Ekobis

Tarhib Ramadhan Yayasan Bahrul Ulum: Bangun Kesholehan Individu dan Sosial Jelang Bulan Suci

Tarhib Ramadhan Yayasan Bahrul Ulum: Bangun Kesholehan Individu dan Sosial Jelang Bulan Suci

SETARAJATIM.COM, SUMENEP – Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 H yang tinggal menghitung hari, Yayasan Bahrul Ulum menggelar kegiatan Tarhib Ramadhan bertema “Ramadhan Membangun Kesholehan Individu dan Sosial”, Selasa (17/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat itu diikuti seluruh dewan guru, siswa dan siswi, alumni, serta para simpatisan yayasan. Sejak awal acara, suasana kekeluargaan dan semangat menyambut bulan penuh berkah begitu terasa di lingkungan madrasah.

Kepala Madrasah Yayasan Bahrul Ulum, Moh. Khatib, S.Pd.I., M.Pd., menegaskan bahwa Tarhib Ramadhan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum memperkuat kesiapan spiritual seluruh keluarga besar yayasan.

“Dengan adanya kegiatan hari ini, menjadi kesempatan yang baik bagi kita bersama untuk saling mengingatkan akan pentingnya Bulan Suci Ramadhan. Ini adalah momen untuk introspeksi diri serta meningkatkan kualitas ibadah kita,” ujar Khatib dalam sambutannya.

Ia mengajak seluruh guru dan siswa mempersiapkan diri secara lahir dan batin, termasuk memperkuat niat serta komitmen menjalankan puasa dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab.

Menurutnya, Ramadhan juga harus dipandang sebagai bulan peningkatan kualitas diri, bukan alasan untuk menurunkan produktivitas.

“Kita harus mampu menyeimbangkan kepentingan pekerjaan dengan ibadah. Ramadhan bukan menjadi alasan untuk bermalas-malasan, justru menjadi momentum memperkuat kedisiplinan dan spiritualitas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Khatib menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara ibadah, aktivitas belajar-mengajar, dan kebersamaan keluarga agar Ramadhan semakin bermakna.

“Di samping itu, penting juga untuk meluangkan waktu kebersamaan agar Ramadhan semakin bermakna, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah keluarga,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan pentingnya rasa syukur atas nikmat kesehatan yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa. Menurutnya, menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah puasa merupakan bagian dari kesalehan individu.

“Menjaga kesehatan dengan berpuasa di Bulan Ramadhan termasuk bentuk kesalehan individu terhadap diri sendiri. Kita selalu diingatkan untuk menjaga kesehatan sebagai bagian dari amanah,” jelasnya.

Melalui kegiatan Tarhib Ramadhan ini, Yayasan Bahrul Ulum berharap seluruh elemen—guru, siswa, alumni, dan simpatisan—menyambut Ramadhan dengan semangat baru serta komitmen memperkuat kesholehan pribadi sekaligus kepedulian sosial.

Ramadhan, sebagaimana disampaikan dalam tema kegiatan, bukan sekadar rutinitas tahunan. Lebih dari itu, bulan suci menjadi momentum membangun karakter, mempererat solidaritas, serta menumbuhkan empati sosial di tengah masyarakat.

Dengan semangat Tarhib Ramadhan, Yayasan Bahrul Ulum meneguhkan komitmennya untuk menjadikan bulan suci sebagai ruang pembentukan generasi yang religius, disiplin, dan peduli terhadap sesama.

(Anwar/why)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button