Sinyal Kuat dari Pusat, KEK Tembakau Madura Didorong Segera Berjalan
SETARAJATIM.COM, SUMENEP — Dukungan pemerintah pusat terhadap rencana pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau Madura semakin menguat. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan penilaian positif terhadap usulan tersebut, membuka peluang besar bagi percepatan realisasi kawasan strategis berbasis komoditas unggulan daerah itu.
Sinyal ini tidak sekadar kabar baik, melainkan momentum penting yang dinilai tidak boleh terlewatkan oleh pemerintah daerah. Dorongan agar segera beralih dari wacana ke langkah konkret pun mulai menguat dari berbagai kalangan, termasuk generasi muda Madura.
Respons tegas datang dari Menteri Luar Negeri BEM KM UNIBA Madura, Moh Iskil El Fatih. Ia menekankan bahwa dukungan pusat harus segera diikuti dengan kebijakan nyata di tingkat daerah agar rencana KEK tidak berhenti sebagai konsep semata.
“Ketika pemerintah pusat sudah memberi sinyal positif, ini adalah momentum yang tidak boleh disia-siakan. KEK Tembakau Madura harus segera ditindaklanjuti,” tegasnya, Rabu (22/4/2026).
Menurut Iskil, keberadaan KEK tembakau memiliki potensi besar untuk membenahi tata kelola industri, meningkatkan legalitas usaha, serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Madura yang selama ini bergantung pada sektor tersebut.
Ia juga menilai, konsep KEK mampu mengintegrasikan proses produksi hingga distribusi dalam satu kawasan, sehingga lebih tertata, terawasi, dan memberikan nilai tambah ekonomi yang signifikan.
Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa pemuda Madura melalui Komunitas Muda Madura (KAMURA) telah menunjukkan keseriusan dengan menyusun naskah akademik sebagai dasar penguatan kebijakan.
“Naskah akademik yang disusun KAMURA adalah bukti bahwa pemuda tidak hanya mendukung, tetapi juga terlibat aktif. Kami berharap Pemerintah Provinsi Jawa Timur segera menindaklanjuti agar proses ini tidak berhenti di wacana,” ujarnya.
Iskil menilai, jika terealisasi, KEK Tembakau Madura tidak hanya akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga memperkuat posisi Madura dalam rantai industri tembakau nasional yang selama ini belum tergarap optimal.
Ia pun menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mengawal dan mendorong percepatan kebijakan tersebut agar benar-benar memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Madura memiliki potensi besar di sektor tembakau. Sudah saatnya dikelola secara serius, terstruktur, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Dengan menguatnya dukungan dari pemerintah pusat, harapan terhadap KEK Tembakau Madura kian nyata. Momentum ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan industri lokal sekaligus motor penggerak ekonomi kawasan di masa mendatang.
Penulis : WH
Editor : FA
















