Desa Kolor Miliki Gudang Lumbung Pangan, DKPP Sumenep: Perkuat Cadangan Pangan dan Sejahterakan Petani
SETARAJATIM.COM, SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) terus memperkuat ketahanan pangan daerah. Salah satu upayanya diwujudkan dengan membangun Gudang Lumbung Pangan di Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, yang kini telah rampung dan siap dimanfaatkan oleh para petani.
Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan pembangunan gudang tersebut dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2025 dengan sumber dana dari APBD Kabupaten Sumenep sebesar Rp400 juta.
“Pembangunan gudang lumbung pangan ini dikelola oleh Kelompok Masyarakat (Pokmas) Tani Bunga Manggading. Saat ini bangunan telah selesai dan siap digunakan untuk menunjang aktivitas penyimpanan hasil panen para petani,” ujar Chainur Rasyid, Rabu (1/7/2026) saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya.
Gudang berukuran 8 x 16 meter itu diproyeksikan menjadi pusat penyimpanan hasil pertanian sehingga petani tidak perlu terburu-buru menjual hasil panennya saat harga di pasaran sedang rendah. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian sekaligus menjaga ketersediaan cadangan pangan masyarakat.
Chainur menjelaskan, pemanfaatan gudang tidak hanya diperuntukkan bagi petani di Desa Kolor. Hasil panen dari desa-desa lain juga dapat disimpan di lokasi tersebut selama mendapatkan persetujuan dari Pokmas Tani Bunga Manggading sebagai pengelola.
“Gudang ini terbuka untuk dimanfaatkan petani dari desa lain, sepanjang ada kesepakatan dengan kelompok pengelola. Dengan begitu, manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, keberadaan lumbung pangan merupakan salah satu strategi pemerintah daerah dalam memperkuat sistem ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas pasokan komoditas pertanian di Kabupaten Sumenep.
Ia berharap gudang lumbung pangan tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petani, meningkatkan daya simpan hasil panen, serta menjadi cadangan pangan yang bermanfaat bagi masyarakat apabila sewaktu-waktu terjadi kebutuhan mendesak.
“Harapan kami, fasilitas ini benar-benar dimanfaatkan secara optimal oleh para petani sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan mereka dan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Sumenep,” pungkas Chainur Rasyid.
Penulis : You
Editor : Fa
















