LKPM Sumenep Pecah Rekor, Realisasi Investasi Tembus Rp153,80 Miliar dalam Triwulan II

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPMPTSP Sumenep Heru Santoso, S.STP

Kepala DPMPTSP Sumenep Heru Santoso, S.STP

LKPM Sumenep Pecah Rekor, Realisasi Investasi Tembus Rp153,80 Miliar dalam Triwulan II

SETARAJATIM.COM, SUMENEP – Kabupaten Sumenep mencatat lonjakan luar biasa dalam pelaporan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Triwulan II Tahun 2026. Hanya sehari sebelum batas akhir pelaporan pada 15 Juli 2026, realisasi investasi yang dilaporkan pelaku usaha telah mencapai Rp153,80 miliar, atau 136 persen dari target sebesar Rp112,50 miliar.

Capaian tersebut bukan hanya berhasil melampaui target, tetapi juga menghasilkan surplus Rp41,30 miliar, menjadikan Triwulan II sebagai periode dengan peningkatan pelaporan investasi paling signifikan sepanjang tahun ini.

Data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sumenep menunjukkan, hingga 6 Juli 2026, nilai LKPM masih berada di angka Rp306 juta. Namun, dalam kurun waktu delapan hari, angka tersebut melonjak lebih dari 500 kali lipat hingga menyentuh Rp153,80 miliar pada 14 Juli.

Percepatan itu mulai terlihat setelah DPMPTSP menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) LKPM bagi para pelaku usaha. Pada hari pertama Bimtek, 8 Juli, realisasi meningkat menjadi Rp13,40 miliar. Sehari berikutnya, 9 Juli, naik lagi menjadi Rp32,98 miliar.

Efek pendampingan tersebut terus berlanjut. Pada 10 Juli, capaian melonjak menjadi Rp63,96 miliar, kemudian pada 11 Juli berhasil menembus Rp115,36 miliar atau 102,54 persen dari target Triwulan II. Dua hari berikutnya, nilai pelaporan bertambah menjadi Rp117,67 miliar.

Puncaknya terjadi pada 14 Juli, ketika pelaporan investasi bertambah Rp36,13 miliar hanya dalam sehari. Tambahan tersebut membawa total realisasi menjadi Rp153,80 miliar, sekaligus memperlebar surplus menjadi Rp41,30 miliar di atas target.

Mewakili Kepala DPMPTSP Sumenep, Heru Santoso, Koordinator Substansi Penanaman Modal DPMPTSP Kabupaten Sumenep, Herman Hariyanto, S.E., M.Si., mengatakan peningkatan ini merupakan hasil dari strategi jemput bola yang dilakukan pemerintah daerah melalui pendampingan, asistensi, serta pengawasan terhadap kewajiban pelaporan pelaku usaha.

“Pendampingan dilakukan secara intensif agar pelaku usaha memahami pentingnya kepatuhan menyampaikan LKPM. Hasilnya terlihat dari meningkatnya angka pelaporan dalam waktu relatif singkat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kabupaten Sumenep, Heru Santoso, menjelaskan bahwa capaian Triwulan II juga menunjukkan keberhasilan penataan sistem setelah adanya peralihan pengelolaan LKPM.

Menurutnya, pada Triwulan I atau April 2026, pengelolaan LKPM masih berada dalam masa transisi perpindahan tugas dari Substansi PTSP ke Substansi Penanaman Modal, sehingga berdampak pada capaian pelaporan yang saat itu hanya mencapai Rp42,69 miliar.

“Setelah pengelolaan berada di Substansi Penanaman Modal, kami memperkuat sosialisasi, pendampingan, hingga Bimtek kepada pelaku usaha. Hasilnya terlihat nyata pada Triwulan II, di mana tingkat kepatuhan pelaporan meningkat sangat signifikan,” kata Heru.

Perbandingan kedua triwulan memperlihatkan perubahan yang sangat mencolok. Jika pada Triwulan I realisasi LKPM hanya mencapai Rp42,69 miliar, maka hingga 14 Juli 2026, Triwulan II telah menyentuh Rp153,80 miliar atau meningkat lebih dari Rp111 miliar.

Secara kumulatif, realisasi LKPM Kabupaten Sumenep untuk Triwulan I dan II kini mencapai Rp196,49 miliar. Angka tersebut memang masih berada Rp28,51 miliar di bawah target kumulatif dua triwulan sebesar Rp225 miliar, namun dengan tren pelaporan yang terus meningkat dan masih tersisa satu hari masa pelaporan, DPMPTSP optimistis nilai tersebut masih berpotensi bertambah.

Lonjakan ini sekaligus menjadi indikator meningkatnya kepatuhan pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban pelaporan investasi, sekaligus memperkuat optimisme terhadap iklim investasi di Kabupaten Sumenep sepanjang tahun 2026.

Penulis : You

Editor : ND

Berita Terkait

Khofifah Pastikan Lansia Korban Gempa Manggarai Tak Sendiri, Tim Trauma Healing Diperkuat
36 Regu SDN/SDI Ramaikan Gerak Jalan Kecamatan Rubaru
Hosnan Pasang Badan untuk Sumenep Kepulauan: Bukan Sekadar Ganti Nama
Tak Ingin Kepulauan Terisolasi, Bupati Sumenep Desak Penguatan Akses Laut ke Kemenhub
Kejurkab Mini Soccer Pamekasan Jadi Panggung Seleksi Atlet Menuju Porprov Jatim
Prancak 95 Tembus Pasar Djarum, Petani Tembakau Sumenep Dapat Angin Segar
Pendidikan Sumenep Jangan Terjebak Rutinitas: Infrastruktur Tertinggal, Anggaran Harus Jemput Bola, Guru Jangan Dikorbankan
Bakesbangpol Sumenep Minta Ormas Bluto Tak Sekadar Jadi Penonton: Jaga Warga dari Konflik dan Narkotika

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:59 WIB

Khofifah Pastikan Lansia Korban Gempa Manggarai Tak Sendiri, Tim Trauma Healing Diperkuat

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:07 WIB

36 Regu SDN/SDI Ramaikan Gerak Jalan Kecamatan Rubaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:52 WIB

Hosnan Pasang Badan untuk Sumenep Kepulauan: Bukan Sekadar Ganti Nama

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Tak Ingin Kepulauan Terisolasi, Bupati Sumenep Desak Penguatan Akses Laut ke Kemenhub

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:21 WIB

Kejurkab Mini Soccer Pamekasan Jadi Panggung Seleksi Atlet Menuju Porprov Jatim

Berita Terbaru

Sekcam Rubaru, Saruji lepas peserta Gerak jalan Agustusan

Daerah

36 Regu SDN/SDI Ramaikan Gerak Jalan Kecamatan Rubaru

Senin, 24 Agu 2026 - 10:07 WIB