Festival Jaran Serek di Sumenep, Kepala DLH Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan dan Tidak Buang Sampah Sembarangan
SETARAJATIM.COM, SUMENEP – Semarak Festival Jaran Serek yang digelar di Kabupaten Sumenep tidak hanya menjadi hiburan budaya bagi masyarakat, tetapi juga momentum untuk meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, menegaskan pihaknya turut terlibat aktif dalam mendukung kelancaran dan kesuksesan festival budaya tersebut, khususnya dalam penanganan kebersihan di sepanjang lokasi dan rute kegiatan.
Menurutnya, DLH Sumenep menerjunkan petugas sejak sebelum acara dimulai hingga pasca kegiatan selesai guna memastikan kondisi lingkungan tetap bersih dan nyaman bagi masyarakat maupun para peserta festival.
“Untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan, DLH selalu hadir guna memastikan event berjalan sukses. Baik sebelum, saat pelaksanaan, hingga pasca kegiatan, kami terus melakukan pemantauan secara langsung. Hari ini kami turun ke lapangan untuk mengikuti dan memantau sepanjang rute yang dilalui dalam kegiatan ini,” ujar Anwar Syahroni Yusuf, Minggu (10/4/2026).
Ia menjelaskan, keberadaan petugas kebersihan sangat penting dalam event yang melibatkan banyak pengunjung. Selain melakukan pemantauan, petugas juga disiagakan untuk membersihkan sampah yang ditinggalkan masyarakat selama festival berlangsung.
Festival Jaran Serek sendiri menjadi salah satu atraksi budaya yang mampu menarik perhatian masyarakat. Antusiasme warga yang memadati area kegiatan dinilai menjadi pertanda bahwa tradisi lokal masih mendapat tempat di hati masyarakat Sumenep.
Namun di tengah tingginya antusiasme tersebut, Anwar mengingatkan pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia berharap masyarakat tidak hanya menikmati hiburan, tetapi juga ikut bertanggung jawab terhadap kebersihan area kegiatan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan rasa nyaman dan aman bagi masyarakat. Selain itu, kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya dan tidak membuang sampah sembarangan,” tegasnya.
DLH Sumenep juga menyiapkan sejumlah titik tempat sampah di area yang dilalui peserta festival guna memudahkan masyarakat membuang sampah dengan benar. Langkah tersebut dilakukan agar volume sampah yang dihasilkan selama kegiatan dapat ditangani dengan cepat dan tidak mengganggu kenyamanan pengunjung.
Pihaknya berharap kolaborasi antara pemerintah, panitia, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam setiap kegiatan publik, sehingga event budaya di Sumenep tidak hanya meriah, tetapi juga bersih dan tertib.
Festival Jaran Serek menjadi salah satu agenda budaya yang rutin dinantikan masyarakat karena menghadirkan nilai tradisi, hiburan rakyat, sekaligus menjadi daya tarik wisata daerah. Dengan dukungan berbagai pihak, kegiatan tersebut diharapkan mampu terus berkembang dan menjadi kebanggaan Kabupaten Sumenep.
Penulis : WR
Editor : WH
















