Akademisi Yuda Yuliyanto Ajak Mahasiswa Bangun Ruang Aman di Kampus Lewat Seminar dan Bedah Buku

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akademisi Yuda Yuliyanto Ajak Mahasiswa Bangun Ruang Aman di Kampus Lewat Seminar dan Bedah Buku

SETARAJATIM.COM, SITUBONDO – Suasana seminar akademik berlangsung dinamis ketika Akademisi Yuda Yuliyanto hadir sebagai narasumber dalam kegiatan seminar bertema “Membangun Ruang Aman di Lingkungan Kampus” yang dirangkaikan dengan bedah buku berjudul “Teori Pengambilan Keputusan dalam Kebijakan Publik”.

Kegiatan tersebut diikuti mahasiswa, serta sejumlah aktivis organisasi kemahasiswaan yang antusias mendiskusikan persoalan lingkungan kampus dan arah kebijakan publik di era modern.

Dalam pemaparannya, Yuda Yuliyanto menekankan bahwa kampus tidak hanya menjadi ruang belajar formal, tetapi juga harus menjadi ruang aman bagi seluruh civitas akademika untuk bertumbuh, berdialog, dan menyampaikan gagasan tanpa rasa takut terhadap intimidasi maupun diskriminasi.

Menurutnya, membangun ruang aman di lingkungan perguruan tinggi merupakan bagian penting dalam menciptakan iklim akademik yang sehat dan produktif. Ia menjelaskan bahwa masih terdapat berbagai tantangan di lingkungan kampus, mulai dari kekerasan verbal, diskriminasi, perundungan, hingga minimnya ruang dialog yang inklusif.

“Ruang aman bukan sekadar slogan, tetapi komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan akademik yang menghargai martabat manusia, kebebasan berpikir, dan keberanian menyampaikan pendapat” ujarnya di hadapan peserta seminar, Jumat (8/4/2026).

Selain membahas pentingnya ruang aman di kampus, kegiatan tersebut juga diisi dengan bedah buku karya Yuda Yuliyanto yang berjudul “Teori Pengambilan Keputusan dalam Kebijakan Publik”.

Buku tersebut membahas berbagai teori dan pendekatan dalam pengambilan keputusan kebijakan publik yang diperuntukkan bagi mahasiswa, dosen, praktisi pemerintahan, hingga masyarakat umum yang tertarik pada studi kebijakan publik.

Dalam sesi bedah buku, Yuda menjelaskan bahwa kebijakan publik tidak lahir secara tiba-tiba, melainkan melalui proses panjang yang dipengaruhi oleh data, kepentingan politik, kondisi sosial, serta kemampuan pemimpin dalam mengambil keputusan strategis.

Ia juga menyoroti pentingnya generasi muda memahami proses kebijakan publik agar mampu menjadi bagian dari solusi terhadap berbagai persoalan bangsa.

“Mahasiswa harus didorong menjadi agen perubahan yang tidak hanya kritis, tetapi juga mampu menawarkan gagasan berbasis pengetahuan dan riset ilmiah” kata Yuda.

Peserta seminar terlihat aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait implementasi ruang aman di kampus serta relevansi teori pengambilan keputusan dalam kondisi sosial-politik Indonesia saat ini.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat budaya akademik yang inklusif, demokratis, dan berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan.

Seminar dan bedah buku ini sekaligus menunjukkan peran penting akademisi dalam menghadirkan ruang diskusi intelektual yang dekat dengan realitas sosial masyarakat serta tantangan dunia pendidikan tinggi di Indonesia.

Penulis : WR

Editor : WH

Berita Terkait

Sidak Masih Temukan ASN Tak Disiplin, Wabup Sumenep Desak Pimpinan OPD Bertindak
Bos PT Pulau Garam Dukung Konkurs Perkutut Sumenep, Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya
Prosesi Arya Wiraraja, Bupati Sumenep Dorong Kharisma Event Nusantara Jadi Panggung Promosi Budaya Daerah
Hari Jadi ke-757 Sumenep Tak Sekadar Seremoni, 125 Anak Unjuk Kreativitas di Hadapan Bupati Fauzi
TDA 9.0 Bidik Pengusaha Daerah Naik Kelas, Teknologi dan Akses Pasar Jadi Kunci
Sumenep Sapu Bersih Podium Poster Nasional 2026, Zahra Siswi MAN Jadi Juara Pertama
Perkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU pada 2026, Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan
DPMD Sumenep Desak Daud Samsuddin Hadir, Tunggakan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar 9 Bulan Belum Tuntas

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:21 WIB

Sidak Masih Temukan ASN Tak Disiplin, Wabup Sumenep Desak Pimpinan OPD Bertindak

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Bos PT Pulau Garam Dukung Konkurs Perkutut Sumenep, Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Prosesi Arya Wiraraja, Bupati Sumenep Dorong Kharisma Event Nusantara Jadi Panggung Promosi Budaya Daerah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Hari Jadi ke-757 Sumenep Tak Sekadar Seremoni, 125 Anak Unjuk Kreativitas di Hadapan Bupati Fauzi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:12 WIB

TDA 9.0 Bidik Pengusaha Daerah Naik Kelas, Teknologi dan Akses Pasar Jadi Kunci

Berita Terbaru