Bupati Fauzi: Paskibraka Jangan Hebat Saat Upacara, Tapi Terus Dibuktikan Keteladanan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati dan Wabup Sumenep bersama Forkopimda dan Peserta Paskibraka 2026 usai pengukuhan

Bupati dan Wabup Sumenep bersama Forkopimda dan Peserta Paskibraka 2026 usai pengukuhan

Bupati Fauzi: Paskibraka Jangan Hebat Saat Upacara, Tapi Terus Dibuktikan Keteladanan

SETARAJATIM.COM, SUMENEP — Menjadi Paskibraka bukan sekadar soal langkah tegap, barisan rapi, dan kemampuan mengibarkan Sang Merah Putih. Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan, kehormatan itu harus dibayar dengan karakter dan keteladanan yang nyata setelah upacara berakhir.

Pesan keras tersebut disampaikan Fauzi saat mengukuhkan anggota Paskibraka Kabupaten Sumenep 2026 di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Sabtu (15/8/2026).

Pengukuhan ditandai dengan pemasangan kendit secara simbolis kepada perwakilan anggota Paskibraka. Para pelajar pilihan itu akan mengemban tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Namun, bagi Fauzi, tugas Paskibraka tidak boleh berhenti ketika bendera telah dikibarkan dan upacara selesai.

“Jangan berhenti menjadi Paskibraka setelah upacara selesai. Terapkan disiplin, kerja sama, pantang menyerah, dan cinta Tanah Air dalam kehidupan sehari-hari secara konsisten,” tegas Fauzi.

Ia menilai, Paskibraka memiliki posisi strategis sebagai representasi generasi muda. Karena itu, predikat tersebut harus tercermin dalam perilaku, bukan sekadar seragam dan penampilan ketika berada di lapangan.

Menurutnya, integritas, disiplin, tanggung jawab, serta semangat kebangsaan harus menjadi karakter yang melekat. Nilai-nilai tersebut harus dibawa ke sekolah, keluarga, organisasi, hingga lingkungan sosial.

“Paskibraka harus menjadi teladan bagi generasi muda. Integritas, disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan harus menjadi karakter yang melekat dalam diri mereka secara konsisten,” katanya.

Fauzi menegaskan, proses pembinaan yang telah dijalani para anggota Paskibraka tidak boleh berhenti sebagai rutinitas latihan menjelang upacara kemerdekaan.

Pembinaan harus melahirkan pribadi yang mampu bekerja dalam tim, bertanggung jawab terhadap tugas, serta tidak mudah menyerah menghadapi tantangan.

Karena itu, ia meminta para anggota Paskibraka tidak hanya mengejar kesempurnaan teknis saat menjalankan tugas, tetapi juga menunjukkan kualitas sebagai generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap bangsa.

“Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni. Ini momentum menumbuhkan nasionalisme dan patriotisme agar nilai perjuangan para pahlawan terus hidup dalam generasi muda Sumenep,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan agar seluruh anggota Paskibraka tampil percaya diri dan menjaga konsentrasi ketika menjalankan tugas pada upacara HUT ke-81 RI. Kesalahan kecil, kata dia, dapat mengganggu kekhidmatan prosesi sehingga seluruh persiapan harus dilakukan secara serius.

Di sisi lain, kekompakan dan integritas diminta tetap menjadi pegangan. Para anggota Paskibraka diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang memberi contoh positif kepada teman sebaya.

“Jaga kedisiplinan, kekompakan, dan konsentrasi. Tampilkan kemampuan terbaik dengan percaya diri sebagai bentuk penghormatan kepada pahlawan dan kemerdekaan Indonesia,” pungkasnya.

Bagi Bupati Fauzi, pengukuhan tersebut bukan garis akhir perjalanan Paskibraka. Justru, setelah prosesi pengibaran bendera selesai, tantangan sebenarnya dimulai: membuktikan bahwa predikat Paskibraka benar-benar melahirkan generasi muda yang berkarakter, bukan sekadar barisan yang rapi saat upacara.

Penulis : You

Editor : Fa

Berita Terkait

Bos PT Pulau Garam Dukung Konkurs Perkutut Sumenep, Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya
Prosesi Arya Wiraraja, Bupati Sumenep Dorong Kharisma Event Nusantara Jadi Panggung Promosi Budaya Daerah
Hari Jadi ke-757 Sumenep Tak Sekadar Seremoni, 125 Anak Unjuk Kreativitas di Hadapan Bupati Fauzi
TDA 9.0 Bidik Pengusaha Daerah Naik Kelas, Teknologi dan Akses Pasar Jadi Kunci
Sumenep Sapu Bersih Podium Poster Nasional 2026, Zahra Siswi MAN Jadi Juara Pertama
Perkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU pada 2026, Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan
DPMD Sumenep Desak Daud Samsuddin Hadir, Tunggakan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar 9 Bulan Belum Tuntas
Kerusakan Jalan Provinsi di Sumenep Meluas, Bantuan Aspal Khofifah Hanya 1,5 Truk Jadi Sorotan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Bos PT Pulau Garam Dukung Konkurs Perkutut Sumenep, Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Prosesi Arya Wiraraja, Bupati Sumenep Dorong Kharisma Event Nusantara Jadi Panggung Promosi Budaya Daerah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Hari Jadi ke-757 Sumenep Tak Sekadar Seremoni, 125 Anak Unjuk Kreativitas di Hadapan Bupati Fauzi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:12 WIB

TDA 9.0 Bidik Pengusaha Daerah Naik Kelas, Teknologi dan Akses Pasar Jadi Kunci

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Sumenep Sapu Bersih Podium Poster Nasional 2026, Zahra Siswi MAN Jadi Juara Pertama

Berita Terbaru