HMI Komisariat Lancaran Desak Satgas MBG Tutup SPPG Tak Ber-IPAL di Wilayah Kecamatan Ganding dan Guluk-Guluk

Kamis, 2 April 2026 - 05:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para aktivis HMI Komisariat Lancaran Guluk-Guluk bersama Wakil Satgas MBG Sumenep Arif Firmanto, Kepala DLH, Anwar Syahroni Yusuf. Kabinet, dr. Elliya Fardasyah dan Kordinator Wilayah MBG untuk Sumenep usai melakukan dialog

Para aktivis HMI Komisariat Lancaran Guluk-Guluk bersama Wakil Satgas MBG Sumenep Arif Firmanto, Kepala DLH, Anwar Syahroni Yusuf. Kabinet, dr. Elliya Fardasyah dan Kordinator Wilayah MBG untuk Sumenep usai melakukan dialog

HMI Komisariat Lancaran Desak Satgas MBG Tutup SPPG Tak Ber-IPAL di Wilayah Kecamatan Ganding dan Guluk-Guluk

SETARAJATIM.COM, SUMENEP – Sejumlah aktivis yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sumenep Komisariat Lancaran, Guluk-Guluk menggelar audiensi dengan Satgas MBG Kabupaten Sumenep, Rabu (1/4/2026) bertempat di aula Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Kedatangan para aktivis HMI itu untuk menyampaikan beberapa temuannya di bawah terkait limbah dari dapur SPPG di wilayah Kecamatan Ganding dan Guluk-Guluk, yang selama ini diduga telah mencemari lingkungan dan menimbulkan bau tak sedap dan mengganggu kenyamanan warga sekitar.

Khairul Kayyis, Ketua Umum HMI Komisariat Lancaran menyampaikan keresahannya di hadapan Satgas MBG soal pengelolaan limbah dapur SPPG, yang dinilai jauh dari ketentuan juknis.

Menurut Kayyis, sapaan akrabnya bahwa, carut-marut pengelolaan limbah SPPG ini bukan sekadar asumsi, melainkan berdasarkan temuan langsung di lapangan.

Mengutip pernyataan Ketua BGN, Dadan Hindayana, Kayyis dengan tegas bahwa, SPPG yang tidak memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) tidak boleh beroperasi. “Kalau tidak ada IPAL, harusnya diberhentikan,” tegasnya.

Selain soal bau tak sedap akibat limbah SPPG, HMI juga menyoroti dampak lingkungan dari limbah yang tidak dikelola dengan baik. Menurutnya, hal itu bisa merusak ekosistem, mencemari air, hingga menurunkan kualitas tanah.

Selain Kayyis, Mamluatul Hasanah aktivis Kohati Lancaran juga ikut menyayangkan lemahnya pengawasan dari pihak berwenang. Padahal, menurutnya aturan sudah jelas, tapi implementasinya di lapangan masih kurang maksimal.

HMI Komisariat Lancaran Desak Satgas MBG Tutup SPPG Tak Ber-IPAL di Wilayah Kecamatan Ganding dan Guluk-Guluk
Diskusi HMI Komisariat Lancaran terkait IPAL MBG di Guluk-Guluk dan Ganding

“Regulasinya ada, juknisnya ada, tapi kenapa di bawah masih banyak yang tidak sesuai? Ini berarti monitoringnya kurang,” ujarnya.

Tuntutan-Tuntuan

Berangkat dari temuan soal dugaan pencemaran lingkungan oleh limbah beberapa SPPG yang beroperasi di wilayah Kecamatan Ganding dan Guluk-Guluk, HMI Komisariat Lancaran menyampaikan beberapa tuntutan kepada Satgas dan pihak berwenang :

1. HMI Komisariat Lancaran mendesak Satgas MGB dan pihak berwenang agar SPPG yang tidak sesuai juknis segera disuspend.

2. Mendorong agar seluruh SPPG segera mengurus SPPL, sebagai bentuk tanggung jawab lingkungan.

3. Mendesak Satgas MBG segera melakukan sidak langsung ke SPPG-SPPG yang beroperasi di wilayah Kecamatan Ganding dan Guluk-Guluk.

Merespon tuntutan-tuntutan para aktivis HMI tersebut, Wakil Satgas MBG Sumenep, Arif Firmanto di hadapan perwakilan Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Korwil MBG menyampaikan kesiapannya untuk segera menindaklanjuti tuntutan-tuntutan tersebut.

“Baik, untuk tuntutan-tuntutan yang temen-temen HMI sampaikan akan segera kami laksanakan dalam kurung waktu 15 hari. Tapi kami akan usahakan tidak akan sampai 15 hari sudah selesai” ucap Arif Firmanto sebagai Wakil Satgas MBG Kabupaten Sumenep.

Berita Terkait

Tegap Membawa Sang Saka, Mikaila Jadi Simbol Semangat Generasi Muda Sumenep di Hardiknas-Harkitnas 2026
Bupati Fauzi Borong Penghargaan Maritim Jawa Timur, Sumenep Dinilai Maju Bangun Transportasi Laut
Jajaki Kolaborasi Nasional, SMSI dan ABPEDNAS Bangun Komitmen untuk Program Strategis di Desa
Harkitnas 2026, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Ajak Pegawai Perkuat Semangat Kebangkitan Nasional
Momentum Harkitnas 2026, Kepala Bakesbangpol Sumenep Ajak Generasi Muda Bangkit dan Perkuat Persatuan Bangsa
Ketua Bidang Badko HMI Jatim Apresiasi Panen Jagung 3,9 Juta Ton, Dorong SPPG Polri Jadi Contoh Pengelolaan Nasional
Lewat Dialog Interaktif, PMII Uniba Madura Bahas Ancaman Lingkungan dan Tata Kelola Sumenep
Bupati Fauzi Ajak PCNU Sumenep Perkuat Kolaborasi Atasi Persoalan Sosial

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:44 WIB

Tegap Membawa Sang Saka, Mikaila Jadi Simbol Semangat Generasi Muda Sumenep di Hardiknas-Harkitnas 2026

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:44 WIB

Bupati Fauzi Borong Penghargaan Maritim Jawa Timur, Sumenep Dinilai Maju Bangun Transportasi Laut

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:13 WIB

Jajaki Kolaborasi Nasional, SMSI dan ABPEDNAS Bangun Komitmen untuk Program Strategis di Desa

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:13 WIB

Harkitnas 2026, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Ajak Pegawai Perkuat Semangat Kebangkitan Nasional

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:19 WIB

Momentum Harkitnas 2026, Kepala Bakesbangpol Sumenep Ajak Generasi Muda Bangkit dan Perkuat Persatuan Bangsa

Berita Terbaru