Jelang Puncak Haji, Jamaah Sumenep Rasakan Manfaat Penanda dari BPRS Bhakti Sumekar

Senin, 25 Mei 2026 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jelang Puncak Haji, Jamaah Sumenep Rasakan Manfaat Penanda dari BPRS Bhakti Sumekar

SETARAJATIM.COM, MAKKAH – Jamaah haji asal Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mulai bergerak menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) untuk menjalani rangkaian puncak ibadah haji, Senin (25/5/2026)

Keberangkatan jamaah dilakukan secara bertahap menggunakan armada bus dari Kota Mekkah menuju lokasi pelaksanaan wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, serta lempar jumrah di Mina.

Ribuan jamaah asal Kabupaten Sumenep yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 77, 78, 79, dan 81 tampak mulai bersiap sejak pagi hari. Mereka akan bergabung dengan jutaan umat Islam dari berbagai negara dalam pelaksanaan rangkaian rukun dan wajib haji.

Suasana haru dan penuh kekhusyukan menyelimuti proses keberangkatan jamaah menuju Armuzna. Para jamaah terlihat saling membantu dan menjaga kebersamaan selama perjalanan menuju lokasi puncak ibadah haji.

Salah satu jamaah asal Desa Pandian, Kecamatan Kota Sumenep, Ahmad Robeith Al Faroh, mengaku sangat terbantu dengan adanya slayer atau penanda identitas yang diberikan kepada jamaah haji asal Kabupaten Sumenep oleh BPRS Bhakti Sumekar.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Usmuni yang tergabung dalam Kloter 77 itu menilai penanda identitas tersebut sangat membantu jamaah untuk saling mengenali di tengah padatnya jutaan jamaah dari berbagai daerah dan negara di Tanah Suci.

“Slayer atau penanda yang diberikan BPRS Bhakti Sumekar ini sangat membantu kami. Dengan adanya penanda tersebut, jamaah asal Kabupaten Sumenep menjadi lebih mudah dikenali, terutama saat berada di tengah keramaian jamaah dari berbagai negara,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPRS Bhakti Sumekar atas perhatian dan kepeduliannya terhadap jamaah haji asal Sumenep.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian BPRS Bhakti Sumekar. Hal sederhana seperti ini ternyata memiliki manfaat besar bagi jamaah. Selain mempermudah komunikasi dan koordinasi antarjamaah, penanda ini juga menjadi simbol kebersamaan warga Sumenep di Tanah Suci,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Khairil Fajar, melalui sambungan telepon dari Mekkah kepada anggota SMSI Sumenep, Agus Junaidi pemilik media Dapurrakyatnews, menyampaikan rasa syukur karena bantuan yang diberikan pihaknya dapat dirasakan manfaatnya oleh jamaah haji asal Kabupaten Sumenep.

“Alhamdulillah, kami bersyukur apabila penanda atau slayer yang kami berikan benar-benar dapat membantu jamaah selama berada di Tanah Suci. Di tengah jutaan jamaah dari berbagai negara, identitas kecil seperti ini tentu sangat berarti untuk mempererat kebersamaan dan memudahkan saling mengenali,” ungkapnya.

Fajar juga mengingatkan seluruh jamaah agar menjaga kondisi kesehatan dan stamina selama menjalankan rangkaian ibadah haji, terutama menjelang puncak Armuzna yang membutuhkan kesiapan fisik prima.

“Hari ini seluruh jamaah haji mulai bergerak menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Tentunya rangkaian ibadah tersebut membutuhkan energi dan kondisi fisik yang baik. Karena itu kami berharap seluruh jamaah selalu menjaga kesehatan, memperbanyak istirahat, menjaga pola makan, serta mengikuti arahan petugas haji agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan khusyuk,” katanya.

Ia berharap seluruh jamaah haji asal Kabupaten Sumenep diberikan kesehatan, keselamatan, dan kemudahan dalam menjalankan seluruh prosesi ibadah hingga kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.

Selain itu, pihaknya berharap BPRS Bhakti Sumekar dapat terus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, tidak hanya dalam pelayanan perbankan syariah, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

“Kami berharap BPRS Bhakti Sumekar terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga Kabupaten Sumenep. Semoga apa yang kami lakukan, sekecil apa pun, dapat membantu dan menjadi bagian dari pelayanan kepada masyarakat, termasuk jamaah haji yang sedang menunaikan ibadah di Tanah Suci,” pungkasnya.

Penulis : WH

Editor : FA

Berita Terkait

Budaya Madura Mendunia, Mahasiswa STITA Aqidah Usymuni Kenalkan Tradisi Lokal kepada Siswa Malaysia
Dari Kampus ke Dunia, Mahasiswa STITA Aqidah Usymuni Sumenep Jalankan KKN Internasional di Malaysia
Di Kantor DPP SMSI, Dr. Agus Syabarrudin : Obligasi Daerah Mandek 20 Tahun, PFII Didorong Buka Akses Investasi Global
Srikandi Jaga Desa Resmi Dikukuhkan, ABPEDNAS dan SMSI Jalin Kerjasama Kawal Program Strategis Pemerintah
Taufiequrachman Ruki, Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo pada Hari Bhayangkara ke-80
Ketua MA Terima Audiensi SMSI Bahas Budaya Mediasi
Kunjungan Neng Lia Anggota DPD RI ke Hotel Jamaah Haji Sumenep di Makkah Jadi Tambahan Imun Jelang Armuzna

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Budaya Madura Mendunia, Mahasiswa STITA Aqidah Usymuni Kenalkan Tradisi Lokal kepada Siswa Malaysia

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Dari Kampus ke Dunia, Mahasiswa STITA Aqidah Usymuni Sumenep Jalankan KKN Internasional di Malaysia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:52 WIB

Di Kantor DPP SMSI, Dr. Agus Syabarrudin : Obligasi Daerah Mandek 20 Tahun, PFII Didorong Buka Akses Investasi Global

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:23 WIB

Srikandi Jaga Desa Resmi Dikukuhkan, ABPEDNAS dan SMSI Jalin Kerjasama Kawal Program Strategis Pemerintah

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:21 WIB

Taufiequrachman Ruki, Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Terima Bintang Kehormatan dari Presiden Prabowo pada Hari Bhayangkara ke-80

Berita Terbaru

Sekcam Rubaru, Saruji lepas peserta Gerak jalan Agustusan

Daerah

36 Regu SDN/SDI Ramaikan Gerak Jalan Kecamatan Rubaru

Senin, 24 Agu 2026 - 10:07 WIB