Formaka Tagih Janji Bupati Sumenep Terkait Rusaknya Jalan Utama Kangean

Minggu, 25 Januari 2026 - 06:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salman, anggota Formaka

Salman, anggota Formaka

Formaka Tagih Janji Bupati Sumenep Terkait Rusaknya Jalan Utama Kangean

SUMENEP, SETARAJATIM.COM – Forum Mahasiswa Kangayan (Formaka) menagih janji pembangunan jalur utara Kangean yang disampaikan Bupati Sumenep, Ahamad Fauzi Wongsojudo dalam sambutannya di Pondok Pesantren wilayah itu pada tahun 2024 silam.

Formaka melalui anggotanya, Salman, menyebut kondisi pembangunan infrastruktur di perbatasan poros utara, tepatnya Desa Jukong-Jukong serta poros selatan—Batuputih-Cangkaraman—sangat memprihatinkan.

Menurutnya, kedua poros tersebut menjadi jalur vital mobilitas masyarakat Kangean dalam menjalankan roda ekonomi dan aktivitas dasar.

“Bisa dicek jejak digitalnya. Katanya dianggarkan Rp.16 M untuk poros utara, tapi tidak tuntas hingga ke perbatasan, bahkan poros selatan tidak tersentuh,” ungkapnya Sabtu, (24/01).

Salman menilai kondisi tersebut menunjukan ketimpangan pembangunan infrastruktur dan keberpihakan kebijakan yang tidak merata.

“Kalau anggaran miliaran sudah disebut ke publik, tapi jalan masih rusak, maka masalahnya bukan geografis, melainkan keberpihakan kebijakan,” ujar Salman.

Ia juga berharap pembangunan infrastruktur tidak hanya berhenti di poros utara, tetapi sampai ke poros selatan, dengan kondisi medan geografis sangat curam dan berbahaya.

Selain itu, ia mendorong kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk mengevaluasi secara menyeluruh realisasi pembangun infrastruktur di pulau itu guna janji Bupati Sumenep tidak berhenti pada tataran wacana.

Seharusnya, tambah Salman, capaian pembangun diukur dengan dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

“jika masyarakat masih terisolasi akibat infrastruktur yang buruk, pembangun belum dikatakan berjalan secara berkeadilan,” pungkasnya.

(Iri/why)

Berita Terkait

Bos PT Pulau Garam Dukung Konkurs Perkutut Sumenep, Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya
Prosesi Arya Wiraraja, Bupati Sumenep Dorong Kharisma Event Nusantara Jadi Panggung Promosi Budaya Daerah
Hari Jadi ke-757 Sumenep Tak Sekadar Seremoni, 125 Anak Unjuk Kreativitas di Hadapan Bupati Fauzi
TDA 9.0 Bidik Pengusaha Daerah Naik Kelas, Teknologi dan Akses Pasar Jadi Kunci
Sumenep Sapu Bersih Podium Poster Nasional 2026, Zahra Siswi MAN Jadi Juara Pertama
Perkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU pada 2026, Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan
DPMD Sumenep Desak Daud Samsuddin Hadir, Tunggakan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar 9 Bulan Belum Tuntas
Kerusakan Jalan Provinsi di Sumenep Meluas, Bantuan Aspal Khofifah Hanya 1,5 Truk Jadi Sorotan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Bos PT Pulau Garam Dukung Konkurs Perkutut Sumenep, Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Prosesi Arya Wiraraja, Bupati Sumenep Dorong Kharisma Event Nusantara Jadi Panggung Promosi Budaya Daerah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Hari Jadi ke-757 Sumenep Tak Sekadar Seremoni, 125 Anak Unjuk Kreativitas di Hadapan Bupati Fauzi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:12 WIB

TDA 9.0 Bidik Pengusaha Daerah Naik Kelas, Teknologi dan Akses Pasar Jadi Kunci

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Sumenep Sapu Bersih Podium Poster Nasional 2026, Zahra Siswi MAN Jadi Juara Pertama

Berita Terbaru