Kecamatan Rubaru Dorong Agro Culture Festival 2026 Dongkrak Pemasaran Hasil Pertanian dan Lestarikan Budaya Lokal
SETARAJATIM.COM, SUMENEP – Camat Rubaru Tabrani mendorong hasil pertanian di Kecamatan Rubaru terus dapat ditingkatkan dan mampu mendorong perekonomian masyarakat tani. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri pembukaan Rubaru Agro Culture Festival 2026 di lapangan Desa Benasari, Jumat malam (26/6/2026).
“Kecamatan Rubaru merupakan wilayah yang memiliki lahan pertanian terluas, tentu dengan adanya acara Rubaru Agro Culture Festival 2026 ini kita sangat mengapresiasi dan mendorong para petani bisa mempromosikan hasil tani nya, baik yang masih berbentuk hasil tani maupun yang sudah menjadi olahan” kata Camat Rubaru, Tabrani.
Tabrani berharap, Rubaru Agro Culture Festival 2026 ini tidak hanya menjadi ajang hiburan saja namun juga mampu menjadi bagian pendongkrak perekonomian masyarakat Rubaru dari sebelas Desa yang ada.
“Semoga dengan adanya giat ini, masyarakat Rubaru bisa terus termonitifasi untuk bisa berkembang dan maju dalam pengolahan pertanian, dimana ini juga bagian dari upaya pemerintah Kabupaten Sumenep memajukan pertanian demi mendongkrak kebutuhan pangan” ungkapnya.
Sementara panitia pelaksana, Saruji mengatakan, Rubaru Agro Culture Festival (RACF) 2026 di Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, tidak hanya menjadi ajang promosi hasil pertanian dan produk unggulan desa, tetapi juga menjadi wadah pelestarian seni budaya lokal.
Panitia Pelaksana Rubaru Agro Culture Festival 2026, Saruji, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Rubaru, mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk memperkenalkan berbagai potensi desa sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi hasil bumi masyarakat.
“Kami sebagai panitia kecamatan berharap dengan adanya kegiatan pameran seperti ini, baik produk pertanian maupun kerajinan masyarakat dapat lebih mudah dipasarkan. Terutama hasil bumi masyarakat Kecamatan Rubaru agar semakin dikenal dan memiliki akses pemasaran yang lebih baik,” ujar Saruji.
Ia menjelaskan, seluruh desa di Kecamatan Rubaru ikut berpartisipasi dengan menampilkan produk unggulan hasil pertanian masing-masing. Selain itu, setiap malam juga digelar pertunjukan seni budaya secara bergiliran dari 11 desa yang ada di Kecamatan Rubaru. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal yang dimiliki setiap desa kepada masyarakat.
“Di samping menampilkan produk unggulan pertanian, setiap desa juga menampilkan seni budaya secara bergiliran setiap malam. Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa masing-masing desa memiliki seni budaya dengan ciri khas tersendiri yang patut dilestarikan,” jelasnya.
Tak hanya pameran dan pentas seni, Rubaru Agro Culture Festival 2026 juga menggelar lomba kreativitas stan antardesa. Seluruh pemerintah desa menjadi peserta dengan menampilkan kreasi terbaik dalam menata stan pameran.
Panitia akan memberikan penghargaan kepada desa yang dinilai paling kreatif dalam mengelola dan menampilkan stan pamerannya.
Melalui Rubaru Agro Culture Festival 2026, Saruji berharap potensi pertanian, UMKM, dan budaya lokal Kecamatan Rubaru semakin dikenal masyarakat, sehingga mampu meningkatkan perekonomian warga sekaligus memperkuat pelestarian budaya daerah.
Penulis : WD
Editor : You
















