Daerah

MH. Said Abdullah Gelar Sosialisasi Empat Pilar Bersama Mahasiswa, Pemuda dan Ibu Rumah Tangga

MH. Said Abdullah Gelar Sosialisasi Empat Pilar Bersama Mahasiswa, Pemuda dan Ibu Rumah Tangga

SUMENEP, SETARAJATIM.COM – Ketika isu-isu kebangsaan berseliweran tanpa saring di media sosial, ratusan warga Sumenep memilih duduk bersama untuk membicarakan arah bangsa. Mereka mengikuti Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar oleh Anggota DPR RI Dapil Jawa Timur XI (Madura), Fraksi PDI Perjuangan, MH. Said Abdullah.

Sosialisasi yang digelar di Ballroom Hotel De Baghraf pada Rabu, 11 Februari 2026, menjadi ruang dialog yang hangat dan reflektif. Mahasiswa, ibu rumah tangga, dan pemuda tampak aktif mengikuti diskusi.

Forum tersebut tidak hanya berisi paparan, tetapi juga menjadi ruang pertukaran pandangan mengenai keresahan dan harapan terhadap masa depan Indonesia. Dua narasumber, di antaranya M. Ridho Ilahi Robi dan Affandi Ubala, hadir sebagai pemateri.

M. Ridho Ilahi Robi dalam pemaparannya mengajak peserta melihat Sumenep sebagai miniatur Indonesia yang kaya akan perbedaan, dari daratan hingga kepulauan dengan beragam suku.

“Perbedaan bukan sumber perpecahan, melainkan potensi besar jika dikelola dengan arah yang jelas,” kata Ridho saat sosialisasi.

Ia mengibaratkan Indonesia sebagai sebuah rumah yang dibangun bersama, lengkap dengan atap, tiang, dan fondasi yang saling menopang. Jika salah satu bagian rapuh, maka seluruh penghuni rumah akan merasakan dampaknya.

“Indonesia ini rumah kita bersama. Semua elemen, dari pemimpin sampai rakyat kecil, punya peran agar rumah ini tetap kokoh,” ujar dia.

Sementara itu, Affandi Ubala menyoroti besarnya Indonesia yang hampir setara dengan Benua Eropa dari sisi luas wilayah, namun tetap berdiri sebagai satu kesatuan. Ia mengingatkan bahwa kemudahan akses informasi di era digital bisa menjadi ancaman jika masyarakat tidak bijak menyaringnya.

“Perpecahan itu mudah terjadi kalau kita tidak hati-hati menerima informasi. Karena itu, empat pilar harus terus dirawat bersama,” kata Affandi.

Generasi muda memiliki peranan penting, karena masa depan bangsa sangat ditentukan oleh sikap dan langkah yang mereka ambil hari ini.

“Penting untuk kita menjaga dan merawat keutuhan bangsa. Semua harus saling menguatkan, jangan mau dipecah belah,” tegas dia.

Di akhir kegiatan, dialog tetap berlangsung dengan sesi tanya jawab yang dinamis antara peserta dan narasumber. Kegiatan ini juga didampingi dua tenaga ahli MH. Said Abdullah, yaitu Moh. Fauzi, M.Pd., dan Slamet Hidayat, S.H., yang memastikan forum berjalan interaktif dan substansial hingga selesai.

(noval/why)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button