Ribuan Jemaah Padati DRT Gemar Bersholawat di Banasare, UMKM Lokal Ikut Ketiban Berkah
SETARAJATIM.COM, SUMENEP – Ribuan masyarakat memadati Lapangan Desa Banasare, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Sabtu malam (31/10/2026). Mereka datang untuk mengikuti kegiatan DRT Gemar Bersholawat bersama Majelis At-Taufiq dari Sampang dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal kegiatan. Lapangan Desa Banasare dipenuhi jemaah yang larut dalam lantunan sholawat dan pujian kepada Nabi Muhammad SAW yang dibawakan Majelis At-Taufiq di bawah pimpinan KH Muhammad Khoiron Zaini atau Gus Khoiron.
Hadir mewakili Bupati Sumenep dalam kegiatan tersebut Kabag Kesmas Setkab Sumenep, M. Said, bersama Forkopimcam, Kepala Kamenag Sumenep, Abd. Wasid, para Kyai dan tokoh masyarakat. Said menyampaikan, permohanan maaf karena Bupati Fauzi tidak bisa hadir karena sesuatu hal.
Bagi masyarakat, kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan bernuansa religi, melainkan juga menjadi kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, sekaligus mempererat tali silaturahmi.
Salah seorang warga setempat, Sudahri, mengaku sengaja datang lebih awal agar tidak kehilangan kesempatan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan tersebut.
“Saya rela datang lebih awal karena ingin ikut bersholawat bersama. Harapannya, melalui kegiatan ini kita mendapatkan syafaat Rasulullah SAW. Selain itu, acara seperti ini juga menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi dengan sesama masyarakat,” ujar Sudahri.
Menurutnya, kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat luas seperti DRT Gemar Bersholawat memiliki nilai positif karena mampu mempertemukan banyak orang dalam suasana kebersamaan dan kecintaan terhadap Rasulullah.
“Karena setiap kebaikan yang dilakukan pasti akan dibalas dengan kebaikan yang berlipat ganda. Apa lagi kita benar-benar tulus melakukan kebaikan itu sendiri, sama dengan apa yang dilakukan DRT The Big Family malam ini tentu banyak mendatang keberkahan bagi seluruh masyarakat Banasare khusus para pedagang” ungkapnya.
Kemeriahan acara tersebut tidak hanya dirasakan oleh para jemaah. Kehadiran ribuan pengunjung juga membawa peluang ekonomi bagi masyarakat setempat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Panitia memberikan ruang bagi pedagang lokal untuk membuka lapak di sekitar lokasi kegiatan. Berbagai makanan, minuman, dan produk dagangan lainnya ditawarkan kepada pengunjung” kata penanggung jawab acara, Imam Musta’in Ramli
Ramainya jemaah lanjut Imam, menjadi peluang bagi para pedagang untuk meningkatkan penjualan dan memperoleh tambahan pendapatan.
Dengan demikian, DRT Gemar Bersholawat tidak hanya menjadi ruang penguatan nilai-nilai keagamaan dalam momentum Hari Santri Nasional 2026, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial dan ekonomi bagi warga Desa Banasare dan sekitarnya.
“Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa syiar keagamaan dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat” pungkas Ketua IWO Sumenep itu.
Penulis : WR
Editor : You
















