Banser Apresiasi Gerakan Penghijauan BPBD Bondowoso, 2.000 Bibit Pohon Ditanam di Lereng Argopuro

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banser saat menerima bibit pohon dari BPBD Bondowoso

Banser saat menerima bibit pohon dari BPBD Bondowoso

Banser Apresiasi Gerakan Penghijauan BPBD Bondowoso, 2.000 Bibit Pohon Ditanam di Lereng Argopuro

BONDOWOSO, SETARAJATIM.COM – Upaya pencegahan bencana melalui pelestarian lingkungan terus dilakukan di Kabupaten Bondowoso. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso melaksanakan kegiatan penghijauan dengan menanam sebanyak 2.000 bibit pohon di kawasan lereng Gunung Argopuro, tepatnya di Desa Gunungsari, Kecamatan Maesan.

Langkah tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Banser Bondowoso, H. Syaiful Bahri Husnan. Menurutnya, gerakan penghijauan ini merupakan langkah nyata dan strategis untuk mengurangi risiko bencana alam, khususnya banjir dan tanah longsor akibat kerusakan lingkungan.

Pria yang akrab disapa Gus Syef itu menilai, wilayah lereng Argopuro termasuk kawasan rawan bencana sehingga perlu perhatian serius melalui upaya konservasi lingkungan secara berkelanjutan.

“Kegiatan yang dilakukan BPBD Bondowoso ini patut diapresiasi. Penanaman pohon di kawasan rawan bencana merupakan bentuk mitigasi yang sangat penting untuk menjaga keseimbangan alam,” ujarnya, Kamis (22/1/2026).

Ia juga menegaskan bahwa Banser Bondowoso selama ini selalu aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan kebencanaan, termasuk bersinergi dengan BPBD dalam upaya penanggulangan bencana di daerah.

“Banser Bondowoso sudah lama menjadi mitra strategis BPBD, mulai dari masa pandemi Covid-19 hingga sekarang. Bahkan di sejumlah wilayah, Banser juga tergabung dalam Tim Desa Tangguh Bencana (Destana),” jelasnya.

Sebagai anggota DPRD Bondowoso dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Gus Syef berharap kegiatan penghijauan tersebut mampu memberikan dampak jangka panjang, terutama dalam menekan potensi banjir bandang yang pernah terjadi di wilayah tersebut.

“Lokasi penanaman ini merupakan jalur banjir bandang yang sebelumnya sempat menerjang Dusun Peh, Desa Gunungsari. Dengan penghijauan ini, kami berharap risiko bencana serupa dapat diminimalisir,” katanya.

Dia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah, BPBD, dan elemen masyarakat seperti Banser harus terus diperkuat demi mewujudkan Bondowoso yang tangguh terhadap bencana.

“Banser Bondowoso siap terus menjadi mitra pemerintah daerah, khususnya BPBD, dalam setiap upaya penanggulangan bencana dan kegiatan sosial kemasyarakatan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Madura Night Vaganza 2026 Dibuka, 200 Stan Jadi Etalase Potensi Sumenep
Jalan Lenteng-Mandala Rp16 Miliar Disorot: Marlaf Sucipto Minta Proyek Jangan Asal Jadi
Khofifah Gelar Maulid Nabi dan Haul ke-12 Suami, Ribuan Warga Larut dalam Doa
Khofifah Pastikan Lansia Korban Gempa Manggarai Tak Sendiri, Tim Trauma Healing Diperkuat
36 Regu SDN/SDI Ramaikan Gerak Jalan Kecamatan Rubaru
Hosnan Pasang Badan untuk Sumenep Kepulauan: Bukan Sekadar Ganti Nama
Tak Ingin Kepulauan Terisolasi, Bupati Sumenep Desak Penguatan Akses Laut ke Kemenhub
Kejurkab Mini Soccer Pamekasan Jadi Panggung Seleksi Atlet Menuju Porprov Jatim

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:07 WIB

Madura Night Vaganza 2026 Dibuka, 200 Stan Jadi Etalase Potensi Sumenep

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:42 WIB

Jalan Lenteng-Mandala Rp16 Miliar Disorot: Marlaf Sucipto Minta Proyek Jangan Asal Jadi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Khofifah Gelar Maulid Nabi dan Haul ke-12 Suami, Ribuan Warga Larut dalam Doa

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:59 WIB

Khofifah Pastikan Lansia Korban Gempa Manggarai Tak Sendiri, Tim Trauma Healing Diperkuat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:52 WIB

Hosnan Pasang Badan untuk Sumenep Kepulauan: Bukan Sekadar Ganti Nama

Berita Terbaru