Sekda Trenggalek Pimpin Aksi Bersih-Bersih Kota, Gaungkan Semangat “NowForClimate” di Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan bersih lingkungan Setda Trenggalek

Kegiatan bersih lingkungan Setda Trenggalek

Sekda Trenggalek Pimpin Aksi Bersih-Bersih Kota, Gaungkan Semangat “NowForClimate” di Hari Lingkungan Hidup Sedunia

SETARAJATIM.COM, TRENGGALEK – Semangat menjaga bumi diwujudkan Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui aksi kerja bakti massal yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Trenggalek, Edy Soepriyanto, dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Jumat (5/6/2026).

Ratusan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah turun langsung membersihkan kawasan lingkar Pendopo Manggala Praja Nugraha. Tidak sekadar memungut sampah, kegiatan ini juga diikuti dengan pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, mulai dari sampah organik, anorganik, hingga residu yang tidak dapat didaur ulang.

Aksi tersebut difokuskan pada pembersihan pedestrian, trotoar, serta berbagai fasilitas umum yang dipenuhi rumput liar dan sampah sisa aktivitas masyarakat. Para ASN juga mengumpulkan sampah bernilai ekonomis seperti botol plastik, kardus bekas, dan minyak jelantah untuk dikelola lebih lanjut.

Menurut Sekda Trenggalek, kegiatan kerja bakti merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan, bukan hanya dilakukan saat momentum peringatan tertentu.

“Hari ini kita melaksanakan kerja bakti di kawasan Pendopo Manggala Praja Nugraha dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Fokusnya membersihkan jalan dan fasilitas umum dari sampah daun maupun sampah lain yang dihasilkan dari aktivitas masyarakat, kemudian sampah tersebut dipilah sesuai jenisnya,” ujar Edy.

Ia menegaskan, kebiasaan memilah sampah harus terus ditanamkan di tengah masyarakat. Selain membantu mengurangi beban lingkungan, langkah tersebut juga berpotensi memberikan nilai ekonomi bagi warga melalui pengelolaan sampah yang tepat.

Namun demikian, Edy mengaku masih menemukan rendahnya kesadaran sebagian pedagang kaki lima (PKL) dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Saat kerja bakti berlangsung, petugas masih mendapati tumpukan sampah di sela-sela trotoar maupun area tempat berjualan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga alam dengan memulai dari lingkungan sekitar. Karena ketika kita bersahabat dengan alam, maka alam juga akan menjaga kehidupan manusia,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Trenggalek, Cusi Kurniawati, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup Nomor 09 Tahun 2026 tentang Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Menurutnya, tema global tahun ini, “NowForClimate” atau “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, menjadi pengingat bahwa ancaman perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan meningkatnya polusi membutuhkan aksi nyata dari semua pihak.

“Peringatan Hari Lingkungan Hidup tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Ini adalah panggilan untuk bergerak bersama mengurangi emisi, menekan laju pemanasan global, dan melindungi ekosistem yang menjadi penopang kehidupan,” jelas Cusi.

Sebagai bentuk komitmen daerah, Pemkab Trenggalek menggelar kerja bakti serentak yang melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah desa dan kelurahan, BUMD, hingga sekolah-sekolah pada 5 Juni 2026.

Rangkaian peringatan kemudian dilanjutkan pada 6 Juni 2026 dengan mengikuti peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat nasional secara daring yang ditandai dengan peluncuran Gerakan Indonesia Asri.

Melalui gerakan tersebut, Pemkab Trenggalek berharap kesadaran menjaga lingkungan tidak hanya tumbuh di kalangan pemerintah, tetapi juga menjadi budaya bersama masyarakat demi menciptakan daerah yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Penulis : Dar

Editor : Yud

Berita Terkait

IWO Sumenep Sukses Hidupkan Semangat Bung Karno, 88 Peserta Adu Orasi Rebut Piala Bupati 2026
Transaksi Sabu Terendus Warga, Polisi Gerebek Rumah di Paberasan dan Amankan Dua Orang
622 Rumah Tidak Layak Huni di Sumenep Dapat BSPS 2026, Pemprov Jatim Tegaskan Larangan Pungli dan Gratifikasi
Kuatkan Pelaku UMKM dan Pelajar di Sektor Konveksi, Komindag Trenggalek Gelar Pelatihan Desain Busana dan Pola
Satu Orang Dua Jabatan, Presma Uniba Pertanyakan Tata Kelola Pemerintahan Desa Pagerungan Besar
Sekda Sumenep Warning Pungli BSPS 2026: Bantuan Rumah Harus Tepat Sasaran
Plt Kadisperkimhub Sumenep Tegaskan BSPS 2026 Harus Sesuai Aturan Berlaku, 622 Rumah Siap Dibantu
Sambutan Baik untuk MBG SPPG Kalianyar, Orang Tua Siswa: Kami Tak Usah Bawa Bekal Lagi

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:16 WIB

IWO Sumenep Sukses Hidupkan Semangat Bung Karno, 88 Peserta Adu Orasi Rebut Piala Bupati 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:00 WIB

Transaksi Sabu Terendus Warga, Polisi Gerebek Rumah di Paberasan dan Amankan Dua Orang

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:57 WIB

622 Rumah Tidak Layak Huni di Sumenep Dapat BSPS 2026, Pemprov Jatim Tegaskan Larangan Pungli dan Gratifikasi

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:28 WIB

Kuatkan Pelaku UMKM dan Pelajar di Sektor Konveksi, Komindag Trenggalek Gelar Pelatihan Desain Busana dan Pola

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:33 WIB

Satu Orang Dua Jabatan, Presma Uniba Pertanyakan Tata Kelola Pemerintahan Desa Pagerungan Besar

Berita Terbaru