Sumenep Borong Tiga Juara di FES Regional Jawa 2026, Wabup Imam Hasyim: Ekonomi Syariah Harus Berdampak

Senin, 28 September 2026 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim (kanan) saat menerima penghargaan dari Wakil Gubernur Jatim

Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim (kanan) saat menerima penghargaan dari Wakil Gubernur Jatim

Sumenep Borong Tiga Juara di FES Regional Jawa 2026, Wabup Imam Hasyim: Ekonomi Syariah Harus Berdampak

SETARAJATIM.COM, SURABAYA — Kabupaten Sumenep kembali mencatat capaian dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Dalam Festival Ekonomi Syariah (FES) Regional Jawa 2026, Sumenep berhasil meraih juara pertama pada tiga kategori sekaligus, yakni Wakaf, Keuangan Mikro Syariah, serta Inklusi Keuangan Syariah Pemerintah Daerah.

Penghargaan tersebut diserahkan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dalam rangkaian FES Regional Jawa 2026 di Surabaya, Minggu (27/9/2026).

Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim, SH., hadir langsung menerima penghargaan tersebut. Ia didampingi Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Salamet Supriyadi.

Menurut KH Imam Hasyim, capaian tersebut bukan sekadar penghargaan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mengembangkan ekonomi syariah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Sumenep untuk terus memperkuat ekonomi syariah. Yang terpenting bukan hanya prestasinya, tetapi bagaimana manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas dan berkelanjutan,” kata Wabup KH Imam Hasyim kepada media ini seusai menerima penghargaan.

Ia menegaskan, pengembangan ekonomi syariah tidak boleh berhenti pada pencapaian di tingkat kompetisi. Menurutnya, berbagai potensi yang dimiliki daerah harus diterjemahkan menjadi program yang mampu memperluas akses ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita ingin ekonomi syariah tumbuh secara nyata. Wakaf, keuangan mikro syariah, dan inklusi keuangan harus menjadi bagian dari upaya membuka akses ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Karena itu, Pemkab Sumenep akan terus mendorong sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan syariah, pelaku usaha, lembaga sosial keagamaan, serta masyarakat.

Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk membangun ekosistem ekonomi syariah yang tidak hanya kuat secara kelembagaan, tetapi juga mampu menjangkau masyarakat hingga tingkat bawah.

“Prestasi ini harus menjadi penyemangat untuk bekerja lebih baik. Pemerintah daerah akan terus mendorong kolaborasi agar ekonomi syariah semakin kuat dan memberikan manfaat bagi masyarakat Sumenep,” pungkas KH Imam Hasyim, SH., MH.

FES Regional Jawa 2026

Festival Ekonomi Syariah Regional Jawa 2026 digelar Bank Indonesia pada 25–27 September 2026 di Surabaya. Kegiatan tersebut mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital.”

FES menjadi salah satu agenda untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di tingkat regional. Berbagai kegiatan digelar dalam agenda tersebut, mulai dari forum diskusi, pameran, business matching, hingga kompetisi di bidang ekonomi dan budaya Islam.

Bagi Sumenep, raihan tiga gelar juara tersebut menjadi catatan penting dalam perjalanan pengembangan ekonomi syariah di daerah.

Namun, capaian tersebut sekaligus membawa tantangan berikutnya, yakni memastikan penghargaan itu berlanjut menjadi program yang konkret, inklusif, dan mampu membuka semakin luas akses masyarakat terhadap pembiayaan, pemberdayaan ekonomi, serta layanan keuangan syariah.

Dengan demikian, prestasi di FES Regional Jawa 2026 tidak berhenti sebagai pencapaian administratif, tetapi menjadi pijakan untuk membangun ekonomi syariah yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat Sumenep.

Penulis : Jos

Editor : Yu

Berita Terkait

Bos PT Pulau Garam Dukung Konkurs Perkutut Sumenep, Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya
Prosesi Arya Wiraraja, Bupati Sumenep Dorong Kharisma Event Nusantara Jadi Panggung Promosi Budaya Daerah
Hari Jadi ke-757 Sumenep Tak Sekadar Seremoni, 125 Anak Unjuk Kreativitas di Hadapan Bupati Fauzi
TDA 9.0 Bidik Pengusaha Daerah Naik Kelas, Teknologi dan Akses Pasar Jadi Kunci
Sumenep Sapu Bersih Podium Poster Nasional 2026, Zahra Siswi MAN Jadi Juara Pertama
Perkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU pada 2026, Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan
DPMD Sumenep Desak Daud Samsuddin Hadir, Tunggakan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar 9 Bulan Belum Tuntas
Kerusakan Jalan Provinsi di Sumenep Meluas, Bantuan Aspal Khofifah Hanya 1,5 Truk Jadi Sorotan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Bos PT Pulau Garam Dukung Konkurs Perkutut Sumenep, Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Prosesi Arya Wiraraja, Bupati Sumenep Dorong Kharisma Event Nusantara Jadi Panggung Promosi Budaya Daerah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Hari Jadi ke-757 Sumenep Tak Sekadar Seremoni, 125 Anak Unjuk Kreativitas di Hadapan Bupati Fauzi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:12 WIB

TDA 9.0 Bidik Pengusaha Daerah Naik Kelas, Teknologi dan Akses Pasar Jadi Kunci

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Sumenep Sapu Bersih Podium Poster Nasional 2026, Zahra Siswi MAN Jadi Juara Pertama

Berita Terbaru