Bukan Sekadar Rotasi, 55 Pejabat Sumenep Bergeser: Wabup Imam Hasyim Minta Buktikan Kinerja

Jumat, 25 September 2026 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Sumenep saat menyalami para pejabat usai dilantik

Wabup Sumenep saat menyalami para pejabat usai dilantik

Bukan Sekadar Rotasi, 55 Pejabat Sumenep Bergeser: Wabup Imam Hasyim Minta Buktikan Kinerja

SETARAJATIM.COM, SUMENEP — Gerbong birokrasi Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali bergerak. Sebanyak 55 pejabat administrator dan pengawas resmi bergeser dan menempati jabatan baru setelah dilantik serta diambil sumpah oleh Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Jumat (25/9/2026).

Pergeseran puluhan pejabat tersebut bukan hanya menyentuh jabatan kepala bidang, tetapi juga sekretaris kecamatan, kepala seksi hingga kepala subbagian di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Pelantikan itu berdasarkan Keputusan Bupati Sumenep Nomor 800.1.3.3/547/204.3/2026 tanggal 25 September 2026.

Perubahan komposisi pejabat terlihat di sejumlah sektor strategis yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat. Mulai dari pemerintahan, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pangan, lingkungan hidup, kebencanaan, komunikasi dan informatika hingga sektor ekonomi dan perdagangan.

Di Bakesbangpol, Nurwagini Oktariyana dipercaya sebagai Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama.

Sementara Chairul Arif Hidayat menempati jabatan Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik. Adapun Fembri Suandy Bachri dipercaya menjadi Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan.

Perubahan cukup signifikan juga terjadi di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).

Deddy Surya dipercaya memimpin Bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Permukiman. Ir. Indra Purnawan menempati Bidang Bina Jasa Konstruksi, Imam Yudikarna sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Air, sedangkan Muhammad Puji dipercaya sebagai Kepala Bidang Bina Marga.

Di tengah kebutuhan peningkatan kualitas pendidikan, Dinas Pendidikan juga mendapat komposisi pejabat baru. Sutrisno dipercaya sebagai Kepala Bidang Pembinaan SMP, sementara Yanto Winarjo menempati posisi Kepala Bidang Pembinaan SD.

Sektor kesehatan pun tak luput dari penataan. Hanny Agus Andrian dipercaya sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, sedangkan Anny Nur Farizah menjabat Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

Gerbong mutasi juga bergerak hingga tingkat kecamatan.

Dr. Abd. Kadir, M.Pd mendapat amanah sebagai Sekretaris Kecamatan Batang-Batang. Abd. Kadir Jailani menjadi Kepala Seksi Tata Pemerintahan Kecamatan Arjasa, sedangkan Nurul Hidayat dipercaya sebagai Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum Kecamatan Pasongsongan.

Pada BPBD, Catur Wendra Setiady dipercaya sebagai Sekretaris BPBD. Kemudian Hikmatul Amaliyah menjabat Kepala Sub Bagian Keuangan dan Mydiyana Dafriyanti sebagai Kepala Sub Bagian Program dan Pelaporan.

Untuk jabatan teknis, Salamet Hariyanto dipercaya sebagai Kepala Seksi Logistik, Beny Kurniawan sebagai Kepala Seksi Pencegahan, dan Pipit Riantina sebagai Kepala Seksi Rehabilitasi.

Sementara di Dinas Lingkungan Hidup, Mufti Kholid dipercaya sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3. Andritiyas Nuri Kayanti menempati Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, sedangkan Emmy Sulistiorini menjadi Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup.

Di Dinas Komunikasi dan Informatika, Suci Prawirasari dipercaya sebagai Kepala Bidang Statistik dan Persandian, Eko Roby Subekti sebagai Kepala Bidang Teknologi Informatika, serta Mohammad Badri Zamzam sebagai Kepala Sub Bagian Program dan Perencanaan.

Sektor ekonomi dan perdagangan juga mengalami perubahan. Didik Prayitno ditunjuk sebagai Kepala Bidang Perdagangan, sementara Wedianto Adi Nugroho dipercaya sebagai Kepala Bidang Perindustrian.

Wabup: Jabatan Bukan Sekadar Kursi

Di hadapan para pejabat yang baru dilantik, Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim mengingatkan bahwa jabatan yang diberikan pemerintah bukan sekadar pergantian posisi struktural.

Menurut dia, setiap pejabat harus mampu menerjemahkan jabatan yang diemban menjadi kinerja nyata.

“Jabatan adalah amanah. Karena itu, setelah dilantik jangan hanya berpikir tentang kedudukan, tetapi bagaimana menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh dan memberikan manfaat kepada masyarakat.” kata Wabup.

Imam Hasyim meminta seluruh pejabat segera bekerja dan beradaptasi dengan tanggung jawab barunya.

“Segera bekerja, pahami tugas pokok dan fungsi masing-masing. Jangan sampai ada pekerjaan yang terhambat karena proses pergantian jabatan.” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antar-OPD. Menurutnya, pembangunan daerah tidak bisa dijalankan secara sektoral tanpa komunikasi dan kerja sama yang baik.

“Tidak ada OPD yang bisa bekerja sendiri. Semua harus saling berkoordinasi, karena tujuan akhirnya adalah pelayanan dan kepentingan masyarakat.” tegas Wabup.

Pesan lain yang disampaikan Wabup adalah soal integritas. Para pejabat diminta menjaga kepercayaan yang telah diberikan dan menggunakan kewenangan secara bertanggung jawab.

“Jaga integritas, jaga kepercayaan dan laksanakan kewenangan sesuai aturan. Ukuran keberhasilan bukan hanya selesai secara administrasi, tetapi bagaimana masyarakat merasakan pelayanan pemerintah semakin baik.” pungkas Wabup.

Pelantikan 55 pejabat tersebut menjadi bagian dari penataan organisasi di lingkungan Pemkab Sumenep.

Kini, setelah gerbong birokrasi bergerak, tantangan berikutnya berada di tangan para pejabat yang mendapat amanah baru: membuktikan bahwa perubahan posisi benar-benar diikuti peningkatan kinerja pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Penulis : Yu

Editor : FA

Berita Terkait

Sidak Masih Temukan ASN Tak Disiplin, Wabup Sumenep Desak Pimpinan OPD Bertindak
Bos PT Pulau Garam Dukung Konkurs Perkutut Sumenep, Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya
Prosesi Arya Wiraraja, Bupati Sumenep Dorong Kharisma Event Nusantara Jadi Panggung Promosi Budaya Daerah
Hari Jadi ke-757 Sumenep Tak Sekadar Seremoni, 125 Anak Unjuk Kreativitas di Hadapan Bupati Fauzi
TDA 9.0 Bidik Pengusaha Daerah Naik Kelas, Teknologi dan Akses Pasar Jadi Kunci
Sumenep Sapu Bersih Podium Poster Nasional 2026, Zahra Siswi MAN Jadi Juara Pertama
Perkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU pada 2026, Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan
DPMD Sumenep Desak Daud Samsuddin Hadir, Tunggakan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar 9 Bulan Belum Tuntas

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:21 WIB

Sidak Masih Temukan ASN Tak Disiplin, Wabup Sumenep Desak Pimpinan OPD Bertindak

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Bos PT Pulau Garam Dukung Konkurs Perkutut Sumenep, Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Prosesi Arya Wiraraja, Bupati Sumenep Dorong Kharisma Event Nusantara Jadi Panggung Promosi Budaya Daerah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Hari Jadi ke-757 Sumenep Tak Sekadar Seremoni, 125 Anak Unjuk Kreativitas di Hadapan Bupati Fauzi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:12 WIB

TDA 9.0 Bidik Pengusaha Daerah Naik Kelas, Teknologi dan Akses Pasar Jadi Kunci

Berita Terbaru