KM Mutiara Sentosa 2 Dilalap Api di Utara Sumenep, Ratusan Penumpang Terjebak dan Lompat ke Laut

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para penumpang KM Mutiara Sentosa 2 mengenakan baju pelampung

Para penumpang KM Mutiara Sentosa 2 mengenakan baju pelampung

KM Mutiara Sentosa 2 Dilalap Api di Utara Sumenep, Ratusan Penumpang Terjebak dan Lompat ke Laut

SETARAJATIM.COM, SUMENEP – Kobaran api melahap hampir seluruh badan KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026). Di tengah kepungan asap dan api, sejumlah penumpang dilaporkan terpaksa melompat ke laut dengan mengenakan pelampung demi menyelamatkan diri.

Kapal penumpang yang melayani rute Surabaya–Makassar itu diketahui mengangkut sekitar 250 orang, termasuk penumpang dan awak kapal atau person on board (POB).

Hingga siang hari, operasi penyelamatan masih berlangsung. Sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi dikerahkan untuk mengevakuasi para penumpang yang bertahan di bagian anjungan dan haluan kapal maupun yang telah berada di laut.

Informasi awal mengenai kebakaran diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya dari PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP).

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan pihak perusahaan sebelumnya menerima laporan dari nahkoda bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB saat kapal berada di perairan utara Madura.

Namun, setelah laporan tersebut disampaikan, komunikasi dengan nahkoda terputus.

“Berdasarkan informasi dari perusahaan, nahkoda melaporkan kapal mengalami kebakaran di ujung utara Madura sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB. Setelah itu, nahkoda tidak dapat dihubungi kembali,” ujar Nanang.

Situasi darurat itu kemudian terpantau oleh kapal Meratus Project 3. Berdasarkan laporan pemantauan pada pukul 09.45 WIB, KM Mutiara Sentosa 2 berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Burung, wilayah Sapudi, Kabupaten Sumenep.

Dalam laporan tersebut, hampir seluruh bagian badan kapal disebut telah dilalap api. Para penumpang terlihat bertahan di anjungan dan haluan kapal, menjauh dari titik kebakaran sambil menunggu pertolongan.

Sekitar pukul 10.20 WIB, kondisi dilaporkan semakin kritis. Sejumlah penumpang memilih meninggalkan kapal dengan melompat ke laut menggunakan pelampung untuk menghindari kobaran api dan asap tebal.

Mereka kemudian dievakuasi oleh sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi, di antaranya TB Hasnur 26, British Mentor, serta kapal-kapal lain yang turut memberikan bantuan.

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Surabaya, Didit Arie Ristandy, membenarkan bahwa operasi penyelamatan masih terus dilakukan.

Menurutnya, sejumlah kapal telah berada di sekitar titik kebakaran untuk membantu proses evakuasi. Namun, upaya mendekati kapal tidak dapat dilakukan secara sembarangan.

Kapal Meratus diketahui membawa muatan hazardous materials atau bahan berbahaya sehingga tidak dapat merapat langsung ke KM Mutiara Sentosa 2 yang sedang terbakar.

Karena itu, proses pemindahan penumpang dilakukan menggunakan kapal tugboat yang dinilai lebih memungkinkan dan aman untuk mendekati lokasi kebakaran.

Selain mengerahkan personel dari Pos SAR Sumenep, Basarnas Surabaya juga memberangkatkan KN SAR 249 Permadi menuju lokasi kejadian.

Kapal SAR tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tujuh hingga delapan jam untuk mencapai titik kebakaran di perairan utara Sumenep.

Sementara itu, penumpang yang berhasil diselamatkan terlebih dahulu dievakuasi ke TB Hasnur 26 sebelum dipindahkan ke MV Meratus 2.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kebakaran. Jumlah korban jiwa maupun korban luka juga belum dapat dipastikan.

Di tengah situasi yang masih berkembang, fokus utama tim SAR saat ini adalah memastikan seluruh penumpang dan awak kapal dapat dievakuasi dengan selamat.

Operasi penyelamatan masih berlangsung, sementara nasib seluruh penumpang KM Mutiara Sentosa 2 terus menjadi perhatian di tengah kobaran api yang melumpuhkan kapal di perairan utara Sumenep.

Penulis : You

Editor : Fa

Berita Terkait

Diduga Cekik dan Tendang Istri hingga 6 Kali, Suami di Sumenep Diamankan Polisi
Rumah Gelap di Pamolokan Sumenep Berujung Duka, Pria 37 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa
Praktik Renang di Sungai Nangka Berujung Maut, Siswa SMA di Ambunten Meninggal Dunia
Dugaan Pencabulan Anak di Ruang Guru SDN di Kangean Terungkap, Pria 43 Tahun Diamankan Polisi
Truk Guling di Dermaga Kalianget, Pemeriksaan Muatan Kapal Jadi Sorotan
Penemuan Jasad Lansia Gegerkan Warga Gapura, Polisi Libatkan Tim Inafis Selidiki Kasus
Kebakaran Hebat Landa Perumahan Batu Kencana Sumenep, Tiga Rumah Terdampak, Satu Korban Alami Luka Bakar
Pria Penjual Tahu Bulat Ditemukan Tewas di Kamar Kos Sumenep, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Diduga Cekik dan Tendang Istri hingga 6 Kali, Suami di Sumenep Diamankan Polisi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Rumah Gelap di Pamolokan Sumenep Berujung Duka, Pria 37 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Praktik Renang di Sungai Nangka Berujung Maut, Siswa SMA di Ambunten Meninggal Dunia

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Ruang Guru SDN di Kangean Terungkap, Pria 43 Tahun Diamankan Polisi

Rabu, 16 September 2026 - 16:09 WIB

Truk Guling di Dermaga Kalianget, Pemeriksaan Muatan Kapal Jadi Sorotan

Berita Terbaru