Dari Kolam Lele hingga Kandang Ayam, Bupati Fauzi Dorong Desa Bataal Timur Jadi Penopang MBG

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep saat melihat langsung ternak lele dan ternak ayam di Ganding

Bupati Sumenep saat melihat langsung ternak lele dan ternak ayam di Ganding

Dari Kolam Lele hingga Kandang Ayam, Bupati Fauzi Dorong Desa Bataal Timur Jadi Penopang MBG

SETARAJATIM.COM, SUMENEP – Program pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Sumenep mulai diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan produksi, tetapi juga memastikan hasil usaha warga memiliki pasar yang jelas dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., saat meninjau langsung budidaya ikan lele dan peternakan ayam petelur yang dikelola kelompok masyarakat di Desa Bataal Timur, Kecamatan Ganding, Kamis (30/7/2026).

Kunjungan itu menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep membangun ekosistem ekonomi desa yang terhubung dengan kebutuhan pangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Bupati didampingi Camat Ganding Abdul Khalid, S.Sos., M.Si., Kabag Humas dan Protokol Setdakab Sumenep Helmi, jajaran Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, serta perangkat Desa Bataal Timur.

Di lokasi, Bupati meninjau enam kolam budidaya ikan lele yang dikelola kelompok masyarakat. Dalam satu siklus pemeliharaan selama sekitar tiga hingga tiga setengah bulan, kelompok tersebut mampu menghasilkan panen mencapai 1 ton 3 kuintal ikan lele.

Hasil budidaya itu tidak hanya dipasarkan secara umum, tetapi juga mulai menjadi bagian dari rantai pasok kebutuhan dapur Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Sumenep.

Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, pola pemberdayaan masyarakat harus menghasilkan dampak ekonomi yang nyata, terutama melalui kepastian pasar bagi produk yang dihasilkan kelompok usaha.

“Program pemberdayaan ini kami arahkan agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Hasil budidaya lele tidak hanya meningkatkan pendapatan kelompok, tetapi juga menjadi bagian dari rantai pasok untuk memenuhi kebutuhan dapur Makan Bergizi Gratis yang terus meningkat,” ujar Bupati.

Menurutnya, keberadaan Program Makan Bergizi Gratis dapat menjadi peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa. Kebutuhan bahan pangan dalam jumlah besar dan berkelanjutan harus mampu dimanfaatkan oleh kelompok usaha lokal untuk memperkuat produksi sekaligus meningkatkan pendapatan.

Selain meninjau budidaya lele, Bupati juga melihat langsung pengembangan peternakan ayam petelur yang menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat di Desa Bataal Timur.

Dengan populasi sekitar 1.000 ekor ayam, tingkat produksi telur mencapai sekitar 84 persen setiap hari. Produktivitas tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus memenuhi kebutuhan bahan pangan bagi Program Makan Bergizi Gratis.

Achmad Fauzi menegaskan, Pemkab Sumenep terus mengalokasikan berbagai bantuan pemberdayaan kepada kelompok masyarakat agar mampu mengembangkan usaha produktif yang mandiri dan berkelanjutan.

“Tahun ini Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menyalurkan berbagai bantuan pemberdayaan kepada kelompok masyarakat. Tujuannya bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi membangun usaha yang produktif, mandiri, memiliki daya saing, dan mampu memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang,” katanya.

Ia menekankan, keberhasilan program pemberdayaan tidak cukup diukur dari jumlah bantuan yang disalurkan atau besarnya produksi yang dihasilkan. Program tersebut harus mampu menciptakan perputaran ekonomi serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Karena itu, pemerintah daerah mendorong agar setiap kelompok penerima program memiliki akses pasar yang jelas, termasuk melalui keterlibatan dalam rantai pasok kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis.

“Kami ingin setiap program pemberdayaan memiliki dampak ekonomi yang nyata. Ketika hasil budidaya masyarakat terserap pasar, termasuk untuk memenuhi kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis, maka roda perekonomian desa akan bergerak, pendapatan masyarakat meningkat, dan kesejahteraan mereka akan semakin baik,” tegasnya.

Pengembangan budidaya ikan lele dan peternakan ayam petelur di Desa Bataal Timur menjadi gambaran arah baru pemberdayaan ekonomi di Kabupaten Sumenep, yakni menghubungkan potensi produksi masyarakat dengan kebutuhan pasar yang terus tumbuh.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, kelompok masyarakat, dan pelaku usaha, sektor perikanan serta peternakan diharapkan tidak hanya menjadi sumber pangan, tetapi juga membuka lapangan usaha baru dan memperkuat kemandirian ekonomi desa.

Pemkab Sumenep pun terus mendorong agar program pemberdayaan tidak berhenti pada penyaluran bantuan, melainkan berkembang menjadi usaha produktif yang memiliki kepastian pasar, mampu bertahan dalam jangka panjang, serta memberikan manfaat ekonomi secara langsung bagi masyarakat.

Penulis : You

Editor : Fa

Berita Terkait

Transmisi Moneter BI Dipertanyakan, Achsanul: Jangan Berhenti di Pasar Keuangan
360 Karyawan BPRS Bhakti Sumekar Bergerak Bersama, Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Perkuat Kekompakan
PPR Sumenep Dorong Industri Rokok Jadi Penopang Stabilitas Harga Tembakau 2026
Gelar FGD Pusat Finansial Internasional Indonesia di Bali, Berikut Masukan dari SMSI untuk Panja RUU
DPMPTSP Sumenep Perkuat Pendampingan LKPM, 100 Pelaku Usaha Ikuti Bimtek Semester I 2026
Kades Basoka: Rubaru Agro Culture Fest Jadi Momentum Kenalkan Potensi Desa
Valen DA7 Banjir Dukungan, Bos DRT Big Family: Kebanggaan Madura yang Harus Dijaga
Panen Melon Modern di Sumenep, Polres Dorong Petani Milenial Kembangkan Smart Farming

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:59 WIB

Transmisi Moneter BI Dipertanyakan, Achsanul: Jangan Berhenti di Pasar Keuangan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:09 WIB

360 Karyawan BPRS Bhakti Sumekar Bergerak Bersama, Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Perkuat Kekompakan

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:31 WIB

Dari Kolam Lele hingga Kandang Ayam, Bupati Fauzi Dorong Desa Bataal Timur Jadi Penopang MBG

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:18 WIB

PPR Sumenep Dorong Industri Rokok Jadi Penopang Stabilitas Harga Tembakau 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:50 WIB

Gelar FGD Pusat Finansial Internasional Indonesia di Bali, Berikut Masukan dari SMSI untuk Panja RUU

Berita Terbaru