Percepatan Listrik di Masalembu Masuk Tahap Lapangan, Pemkab Sumenep dan PT Elnusa Mulai Petakan Aset

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ahmad Juahiri Anggota DPRD Sumenep asal Masalembu terima kedatangan Pemkab Sumenep bersama PT Elnusa

Ahmad Juahiri Anggota DPRD Sumenep asal Masalembu terima kedatangan Pemkab Sumenep bersama PT Elnusa

Percepatan Listrik di Masalembu Masuk Tahap Lapangan, Pemkab Sumenep dan PT Elnusa Mulai Petakan Aset

SETARAJATIM.COM, SUMENEP – Penantian panjang masyarakat Pulau Masalembu terhadap kehadiran listrik PLN mulai menunjukkan titik terang. Komitmen yang dibangun dalam Rapat Koordinasi Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM pada 6 Juli 2026 kini bergerak dari ruang rapat ke lapangan. Jumat (17/7/2026).

Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Perhubungan bersama PT Elnusa turun langsung melakukan pemetaan aset sebagai tahapan awal percepatan penyediaan lahan pembangunan infrastruktur kelistrikan.

Langkah tersebut menjadi tindak lanjut konkret dari hasil rapat koordinasi yang melibatkan Kementerian ESDM, PLN, Pemerintah Kabupaten Sumenep, dan PT Elnusa.

Berdasarkan kesepakatan, survei lanjutan terhadap lahan milik PT Elnusa dijadwalkan berlangsung pada pekan ketiga Juli sebagai bagian dari proses percepatan penyediaan listrik PLN di Pulau Masalembu.

Pemetaan aset dinilai sebagai tahapan krusial untuk memastikan kesiapan lahan sebelum proses pembangunan infrastruktur kelistrikan dimulai. Kehadiran tim gabungan di Pulau Masalembu menjadi indikator bahwa proyek yang telah lama diperjuangkan kini memasuki fase implementasi.

Jailani, warga Desa Pulau Masalembu yang selama ini mengawal perjuangan penyediaan listrik di Pulau Masalembu, menyebut langkah tersebut sebagai perkembangan paling signifikan dalam upaya menghadirkan listrik negara bagi masyarakat kepulauan.

“Kami mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Sumenep, Kementerian ESDM, PLN, dan PT Elnusa yang bergerak cepat menindaklanjuti hasil rapat koordinasi. Turunnya tim ke Pulau Masalembu untuk melakukan pemetaan aset membuktikan bahwa proses pembangunan listrik PLN tidak lagi berhenti pada tataran wacana, tetapi sudah masuk tahap pelaksanaan,” ujarnya.

Menurutnya, penyelesaian persoalan lahan menjadi kunci agar pembangunan infrastruktur kelistrikan tidak kembali tertunda.

“Harapan masyarakat sederhana, yakni menikmati listrik PLN yang andal setelah bertahun-tahun menunggu. Semoga seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal sehingga tidak ada lagi hambatan dalam proses pembangunan,” katanya.

Bagi masyarakat Masalembu, kehadiran listrik bukan sekadar menghadirkan penerangan, melainkan menjadi fondasi pembangunan kawasan kepulauan. Akses listrik yang memadai diyakini akan memperkuat layanan pendidikan dan kesehatan, menggerakkan aktivitas ekonomi, serta meningkatkan kualitas hidup ribuan warga yang selama ini hidup dengan keterbatasan pasokan energi.

Dengan dimulainya pemetaan aset, proses percepatan penyediaan listrik di Pulau Masalembu kini memasuki babak baru. Tantangan berikutnya adalah memastikan seluruh tahapan, mulai dari survei lahan hingga pembangunan infrastruktur, berjalan sesuai jadwal agar harapan masyarakat segera terwujud.

Penulis : You

Editor : ND

Berita Terkait

Bos PT Pulau Garam Dukung Konkurs Perkutut Sumenep, Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya
Prosesi Arya Wiraraja, Bupati Sumenep Dorong Kharisma Event Nusantara Jadi Panggung Promosi Budaya Daerah
Hari Jadi ke-757 Sumenep Tak Sekadar Seremoni, 125 Anak Unjuk Kreativitas di Hadapan Bupati Fauzi
TDA 9.0 Bidik Pengusaha Daerah Naik Kelas, Teknologi dan Akses Pasar Jadi Kunci
Sumenep Sapu Bersih Podium Poster Nasional 2026, Zahra Siswi MAN Jadi Juara Pertama
Perkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU pada 2026, Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan
DPMD Sumenep Desak Daud Samsuddin Hadir, Tunggakan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar 9 Bulan Belum Tuntas
Kerusakan Jalan Provinsi di Sumenep Meluas, Bantuan Aspal Khofifah Hanya 1,5 Truk Jadi Sorotan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Bos PT Pulau Garam Dukung Konkurs Perkutut Sumenep, Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Prosesi Arya Wiraraja, Bupati Sumenep Dorong Kharisma Event Nusantara Jadi Panggung Promosi Budaya Daerah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Hari Jadi ke-757 Sumenep Tak Sekadar Seremoni, 125 Anak Unjuk Kreativitas di Hadapan Bupati Fauzi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:12 WIB

TDA 9.0 Bidik Pengusaha Daerah Naik Kelas, Teknologi dan Akses Pasar Jadi Kunci

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Sumenep Sapu Bersih Podium Poster Nasional 2026, Zahra Siswi MAN Jadi Juara Pertama

Berita Terbaru