HMP Ilmu Komunikasi Universitas Annuqayah Gelar Seminar Literasi Digital di Ganding
SETARAJATIM.COM, SUMENEP – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Ilmu Komunikasi Universitas Annuqayah menggelar seminar Literasi Digital di lembaga pendidikan Mahasinul Akhlaq, Desa Ketawang, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti dengan antusias oleh siswa-siswi tingkat SMP dan MA Mahasinul Akhlaq. Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelajar mengenai penggunaan media digital secara bijak dan bertanggung jawab.
Kepala MA Mahasinul Akhlaq, Hasan, dalam sambutannya mengingatkan para peserta agar menyimak materi yang disampaikan oleh para pemateri dengan baik. Menurutnya, literasi digital sangat penting di tengah perkembangan teknologi dan penggunaan media sosial yang semakin masif di kalangan remaja.
“Kami berharap para siswa dapat menjadi pengguna handphone yang memberikan pengaruh positif, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar,” ujarnya.
Hasan juga meminta kepada para pemateri dan mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Annuqayah agar memaklumi karakter para siswa yang beragam dalam mengikuti kegiatan seminar tersebut.

Pada sesi materi pertama, Umar Faruk memaparkan pentingnya literasi digital, khususnya dalam penggunaan media sosial. Ia menyoroti sejumlah dampak negatif yang perlu diwaspadai, seperti cyber bullying, penipuan online, hingga gangguan kesehatan mental akibat penggunaan media sosial yang berlebihan.
“Indonesia saat ini menjadi salah satu negara dengan jumlah pengguna media sosial terbesar di dunia, bahkan berada di peringkat keempat. Karena itu, pemahaman literasi digital sangat penting dimiliki generasi muda,” jelasnya.
Sementara itu, pemateri kedua, Abd. Warist, mengingatkan para peserta agar tidak terlalu bergantung pada handphone atau perangkat android dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menilai, banyak remaja saat ini mulai kehilangan kepedulian terhadap lingkungan sekitar akibat terlalu fokus bermain gim online maupun media sosial.
“Jangan sampai handphone membuat kita tidak peduli terhadap orang sekitar, termasuk orang tua sendiri,” katanya saat memberikan contoh fenomena remaja yang terlalu asyik bermain game online hingga mengabaikan panggilan orang tua.
Melalui kegiatan tersebut, HMP Ilmu Komunikasi Universitas Annuqayah berharap para pelajar dapat lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi digital dan media sosial sebagai sarana belajar, berkreasi, serta membangun komunikasi yang positif.
Penulis : Abbadi
Editor : WH
















