Ketua Bidang Badko HMI Jatim Apresiasi Panen Jagung 3,9 Juta Ton, Dorong SPPG Polri Jadi Contoh Pengelolaan Nasional
SETARAJATIM.COM, SURABAYA – Ketua Bidang Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Jawa Timur, Mohammad Nur Kholis Majid, mengapresiasi capaian Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui panen jagung yang berhasil mencapai 3,9 juta ton sepanjang 2025.
Menurut Mohammad Nur Kholis Majid, keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen Polri dalam membantu pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Capaian panen jagung sebanyak 3,9 juta ton merupakan langkah positif dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Ini membuktikan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat melalui sektor pangan,” ujar Kholis, Minggu (17/5/2026).
Ia menilai langkah Polri yang merealisasikan penanaman jagung di lahan seluas 661.112 hektare patut diapresiasi karena mampu memberikan dampak nyata terhadap produktivitas pertanian nasional.
Kholis sapaan akrabnya juga mengapresiasi keberhasilan program ketahanan pangan Polri yang mulai menembus pasar internasional melalui ekspor jagung ke Malaysia.
“Ekspor jagung ini menjadi bukti bahwa hasil pertanian nasional memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar luar negeri. Tentunya ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi petani Indonesia,” katanya.
Selain sektor pangan, Kholis turut memberikan apresiasi terhadap pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) oleh Polri di bawah Yayasan Kemala Bhayangkari.
Menurutnya, apresiasi Presiden Prabowo Subianto terhadap SPPG Polri menunjukkan bahwa pelayanan yang bersih, teratur, dan profesional sangat dibutuhkan dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kami mengapresiasi dukungan Polri terhadap program SPPG. Apa yang disampaikan Presiden Prabowo bahwa SPPG Polri menjadi yang paling bersih dan teratur tentu menjadi hal positif. Kami berharap SPPG yang dikelola Polri dapat menjadi contoh dan diikuti oleh SPPG lainnya di Indonesia,” tutur Kholis.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat terus diperkuat agar program ketahanan pangan dan pelayanan gizi nasional dapat berjalan maksimal.
“Semoga keberhasilan ini dapat terus ditingkatkan demi kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan nasional di berbagai sektor,” pungkasnya.
Penulis : Jamil
Editor : WH
















