Camat Ambunten Apresiasi Generasi Muda Lestarikan Tari Sintung, Dinilai Sejalan dengan Visi Pemkab Sumenep

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Ambunten Apresiasi Generasi Muda Lestarikan Tari Sintung, Dinilai Sejalan dengan Visi Pemkab Sumenep

SETARAJATIM.COM, SUMENEP – Upaya pelestarian budaya lokal kembali mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Kali ini, apresiasi datang dari Camat Ambunten, Suryadi Irawan, S.IP., M.M., yang menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif generasi muda dalam menjaga eksistensi Tari Sintung, salah satu kesenian tradisional khas Kabupaten Sumenep.

Pernyataan tersebut disampaikan Suryadi Irawan saat menghadiri kegiatan pelestarian dan kaderisasi Tari Sintung dalam acara pagelaran semarak budaya dengan tema “Menghidupkan Pewarisan Tari Sintung Menuju Budaya Madura yang Berkelanjutan” yang digelar di Kecamatan Ambunten, Minggu (17/05/2026).

Menurutnya, kegiatan yang diinisiasi anak-anak muda tersebut menjadi angin segar bagi keberlangsungan budaya lokal di tengah derasnya arus modernisasi dan budaya luar.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia yang telah menginisiasi kegiatan ini. Ini seperti gayung bersambut dengan semangat Bapak Bupati yang selama ini terus menggaungkan berbagai event untuk mempromosikan budaya Kabupaten Sumenep,” ujar Suryadi Irawan.

Ia menilai, keterlibatan generasi muda dalam upaya pelestarian budaya merupakan langkah strategis yang harus terus didukung oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah.

Sebab, kata Camat Ambunten, keberlangsungan budaya tidak cukup hanya dipertahankan oleh para pelaku seni senior, tetapi juga membutuhkan regenerasi yang kuat dan berkelanjutan.

Menurutnya, Tari Sintung bukan sekadar hiburan atau pertunjukan seni semata, melainkan bagian dari identitas dan kekayaan budaya masyarakat Sumenep yang memiliki nilai historis dan filosofi tinggi.

Karena itu, keberadaan komunitas maupun kelompok pemuda yang peduli terhadap seni tradisional menjadi harapan besar bagi masa depan budaya daerah.

“Justru hadirnya tokoh-tokoh muda yang bergerak untuk melestarikan budaya Tari Sentung inilah yang sebenarnya kita harapkan. Dengan adanya kaderisasi ini, diharapkan budaya di Kabupaten Sumenep dapat terus lestari, semakin berkembang, dan menjadi seni budaya yang bernilai tinggi,” imbuhnya.

Suryadi juga menegaskan bahwa Pemerintah Kecamatan Ambunten mendukung penuh berbagai kegiatan kebudayaan yang melibatkan masyarakat, khususnya generasi muda.

Ia berharap kegiatan serupa tidak hanya dilakukan secara seremonial, tetapi mampu menjadi agenda rutin yang dapat melahirkan bibit-bibit baru pelaku seni tradisional.

Selain itu, ia menilai pelestarian budaya daerah juga memiliki dampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Jika dikelola secara serius dan berkelanjutan, budaya lokal seperti Tari Sentung diyakini mampu menjadi daya tarik wisata yang dapat mengangkat nama Kabupaten Sumenep di tingkat regional maupun nasional.

Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, Suryadi mengingatkan pentingnya menjaga jati diri daerah melalui budaya. Ia berharap generasi muda tidak hanya mengenal budaya luar, tetapi juga bangga terhadap warisan leluhur sendiri.

“Kita ingin budaya lokal tetap hidup di tengah masyarakat. Jangan sampai generasi muda hanya mengenal budaya modern, tetapi melupakan identitas budayanya sendiri. Karena budaya adalah warisan yang harus dijaga bersama,” tegasnya.

Kegiatan pelestarian Tari Sentung tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusiasme masyarakat dan dihadiri Ketua DPRD Sumenep, Zainal Arifin, Kepala Disbudporapar, Faruk Hanafi serta sejumlah tokoh pemuda juga undangan lainnya.

Sejumlah penampilan seni tradisional ditampilkan oleh para peserta, mulai dari anak-anak hingga remaja, sebagai bentuk nyata regenerasi pelaku budaya di Kabupaten Sumenep.

Penulis : WR

Editor : WH

Berita Terkait

Mahasiswa UPI Sumenep Galang Dana untuk Korban Gempa NTT, Bukti Solidaritas di Tengah Bencana
Bukan Sekadar Main Layangan, PSI Sumenep Dorong Ngonjuk Lajangan Jadi Ruang Rawat Budaya
Baznas Sumenep Tembus Kepulauan Sapeken, Bantuan RTLH Mulai Menjangkau Wilayah Terluar
Petik Laut Masalembu 2026, Ratusan Perahu Iringi Tradisi Syukur dan Seruan Jaga Laut untuk Generasi Mendatang
BEM Universitas Annuqayah Bersama Sejumlah Mitra Gelar Seminar dan Aksi Bersih Sungai, Bangun Kesadaran Peduli Lingkungan
DRT The Big Family Gelar Khitan Massal Gratis untuk 200 Anak, Teguhkan Komitmen Sosial di Bulan Muharram 1448 H

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Bukan Sekadar Main Layangan, PSI Sumenep Dorong Ngonjuk Lajangan Jadi Ruang Rawat Budaya

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:35 WIB

Baznas Sumenep Tembus Kepulauan Sapeken, Bantuan RTLH Mulai Menjangkau Wilayah Terluar

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:14 WIB

Petik Laut Masalembu 2026, Ratusan Perahu Iringi Tradisi Syukur dan Seruan Jaga Laut untuk Generasi Mendatang

Sabtu, 4 Juli 2026 - 22:17 WIB

BEM Universitas Annuqayah Bersama Sejumlah Mitra Gelar Seminar dan Aksi Bersih Sungai, Bangun Kesadaran Peduli Lingkungan

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:37 WIB

DRT The Big Family Gelar Khitan Massal Gratis untuk 200 Anak, Teguhkan Komitmen Sosial di Bulan Muharram 1448 H

Berita Terbaru

Sekcam Rubaru, Saruji lepas peserta Gerak jalan Agustusan

Daerah

36 Regu SDN/SDI Ramaikan Gerak Jalan Kecamatan Rubaru

Senin, 24 Agu 2026 - 10:07 WIB