Fatayat NU Masalembu Salurkan Santunan Anak Yatim, Perkuat Semangat Kepedulian Sosial di Kepulauan
SETARAJATIM.COM, SUMENEP – Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Cabang Masalembu kembali menegaskan komitmennya dalam membangun kepedulian sosial melalui penyaluran santunan kepada puluhan anak yatim di Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan itu menjadi wujud nyata semangat berbagi sekaligus memperkuat nilai-nilai solidaritas di tengah masyarakat kepulauan, Sabtu (11/7/2026).
Santunan yang disalurkan berasal dari amanah para dermawan yang mempercayakan sebagian rezekinya kepada Fatayat NU Cabang Masalembu untuk disampaikan kepada anak-anak yatim. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan mereka sekaligus menghadirkan kebahagiaan dan perhatian dari lingkungan sekitar.
Ketua Fatayat NU Cabang Masalembu, Erni Maisarah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur dan relawan yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, kepedulian yang ditunjukkan masyarakat menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan berbagi masih tumbuh kuat, meski berada di wilayah kepulauan yang memiliki berbagai keterbatasan.
“Kami mengucapkan jazakumullahu khairan katsiran kepada seluruh donatur, relawan, dan semua pihak yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk anak-anak yatim. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan dengan pahala yang berlipat ganda, melapangkan rezeki, memberikan kesehatan, serta menjadikan harta yang disedekahkan sebagai keberkahan di dunia dan tabungan amal di akhirat,” ujar Erni.
Ia menegaskan, kegiatan santunan bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan bagian dari ikhtiar menanamkan nilai kepedulian sosial sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW. Karena itu, Fatayat NU berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan.
Erni berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berbagi dan menjadikan kepedulian terhadap anak yatim sebagai budaya bersama. Menurutnya, kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan, para dermawan, dan masyarakat menjadi kunci dalam memperluas manfaat bagi sesama.
Di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi, aksi sederhana seperti menyantuni anak yatim dinilai memiliki makna besar. Selain membantu memenuhi kebutuhan mereka, kegiatan tersebut juga menjadi penguat ikatan sosial serta menumbuhkan optimisme bahwa nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan tetap hidup di tengah masyarakat.
Melalui gerakan sosial yang berkelanjutan, Fatayat NU Cabang Masalembu berharap dapat terus menjadi bagian dari upaya menghadirkan kebermanfaatan bagi umat sekaligus menginspirasi lebih banyak pihak untuk menebarkan kepedulian tanpa memandang ruang dan waktu.
Penulis : Jay
Editor : You
















