Forkopimda Tekuk BMPD 3-1, Lapangan Pemkab Sumenep Jadi Panggung Silaturahmi Jelang HUT RI
SETARAJATIM.COM, SUMENEP – Lapangan Pemkab Sumenep mendadak menjadi arena adu strategi para pejabat daerah dan kalangan perbankan, Kamis (13/8/2026). Tim Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumenep berhadapan dengan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) dalam laga sepak bola mini untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pertandingan berlangsung sengit sejak peluit awal. Kedua tim tidak sekadar tampil untuk meramaikan agenda kemerdekaan, tetapi juga menunjukkan semangat kompetitif di lapangan.
Tim Forkopimda dipimpin langsung Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo sebagai kapten. Sementara itu, posisi pelatih dipercayakan kepada Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim.
Di kubu lawan, BMPD menunjuk Direktur BPRS sebagai kapten tim. Duel dua unsur strategis daerah tersebut berlangsung dalam atmosfer santai, tetapi tetap dibumbui persaingan untuk merebut kemenangan.
Hasilnya, Forkopimda tampil lebih efektif dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 3-1 atas BMPD.
Namun, bagi Bupati Achmad Fauzi, skor pertandingan bukan tujuan utama. Laga tersebut justru menjadi ruang untuk mempertemukan unsur pemerintahan dan perbankan dalam suasana yang lebih cair di luar rutinitas pekerjaan.
“Jadi kegiatan ini menjadi ajang silaturahim,” kata Achmad Fauzi usai pertandingan.
Menurutnya, laga persahabatan yang digelar menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI tersebut telah menjadi agenda rutin setiap tahun. Momentum itu dinilai penting untuk membangun komunikasi sekaligus memperkuat hubungan antarlembaga.
“Bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana kebersamaan dan komunikasi antara pemerintah daerah dengan perbankan terus terjalin,” ujarnya.
Ia berharap tradisi olahraga bersama tersebut tetap dipertahankan. Selain menyemarakkan peringatan kemerdekaan, kegiatan itu dinilai mampu membangun suasana kebersamaan di antara para pemangku kepentingan di Kabupaten Sumenep.
Laga Forkopimda kontra BMPD akhirnya bukan sekadar pertandingan sepak bola mini. Di balik skor 3-1, terselip pesan bahwa semangat kemerdekaan juga dapat dirawat melalui olahraga, silaturahmi, dan kolaborasi lintas lembaga.
“Menang di lapangan, bersinergi untuk Sumenep” menjadi semangat yang terasa dari laga persahabatan tersebut.
Penulis : You
Editor : Wd
















