ASN Sumenep Wajib Beralih ke Transportasi Ramah Lingkungan, Bupati Siapkan Sanksi Tegas

Rabu, 8 April 2026 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat naik becak

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat naik becak

ASN Sumenep Wajib Beralih ke Transportasi Ramah Lingkungan, Bupati Siapkan Sanksi Tegas

SETARAJATIM.COM, SUMENEP — Pemerintah Kabupaten Sumenep mulai memberlakukan kebijakan penggunaan transportasi ramah lingkungan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Aturan ini tak sekadar imbauan, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan akan ada teguran bagi ASN maupun pimpinan OPD yang tidak mematuhinya, dengan tetap mempertimbangkan kondisi dan jarak tempuh masing-masing.

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa kebijakan tersebut harus dijalankan sesuai aturan yang telah ditetapkan. ASN didorong untuk menggunakan moda transportasi alternatif seperti berjalan kaki, becak, sepeda engkol, sepeda motor listrik, hingga mobil listrik, dengan mempertimbangkan jarak tempuh masing-masing.

“Ya harus sesuai dengan surat edaran yang kita sampaikan. Kalau jaraknya memungkinkan, bisa jalan kaki, naik becak, sepeda engkol, sepeda motor listrik, atau mobil listrik,” ujar Bupati, usai melakukan pengambilan sumpah janji Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pegawai Negeri Sipil, Rabu (8/4/2026).

Ia menjelaskan, untuk dirinya sendiri, penggunaan mobil listrik bukan hal baru. Sejak enam tahun lalu, kendaraan dinas yang digunakan sudah berbasis listrik, sehingga tetap sejalan dengan kebijakan tersebut.

“Kalau Bupati memang jaraknya sekitar lima kilometer. Tapi karena sejak enam tahun lalu mobil dinasnya sudah mobil listrik, jadi tidak perlu pakai sepeda engkol,” jelasnya.

Terkait kepatuhan pimpinan OPD, Bupati menegaskan akan ada evaluasi dan teguran bagi yang tidak menjalankan kebijakan tersebut. Namun, ia juga mengingatkan bahwa faktor jarak harus menjadi pertimbangan dalam penerapan di lapangan.

“Pasti ada teguran, tapi jangan lupa ada faktor jarak. Ini nanti akan kita cek dan evaluasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyebut kebijakan ini masih dalam tahap awal pelaksanaan, sehingga evaluasi akan terus dilakukan, termasuk pada kegiatan berikutnya seperti agenda bersepeda yang dijadwalkan setiap hari Jumat.

“Ini kan baru pertama, hari Rabu. Nanti hari Jumat juga ada kegiatan bersepeda. Tapi kalau dari rumah mungkin terlalu jauh, kemungkinan dari rumah dinas ke kantor saya akan naik sepeda,” katanya.

Menariknya, kebijakan ini juga diharapkan dapat menggerakkan ekonomi masyarakat kecil, khususnya para tukang becak di Sumenep.

“Kita masukkan becak itu karena kami yakin ini bisa membantu menggerakkan ekonomi tukang becak,” pungkasnya.

Penulis : WD

Editor : WH

Berita Terkait

TDA 9.0 Bidik Pengusaha Daerah Naik Kelas, Teknologi dan Akses Pasar Jadi Kunci
Sumenep Sapu Bersih Podium Poster Nasional 2026, Zahra Siswi MAN Jadi Juara Pertama
Perkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU pada 2026, Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan
DPMD Sumenep Desak Daud Samsuddin Hadir, Tunggakan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar 9 Bulan Belum Tuntas
Kerusakan Jalan Provinsi di Sumenep Meluas, Bantuan Aspal Khofifah Hanya 1,5 Truk Jadi Sorotan
Dalam Rangka Hari Jadi Provinsi Jatim ke-81, Khofifah Gelontorkan Bansos di Sumenep
Rebut Piala DRT The Big Family, Festival Banjari Sumenep Tawarkan Hadiah Rp5 Juta
Tak Cukup Imbauan, KSOP Kalianget Tanamkan Budaya Selamat Berlayar Lewat Pesantren

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:12 WIB

TDA 9.0 Bidik Pengusaha Daerah Naik Kelas, Teknologi dan Akses Pasar Jadi Kunci

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Sumenep Sapu Bersih Podium Poster Nasional 2026, Zahra Siswi MAN Jadi Juara Pertama

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:25 WIB

DPMD Sumenep Desak Daud Samsuddin Hadir, Tunggakan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar 9 Bulan Belum Tuntas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Kerusakan Jalan Provinsi di Sumenep Meluas, Bantuan Aspal Khofifah Hanya 1,5 Truk Jadi Sorotan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Dalam Rangka Hari Jadi Provinsi Jatim ke-81, Khofifah Gelontorkan Bansos di Sumenep

Berita Terbaru