Presiden Mahasiswa Uniba Madura Soroti Krisis BBM di Sumenep Saat Kunjungan Presiden ke Madura

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden BEM KM Uniba, Moh. Iskil El-Fatih

Presiden BEM KM Uniba, Moh. Iskil El-Fatih

Presiden Mahasiswa Uniba Madura Soroti Krisis BBM di Sumenep Saat Kunjungan Presiden ke Madura

SETARAJATIM.COM, SUMENEP – Di tengah kunjungan Presiden RI ke Madura yang disambut antusias oleh masyarakat, persoalan kelangkaan BBM subsidi jenis Pertalite di Kabupaten Sumenep justru menjadi perhatian serius. Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU menunjukkan bahwa kebutuhan dasar masyarakat masih belum terpenuhi secara optimal.

Presiden Mahasiswa Universitas Bahauddin Mudhary (UNIBA) Madura, Moh. Iskil El Fatih, menilai bahwa pemerintah pusat perlu memberikan perhatian lebih terhadap kondisi yang sedang dialami masyarakat Madura, khususnya Kabupaten Sumenep.

“Kami menyambut baik setiap bentuk pembangunan yang dilakukan pemerintah. Namun di saat yang sama, pemerintah pusat juga harus melihat realitas yang dihadapi masyarakat. Ketika rakyat harus mengantre berjam-jam untuk mendapatkan BBM subsidi, maka persoalan tersebut tidak boleh dianggap sebagai masalah biasa,” ujarnya, Rabu (24/6/2026).

Menurutnya, kelangkaan BBM bukan hanya berdampak pada sektor transportasi, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sehari-hari masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah pusat melalui kementerian terkait dan Pertamina harus segera melakukan langkah konkret untuk memastikan distribusi BBM berjalan normal.

“Kehadiran negara tidak cukup hanya ditunjukkan melalui peresmian proyek pembangunan. Kehadiran negara harus dirasakan masyarakat melalui terpenuhinya kebutuhan dasar mereka. Infrastruktur penting, tetapi akses energi yang mudah dan terjangkau juga merupakan hak masyarakat,” tambahnya.

BEM KM UNIBA Madura mendorong pemerintah pusat untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap distribusi BBM di wilayah Madura, khususnya Kabupaten Sumenep, agar persoalan serupa tidak terus berulang dan merugikan masyarakat.

“Kami berharap kunjungan Presiden ke Madura tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk mendengar dan menyelesaikan persoalan nyata yang sedang dihadapi masyarakat,” pungkas Iskil.

Penulis : WD

Editor : WH

Berita Terkait

TDA 9.0 Bidik Pengusaha Daerah Naik Kelas, Teknologi dan Akses Pasar Jadi Kunci
Sumenep Sapu Bersih Podium Poster Nasional 2026, Zahra Siswi MAN Jadi Juara Pertama
Perkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU pada 2026, Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan
DPMD Sumenep Desak Daud Samsuddin Hadir, Tunggakan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar 9 Bulan Belum Tuntas
Kerusakan Jalan Provinsi di Sumenep Meluas, Bantuan Aspal Khofifah Hanya 1,5 Truk Jadi Sorotan
Dalam Rangka Hari Jadi Provinsi Jatim ke-81, Khofifah Gelontorkan Bansos di Sumenep
Rebut Piala DRT The Big Family, Festival Banjari Sumenep Tawarkan Hadiah Rp5 Juta
Tak Cukup Imbauan, KSOP Kalianget Tanamkan Budaya Selamat Berlayar Lewat Pesantren

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:12 WIB

TDA 9.0 Bidik Pengusaha Daerah Naik Kelas, Teknologi dan Akses Pasar Jadi Kunci

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Sumenep Sapu Bersih Podium Poster Nasional 2026, Zahra Siswi MAN Jadi Juara Pertama

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:25 WIB

DPMD Sumenep Desak Daud Samsuddin Hadir, Tunggakan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar 9 Bulan Belum Tuntas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Kerusakan Jalan Provinsi di Sumenep Meluas, Bantuan Aspal Khofifah Hanya 1,5 Truk Jadi Sorotan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Dalam Rangka Hari Jadi Provinsi Jatim ke-81, Khofifah Gelontorkan Bansos di Sumenep

Berita Terbaru