Dihantam Ombak, Tongkang Batu Bara Terbalik di Perairan Kangean; Polisi Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi tongkang masih terbalik

Kondisi tongkang masih terbalik

Dihantam Ombak, Tongkang Batu Bara Terbalik di Perairan Kangean; Polisi Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

SETARAJATIM.COM, SUMENEP – Insiden kecelakaan laut kembali terjadi di wilayah perairan Kabupaten Sumenep. Tongkang bermuatan batu bara TK. Trand Asia PB.5 yang ditarik kapal tunda TB. DC 9 GT 151 terbalik dan kandas di Selat Pulau Mamburit, Kecamatan Arjasa, Kamis (26/2/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.09 WIB di koordinat 6° 50′ 7.92” LS – 115° 13′ 42.6” BT, atau kurang lebih 90 mil laut dari Pelabuhan Kalianget.

Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto melalui Plt Kasi Humas Polres Sumenep Kompol Widiarti Sutiyoningrum menjelaskan, tongkang sebelumnya memang sudah mengalami masalah teknis.

“Tongkang tersebut sebelumnya dilaporkan kandas sekitar satu bulan lalu. Dalam perkembangannya terjadi kebocoran pada badan kapal,” ungkap Kompol Widiarti, Jumat (27/2/2026).

Menurutnya, kondisi tongkang semakin memburuk setelah dihantam gelombang laut. Meski sebagian muatan batu bara telah dipindahkan ke tongkang lain untuk mengurangi beban, kapal tetap kehilangan keseimbangan.

“Akibat hantaman ombak dan kondisi badan kapal yang bocor, tongkang mengalami kemiringan hingga akhirnya terbalik dan kandas. Sebagian muatan batu bara juga dilaporkan tumpah ke laut,” jelasnya.

Nelayan Bergerak Cepat Evakuasi Pekerja

Dalam situasi tersebut, para pekerja dan mandor yang berada di tongkang langsung dievakuasi oleh nelayan setempat. Proses evakuasi berlangsung aman dan lancar.

“Alhamdulillah seluruh pekerja berhasil diselamatkan. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini,” tegas Kompol Widiarti.

Cuaca Tidak Bersahabat

Saat kejadian, kondisi cuaca di sekitar lokasi dilaporkan bergelombang dengan tinggi ombak mencapai 0,8 hingga 0,9 meter. Angin bertiup dari arah barat hingga barat laut dengan kecepatan antara 6,7 sampai 15 knots, dan hembusan mencapai 18 knots. Air laut juga dalam kondisi pasang.

Faktor cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu diduga turut memperparah situasi tongkang yang sebelumnya sudah dalam kondisi tidak stabil.

SAR Gabungan Lakukan Penanganan

Mendapat laporan dari Syahbandar Kangean, jajaran Kepolisian Perairan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim SAR gabungan yang terdiri dari Ditpolairud Polda Jatim, Satpolairud Polres Sumenep, Basarnas, BPBD Sumenep, serta unsur nelayan dan masyarakat pesisir turut diterjunkan.

“Petugas melakukan pengecekan lokasi, pengamanan, serta koordinasi lintas instansi sesuai SOP yang berlaku. Perkembangan situasi juga telah kami laporkan kepada pimpinan untuk langkah lebih lanjut,” terang Kompol Widiarti.

Saat ini, aparat masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi kejadian, termasuk mengantisipasi dampak lingkungan akibat tumpahan batu bara di perairan tersebut.

Meski insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya pengawasan kondisi kapal serta kewaspadaan terhadap faktor cuaca di jalur pelayaran perairan kepulauan Sumenep.

(why/fa)

Berita Terkait

Diduga Cekik dan Tendang Istri hingga 6 Kali, Suami di Sumenep Diamankan Polisi
Rumah Gelap di Pamolokan Sumenep Berujung Duka, Pria 37 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa
Praktik Renang di Sungai Nangka Berujung Maut, Siswa SMA di Ambunten Meninggal Dunia
Dugaan Pencabulan Anak di Ruang Guru SDN di Kangean Terungkap, Pria 43 Tahun Diamankan Polisi
Truk Guling di Dermaga Kalianget, Pemeriksaan Muatan Kapal Jadi Sorotan
Penemuan Jasad Lansia Gegerkan Warga Gapura, Polisi Libatkan Tim Inafis Selidiki Kasus
KM Mutiara Sentosa 2 Dilalap Api di Utara Sumenep, Ratusan Penumpang Terjebak dan Lompat ke Laut
Kebakaran Hebat Landa Perumahan Batu Kencana Sumenep, Tiga Rumah Terdampak, Satu Korban Alami Luka Bakar

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Diduga Cekik dan Tendang Istri hingga 6 Kali, Suami di Sumenep Diamankan Polisi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Rumah Gelap di Pamolokan Sumenep Berujung Duka, Pria 37 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Praktik Renang di Sungai Nangka Berujung Maut, Siswa SMA di Ambunten Meninggal Dunia

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Ruang Guru SDN di Kangean Terungkap, Pria 43 Tahun Diamankan Polisi

Rabu, 16 September 2026 - 16:09 WIB

Truk Guling di Dermaga Kalianget, Pemeriksaan Muatan Kapal Jadi Sorotan

Berita Terbaru