah perlu dikelola dengan cara yang tepat. Rocket Stove menjadi salah satu alternatif sederhana untuk membantu proses pembakaran sampah dengan asap yang lebih minim,” jelas Faiz, Kamis (10/9/2026).

Ia menegaskan, persoalan sampah membutuhkan kesadaran dan keterlibatan bersama. Pemanfaatan limbah menjadi sesuatu yang lebih berguna dinilai dapat menjadi salah satu langkah sederhana untuk mengurangi persoalan sampah di lingkungan.

“Dengan memanfaatkan barang atau limbah yang masih dapat digunakan, masyarakat dapat menciptakan solusi sederhana sekaligus mengurangi dampak pembakaran sampah terhadap lingkungan,” ujarnya.

Antusiasme juga datang dari masyarakat. Kak Adil mengapresiasi kegiatan Eco Action yang dinilai memberikan pengetahuan baru, terutama mengenai alternatif pengelolaan sampah yang dapat dipraktikkan dengan bahan-bahan sederhana.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena kami mendapatkan pengetahuan baru tentang cara mengelola sampah. Rocket Stove bisa menjadi salah satu alternatif yang dapat diterapkan di lingkungan masyarakat,” ungkapnya.

Program tersebut sekaligus menjadi upaya KKN Posko 40 untuk meninggalkan manfaat yang tidak berhenti setelah masa pengabdian mahasiswa berakhir.

Melalui Eco Action, masyarakat diharapkan semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan dan mulai menerapkan pola pengelolaan sampah yang lebih tepat.

Bukan sekadar membuat Rocket Stove, KKN Posko 40 ingin menanamkan kebiasaan baru: mengubah persoalan sampah menjadi peluang untuk menghadirkan solusi sederhana dari lingkungan sendiri.

Penulis : WR

Editor : Yu

Berita Terkait

DRT Gemar Bersholawat di Banasare, Pemkab Sumenep: Hari Santri Jangan Berhenti pada Seremoni
Ribuan Jemaah Padati DRT Gemar Bersholawat di Banasare, UMKM Lokal Ikut Ketiban Berkah
Bahasa Madura Warnai Hari Jadi ke-757 Sumenep, Bupati Fauzi: Pembangunan Harus Menjangkau Daratan dan Kepulauan
Di Balik Haul Raja-Raja Madura, Bupati Fauzi Soroti Warisan yang Mulai Tergerus Zaman
Hari Jadi Sumenep ke-757, Dirut BPRS Bhakti Sumekar Berharap Kesejahteraan Masyarakat Terus Meningkat
Guru Sumenep Tembus Podium Kompetisi AI Jatim, Dr. Rusliy Dorong Pendidik Berani Berinovasi
Bupati Sumenep Luncurkan 1001 Puisi, Literasi Pelajar Jangan Berhenti Jadi Seremoni
Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU dan Rumah Produksi Dipertanyakan, JASTRA Tagih Kejari Sumenep: Jangan Jalan di Tempat!

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:26 WIB

DRT Gemar Bersholawat di Banasare, Pemkab Sumenep: Hari Santri Jangan Berhenti pada Seremoni

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Ribuan Jemaah Padati DRT Gemar Bersholawat di Banasare, UMKM Lokal Ikut Ketiban Berkah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Bahasa Madura Warnai Hari Jadi ke-757 Sumenep, Bupati Fauzi: Pembangunan Harus Menjangkau Daratan dan Kepulauan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Di Balik Haul Raja-Raja Madura, Bupati Fauzi Soroti Warisan yang Mulai Tergerus Zaman

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Hari Jadi Sumenep ke-757, Dirut BPRS Bhakti Sumekar Berharap Kesejahteraan Masyarakat Terus Meningkat

Berita Terbaru