Peluang Emas Dibiarkan Lewat: Kacong Cebing Absen Saat Kapal Pesiar Tiba di Sumenep

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilisustrasi Kacong Cebbing

Ilisustrasi Kacong Cebbing

Peluang Emas Dibiarkan Lewat: Kacong Cebing Absen Saat Kapal Pesiar Tiba di Sumenep

SUMENEP, SETRAJATIM.COM – Aktivis muda Sumenep, Ridha Halil, melontarkan kritik keras terhadap stagnasi peran Kacong Cebing Sumenep yang dinilainya gagal menjalankan fungsi strategis sebagai ujung tombak promosi daerah.

Sorotan itu mencuat tajam saat momen krusial kedatangan kapal pesiar ke Sumenep, sebuah agenda internasional yang semestinya menjadi etalase besar pariwisata daerah, namun justru berlalu tanpa kehadiran duta wisata.

“Ini bukan acara biasa. Kapal pesiar membawa wisatawan mancanegara, membawa perhatian dunia. Tapi ironis, Kacong Cebing justru tidak terlihat satu pun. Kalau di momen sebesar ini saja absen, lalu apa urgensi keberadaan mereka?” tegas Ridha, Jumat (23/1/2026).

Ridha menilai, absennya Kacong Cebing bukan sekadar persoalan teknis, melainkan lemahnya sense promosinya. Ia menyebut, duta wisata tidak boleh terjebak pada rutinitas seremoni, selempang, dan panggung formal semata, sementara momentum strategis justru diabaikan.

“Promosi pariwisata bukan soal foto di acara resmi. Ini soal kehadiran di titik-titik strategis. Kalau kapal pesiar saja tidak disambut, itu artinya promosi kita sedang lumpuh,” tambahnya.

Menanggapi kritik tersebut, Ketua Duta Wisata Sumenep, Khairil Anwar, memberikan klarifikasi tegas. Ia menegaskan bahwa absennya Kacong Cebing bukan karena kelalaian atau sikap pasif, melainkan akibat tidak adanya informasi, koordinasi, maupun penugasan resmi dari Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep.

“Saya sebagai Ketua Duta Wisata tidak menerima informasi dari Disbudporapar terkait kedatangan kapal pesiar tersebut. Bahkan tidak ada instruksi apa pun kepada kami,” ujar Khairil.

Khairil menegaskan, Kacong Cebing pada prinsipnya selalu siap diturunkan kapan pun untuk agenda promosi daerah, terlebih pada momentum besar berskala internasional.

“Kami kapan saja siap turun, selama setiap dalam agenda daerah dilibatkan ada diberi informasi” tegasnya.

Berita Terkait

Enam Dusun Adu Kreativitas di Tradisi Torbangan, Warga Torbang Perkuat Budaya dan Kebersamaan
Rahman Tak Tergoyahkan, Kembali Pimpin KPP Sumenep Periode 2026-2030
KKN UA dan PIK-R Ganding Edukasi 90 Santri Hidayatul Ulum soal Kesehatan Remaja dan Pernikahan Dini
LPJ 5 Tahun KPP Sumenep Lolos Tanpa Syarat, Pengurus Baru Kini Ditagih Kerja Nyata
Dugaan Ayah Kandung Cabuli Anak, IPNU Rubaru Desak Pelaku Dihukum Berat
BEM UNIPAR Digembleng: Pengurus Dituntut Solid, Kreatif dan Berani Bergerak
KKN Posko 40 Sulap Limbah Jadi Rocket Stove, Dorong Warga Kelola Sampah Lebih Bijak
KKN Posko 36 Buktikan Pengabdian Bukan Sekadar Formalitas, Rocket Stove Jadi Solusi

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:48 WIB

Enam Dusun Adu Kreativitas di Tradisi Torbangan, Warga Torbang Perkuat Budaya dan Kebersamaan

Minggu, 13 September 2026 - 13:28 WIB

Rahman Tak Tergoyahkan, Kembali Pimpin KPP Sumenep Periode 2026-2030

Sabtu, 12 September 2026 - 21:09 WIB

KKN UA dan PIK-R Ganding Edukasi 90 Santri Hidayatul Ulum soal Kesehatan Remaja dan Pernikahan Dini

Sabtu, 12 September 2026 - 20:11 WIB

LPJ 5 Tahun KPP Sumenep Lolos Tanpa Syarat, Pengurus Baru Kini Ditagih Kerja Nyata

Jumat, 11 September 2026 - 14:48 WIB

Dugaan Ayah Kandung Cabuli Anak, IPNU Rubaru Desak Pelaku Dihukum Berat

Berita Terbaru