RSUDMA Sumenep Pastikan Pemberian Gizi Bagi Pasien Sesuai Kebutuhan

Senin, 26 Januari 2026 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes bersama Arman Endika Putra

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes bersama Arman Endika Putra

RSUDMA Sumenep Pastikan Pemberian Gizi Bagi Pasien Sesuai Kebutuhan

SUMENEP, SETARAJATIM.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Muhammad Anwar Sumenep memastikan bahwa pemberian gizi kepada pasien dilakukan secara individual dan tidak disamaratakan, karena setiap pasien memiliki kondisi medis yang berbeda.

Perbedaan tersebut mencakup tingkat kesadaran pasien, usia, berat badan, serta penyakit atau patologi yang diderita, termasuk pasien dalam kondisi koma maupun pasien yang sadar.

Direktur RSUD dr H. Moh. Anwar Sumenep dr. Erliyati, M.Kes menyamlaikan, penentuan asupan gizi sepenuhnya dilakukan oleh tenaga ahli gizi profesional berdasarkan hasil analisa medis dan pemeriksaan klinis.

“Ahli gizi akan menentukan apakah pasien memerlukan gizi standar rumah sakit atau tambahan gizi khusus sesuai dengan kebutuhan tubuh pasien” katanya, Senin (26/1/2026).

Selain itu dr. Erli juga menegaskan, penyediaan makanan, rumah sakit juga menerapkan kunjungan atau visit gizi ke pasien. Dalam kunjungan tersebut, petugas gizi melakukan komunikasi dengan pasien atau keluarga untuk mengetahui preferensi makanan, yang selanjutnya disesuaikan dengan perhitungan kebutuhan kalori yang telah ditetapkan.

Ia menjelaskan, apabila dokter penanggung jawab menuliskan diet khusus, seperti diet diabetes atau penyakit tertentu lainnya, maka ahli gizi akan menyesuaikan asupan gizi berdasarkan berat badan dan kondisi klinis pasien.

“Seluruh proses pemberian gizi dilakukan sesuai dengan standar pelayanan gizi rumah sakit dan mengacu pada kondisi patologis pasien” ujarnya.

Pihak rumah sakit menegaskan bahwa mekanisme ini berbeda dengan program penanganan gizi di luar layanan rumah sakit, seperti peningkatan gizi pada bayi kurang gizi atau penurunan berat badan pada pasien obesitas.

“Dengan demikian, asupan gizi yang diberikan kepada setiap pasien dipastikan tepat, terukur, dan sesuai dengan kondisi kesehatannya” jelasnya.

Menurut dr. Erli, pemberian dilakukan oleh kepala bidang terkait dan bagian yang menangani unit mobil di sini. Selama tidak ada kendala pada aplikasi, proses berjalan normal.

Jika ada komplain, misalnya terkait dugaan penyalahgunaan atau masalah lain, maka hal tersebut akan ditanyakan kepada saya. Saya akan menjawab sesuai fakta, lalu yang bersangkutan juga diberi kesempatan untuk memberikan penjelasan.

“Apabila ada permasalahan, maka akan ditangani sesuai hasil diagnosis atau evaluasi. Sama halnya seperti di rumah sakit, penanganan terhadap pasien disesuaikan dengan penyakitnya” katanya.

Sementara itu, salah satu pejabat di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Arman Endika Putra, ikut mempertegas terkait pelayanan gizi untuk pasien rawat inap setiap hari melayani ratusan pasien yang disesuaikan dengan keburuhan gizi masing-masing.

“Layanan makanan ini terdiri dari makanan kering dan makanan basah yang diolah serta disiapkan khusus untuk pasien. Saat ini kami melayani sebanyak 233 tempat tidur. Besaran anggaran untuk penyediaan makanan pasien tersebut berkisar Rp2,3 miliar per tahun” ungkapnya.

“Perlu kami sampaikan, makanan pasien juga termasuk susu, mengingat pasien yang kami layani tidak hanya orang dewasa, tetapi juga bayi” pungkasnya.

(Wardi/why)

Berita Terkait

Puskesmas Pandian Deteksi Dini PTM, Siswa dan Guru MTsN 1 Sumenep Jadi Sasaran Skrining Kesehatan
Tak Perlu Keluar Sumenep, Poli Urologi RSUDMA Kini Layani Pasien BPJS
RSUDMA Sumenep Genjot Peningkatan Mutu Layanan, Evaluasi Berkala Jadi Kunci Keselamatan Pasien
Direktur RSUD dr. Moh. Anwar: Lingkungan Bersih Bagian dari Keselamatan Pasien
RSIA Puri Bunda Madura Pastikan Tindakan Medis Sesuai Standar, Ibu dan Bayi Sehat, Bantah Dugaan Malapraktik
Puskesmas Rubaru Hadir di Rubaru Agro Culture Festival 2026, Layani Cek Kesehatan Gratis dan Edukasi Pola Hidup Sehat
RSUDMA Sumenep Terima Program Nasional KJSU 2026, Layanan Kanker hingga Jantung Siap Diperkuat
BPKN, YLKI dan Ombudsman RI Sambangi RSUD Sumenep, Perkuat Pengawasan dan Mutu Layanan Kesehatan JKN

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:05 WIB

Puskesmas Pandian Deteksi Dini PTM, Siswa dan Guru MTsN 1 Sumenep Jadi Sasaran Skrining Kesehatan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:25 WIB

Tak Perlu Keluar Sumenep, Poli Urologi RSUDMA Kini Layani Pasien BPJS

Senin, 20 Juli 2026 - 10:26 WIB

RSUDMA Sumenep Genjot Peningkatan Mutu Layanan, Evaluasi Berkala Jadi Kunci Keselamatan Pasien

Senin, 20 Juli 2026 - 09:38 WIB

Direktur RSUD dr. Moh. Anwar: Lingkungan Bersih Bagian dari Keselamatan Pasien

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:31 WIB

RSIA Puri Bunda Madura Pastikan Tindakan Medis Sesuai Standar, Ibu dan Bayi Sehat, Bantah Dugaan Malapraktik

Berita Terbaru

Sekcam Rubaru, Saruji lepas peserta Gerak jalan Agustusan

Daerah

36 Regu SDN/SDI Ramaikan Gerak Jalan Kecamatan Rubaru

Senin, 24 Agu 2026 - 10:07 WIB