Truk Guling di Dermaga Kalianget, Pemeriksaan Muatan Kapal Jadi Sorotan

Rabu, 16 September 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Posisi truk saat terguling dan nampak se ekor kuda

Posisi truk saat terguling dan nampak se ekor kuda

Truk Guling di Dermaga Kalianget, Pemeriksaan Muatan Kapal Jadi Sorotan

SETARAJATIM.COM, SUMENEP – Aktivitas penyeberangan di Dermaga 1 Pelabuhan Kalianget, Sumenep, mendadak diwarnai insiden kecelakaan, Rabu (16/9/2026). Sebuah truk bernomor polisi M 8661 X terguling saat hendak masuk ke KMP Hulalo dan menimpa dua sepeda motor.

Truk tersebut diketahui membawa beragam muatan, mulai dari material bangunan seperti besi dan genting hingga barang kebutuhan pokok. Kendaraan itu juga mengangkut satu ekor kuda.

Peristiwa terjadi ketika truk bergerak memasuki kapal. Tiba-tiba kendaraan kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terguling. Dua sepeda motor yang berada di sekitar jalur masuk kapal kemudian ikut tertimpa. Beruntung dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa.

Insiden ini tak hanya menyisakan persoalan kecelakaan, tetapi juga memunculkan pertanyaan mengenai pemeriksaan kendaraan dan muatan sebelum masuk ke kapal.

Sarkawi, pemerhati dari Brigade 571 TMP yang berada di lokasi kejadian, mengatakan pembatasan jumlah truk yang masuk ke KMP Hulalo sebenarnya telah dilakukan oleh pihak Syahbandar atau KSOP Kalianget.

Menurut dia, sebelumnya kapal diperbolehkan mengangkut hingga 20 truk, kemudian jumlah tersebut dikurangi menjadi 17 truk. Selain truk, kapal juga mengangkut kendaraan umum dan sepeda motor.

Namun, Sarkawi menilai pembatasan jumlah kendaraan belum otomatis menjamin keselamatan apabila berat dan jenis muatan masing-masing truk tidak diperiksa secara ketat.

“Bukan hanya jumlah truk yang harus diperhatikan. Muatan setiap truk juga harus diperiksa, apakah sesuai standar atau tidak,” ujarnya.

Ia mempertanyakan mekanisme pemeriksaan kendaraan sebelum memasuki kapal. Menurut Sarkawi, petugas di lapangan semestinya memastikan kendaraan tidak membawa muatan yang berpotensi mengganggu keseimbangan dan keselamatan selama pelayaran.

“Kalau muatannya berlebihan, risikonya sangat besar. Apalagi barang yang dibawa merupakan material berat,” katanya.

Sarkawi juga menyoroti keberadaan sejumlah sepeda motor yang disebut telah berada di dalam KMP Hulalo ketika dirinya melakukan pemantauan di lokasi. Ia mengaku tidak mengetahui kapan kendaraan-kendaraan tersebut masuk ke kapal.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu dievaluasi secara menyeluruh, mulai dari jumlah kendaraan, berat muatan, penempatan kendaraan hingga prosedur pemeriksaan sebelum kapal berangkat.

Ia meminta Kementerian Perhubungan melalui instansi terkait segera turun tangan melakukan evaluasi terhadap proses pemuatan kendaraan di Pelabuhan Kalianget.

“Harus ada pemeriksaan dan pengawasan yang benar. Jangan sampai jumlah truk sudah dibatasi, tetapi muatan truk tidak diperhatikan,” tegasnya.

Sarkawi mengingatkan bahwa persoalan kelebihan muatan bukan sekadar menyangkut kendaraan yang terguling di dermaga. Jika pengawasan tidak dilakukan secara ketat, menurut dia, persoalan muatan berlebih berpotensi meningkatkan risiko terhadap keselamatan kapal dan seluruh penumpang maupun awak yang berada di dalamnya.

Karena itu, ia meminta Dinas Perhubungan dan Syahbandar Kalianget memperketat pengawasan serta memastikan seluruh kendaraan yang masuk kapal memenuhi ketentuan keselamatan pelayaran.

“Jangan sampai aturan tidak berjalan karena kepentingan pihak tertentu. Keselamatan pelayaran harus menjadi prioritas karena menyangkut nyawa manusia,” pungkasnya.

Penulis : Yu

Editor : FA

Berita Terkait

Bayi Laki-Laki Ditinggalkan di Kursi Rusak Prenduan, Polisi Buru Petunjuk Pelaku
Diduga Cekik dan Tendang Istri hingga 6 Kali, Suami di Sumenep Diamankan Polisi
Rumah Gelap di Pamolokan Sumenep Berujung Duka, Pria 37 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa
Praktik Renang di Sungai Nangka Berujung Maut, Siswa SMA di Ambunten Meninggal Dunia
Dugaan Pencabulan Anak di Ruang Guru SDN di Kangean Terungkap, Pria 43 Tahun Diamankan Polisi
Penemuan Jasad Lansia Gegerkan Warga Gapura, Polisi Libatkan Tim Inafis Selidiki Kasus
KM Mutiara Sentosa 2 Dilalap Api di Utara Sumenep, Ratusan Penumpang Terjebak dan Lompat ke Laut
Kebakaran Hebat Landa Perumahan Batu Kencana Sumenep, Tiga Rumah Terdampak, Satu Korban Alami Luka Bakar

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Bayi Laki-Laki Ditinggalkan di Kursi Rusak Prenduan, Polisi Buru Petunjuk Pelaku

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Diduga Cekik dan Tendang Istri hingga 6 Kali, Suami di Sumenep Diamankan Polisi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Rumah Gelap di Pamolokan Sumenep Berujung Duka, Pria 37 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Praktik Renang di Sungai Nangka Berujung Maut, Siswa SMA di Ambunten Meninggal Dunia

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Ruang Guru SDN di Kangean Terungkap, Pria 43 Tahun Diamankan Polisi

Berita Terbaru