Tradisi Jelang Ramadan, Warga Desa Pakondang Bersihkan Makam Leluhur dan Keluarga

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga saat melakukan bersih-bersih makam

Warga saat melakukan bersih-bersih makam

Tradisi Jelang Ramadan, Warga Desa Pakondang Bersihkan Makam Leluhur dan Keluarga

SETARAJATIM.COM, SUMENEP – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, warga Desa Pakondang, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pembersihan makam leluhur dan keluarga, Sabtu (14/2/2026) pagi.

Kegiatan tersebut menjadi tradisi tahunan yang sarat makna religius. Sejak pagi hari, masyarakat tampak bergotong royong membersihkan area pemakaman desa, mencabut rumput liar, merapikan nisan, serta menyapu lingkungan sekitar makam agar tampak bersih dan tertata.

Salah satu warga Desa Pakondang, Wardi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus persiapan spiritual dalam menyambut bulan Ramadan.

“Ini sudah menjadi tradisi turun-temurun di desa kami. Selain membersihkan makam keluarga, kami juga mendoakan para leluhur agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Semoga dengan ini, kami bisa memasuki bulan Ramadan dengan hati yang bersih,” ujar Wardi.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar membersihkan secara fisik, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antarwarga. Nilai kebersamaan dan gotong royong begitu terasa, terutama ketika seluruh lapisan masyarakat turut ambil bagian.

Tradisi ziarah dan pembersihan makam menjelang Ramadan memang telah lama mengakar di berbagai daerah di Kabupaten Sumenep. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua dan leluhur yang telah wafat, kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi diri, mengingatkan manusia akan hakikat kehidupan dan kematian.

Dengan penuh khidmat, warga berharap bulan Ramadan yang akan segera tiba dapat membawa keberkahan, ampunan, dan memperkuat keimanan. Semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan bakti sosial ini diharapkan terus terjaga sebagai bagian dari kearifan lokal yang religius dan penuh makna.

(why/fa)

Berita Terkait

Tegap Membawa Sang Saka, Mikaila Jadi Simbol Semangat Generasi Muda Sumenep di Hardiknas-Harkitnas 2026
Bupati Fauzi Borong Penghargaan Maritim Jawa Timur, Sumenep Dinilai Maju Bangun Transportasi Laut
Jajaki Kolaborasi Nasional, SMSI dan ABPEDNAS Bangun Komitmen untuk Program Strategis di Desa
Harkitnas 2026, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Ajak Pegawai Perkuat Semangat Kebangkitan Nasional
Momentum Harkitnas 2026, Kepala Bakesbangpol Sumenep Ajak Generasi Muda Bangkit dan Perkuat Persatuan Bangsa
Ketua Bidang Badko HMI Jatim Apresiasi Panen Jagung 3,9 Juta Ton, Dorong SPPG Polri Jadi Contoh Pengelolaan Nasional
Lewat Dialog Interaktif, PMII Uniba Madura Bahas Ancaman Lingkungan dan Tata Kelola Sumenep
Bupati Fauzi Ajak PCNU Sumenep Perkuat Kolaborasi Atasi Persoalan Sosial

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:44 WIB

Tegap Membawa Sang Saka, Mikaila Jadi Simbol Semangat Generasi Muda Sumenep di Hardiknas-Harkitnas 2026

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:44 WIB

Bupati Fauzi Borong Penghargaan Maritim Jawa Timur, Sumenep Dinilai Maju Bangun Transportasi Laut

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:13 WIB

Jajaki Kolaborasi Nasional, SMSI dan ABPEDNAS Bangun Komitmen untuk Program Strategis di Desa

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:13 WIB

Harkitnas 2026, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Ajak Pegawai Perkuat Semangat Kebangkitan Nasional

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:19 WIB

Momentum Harkitnas 2026, Kepala Bakesbangpol Sumenep Ajak Generasi Muda Bangkit dan Perkuat Persatuan Bangsa

Berita Terbaru