Momentum Harkitnas 2026, Kepala Bakesbangpol Sumenep Ajak Generasi Muda Bangkit dan Perkuat Persatuan Bangsa
SETARAJATIM.COM, SUMENEP — Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, dan kebangkitan generasi muda di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sumenep, Drs. Achmad Dzulkarnain, saat memberikan pesan kebangsaan dalam momentum peringatan Harkitnas 2026 di Kabupaten Sumenep, Selasa (20/05/2026).
Menurutnya, Hari Kebangkitan Nasional tidak hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan, tetapi harus menjadi refleksi bersama untuk membangkitkan semangat persatuan, gotong royong, dan optimisme dalam membangun bangsa.
Ia menegaskan, generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga masa depan Indonesia, terutama di tengah dinamika geopolitik dunia yang saat ini penuh ketidakpastian dan berpotensi berdampak terhadap kondisi nasional.
“Generasi muda harus tetap bangkit dan tampil di garda terdepan sebagai penerus bangsa. Sebagai generasi penerus, kita harus terus berinovasi, menjaga persatuan dan kesatuan, serta menanamkan rasa cinta terhadap Indonesia. Di tengah ketidakpastian geopolitik dunia yang berpotensi berdampak pada kondisi nasional, generasi muda dituntut untuk tetap kuat, adaptif, dan mampu berkarya sesuai bidangnya masing-masing,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).
Plt. Kepala Disperkimhub Sumenep itu mengatakan, tantangan global saat ini tidak hanya berkaitan dengan persoalan ekonomi dan politik internasional, tetapi juga perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat. Menurutnya, perkembangan digital membawa dampak positif sekaligus tantangan tersendiri bagi generasi muda.
Karena itu, ia mengajak masyarakat, khususnya kalangan pemuda dan pelajar, untuk bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi hoaks, ujaran kebencian, maupun paham-paham yang dapat memecah belah persatuan bangsa.
“Di era digital seperti sekarang, generasi muda harus menjadi agen pemersatu, bukan justru terjebak dalam konflik akibat informasi yang belum tentu benar. Persatuan dan kesatuan bangsa harus tetap dijaga, karena itu merupakan kekuatan utama Indonesia,” katanya.
Lebih lanjut, Kepala Bakesbangpol Sumenep itu menilai semangat kebangkitan nasional yang diwariskan para pendiri bangsa harus terus dihidupkan melalui kontribusi nyata di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, ekonomi kreatif, sosial budaya, hingga inovasi teknologi.
Menurutnya, generasi muda Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional apabila mampu memanfaatkan perkembangan zaman secara positif dan produktif.
Ia juga menekankan pentingnya membangun karakter kebangsaan di tengah derasnya pengaruh budaya luar. Menurutnya, kecintaan terhadap bangsa harus diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti menjaga toleransi, menghormati perbedaan, dan aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional.
“Harkitnas ini mengingatkan kita bahwa bangsa Indonesia bisa maju apabila masyarakatnya bersatu. Semangat para pendiri bangsa harus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus belajar, berkarya, dan menjaga Indonesia tetap kuat menghadapi berbagai tantangan,” tuturnya.
Pada momentum tersebut, Bakesbangpol Sumenep juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga stabilitas daerah, menciptakan suasana kondusif, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Dzulkarnain berharap semangat Hari Kebangkitan Nasional 2026 mampu menjadi energi baru bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Kabupaten Sumenep, untuk terus bergerak maju dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.
“Bangkit bukan hanya soal semangat, tetapi bagaimana kita mampu menghadirkan karya, inovasi, dan kepedulian terhadap bangsa. Generasi muda harus optimistis menghadapi masa depan dan terus menjadi bagian dari kemajuan Indonesia,” pungkasnya.
Penulis : WH
Editor : FA
















