RSUDMA Sumenep Terima Program Nasional KJSU 2026, Layanan Kanker hingga Jantung Siap Diperkuat
SETARAJATIM.COM, SUMENEP – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Sumenep. Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep resmi ditetapkan sebagai salah satu rumah sakit penerima Program Prioritas Nasional Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU) Tahun 2026 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Penetapan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat layanan kesehatan rujukan di Kabupaten Sumenep, khususnya untuk penanganan penyakit katastropik yang selama ini menjadi penyebab utama tingginya angka kematian di Indonesia.
Melalui program nasional tersebut, RSUDMA akan mendapatkan dukungan pengembangan layanan berupa pembangunan infrastruktur, pengadaan alat kesehatan modern, hingga penguatan sumber daya manusia (SDM) kesehatan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes, saat dikonfirmasi mengatakan kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat merupakan momentum penting bagi rumah sakit daerah untuk terus berkembang menjadi pusat layanan kesehatan yang lebih lengkap dan berkualitas.
“Alhamdulillah, pada tahun 2026 RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep mendapatkan Program KJSU dari Kementerian Kesehatan RI. Ini merupakan amanah besar sekaligus bukti bahwa rumah sakit daerah mampu berkembang menjadi fasilitas kesehatan rujukan yang semakin kuat dan profesional,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).
Menurutnya, Program KJSU merupakan salah satu agenda prioritas pemerintah dalam memperkuat pelayanan penyakit katastropik, yakni kanker, penyakit jantung, stroke, dan gangguan uronefrologi. Keempat layanan tersebut menjadi fokus karena masih mendominasi angka kesakitan dan kematian di berbagai daerah.
“Kebutuhan masyarakat terhadap layanan penyakit katastropik semakin tinggi. Karena itu pemerintah memberikan perhatian khusus melalui Program KJSU agar pelayanan kesehatan yang berkualitas dapat lebih dekat dan mudah diakses masyarakat,” jelas dr. Erliyati.
Wanita yang ramah dan penuh senyum itu menambahkan, keberadaan layanan KJSU di RSUDMA nantinya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Sumenep, terutama dalam mempercepat penanganan pasien yang membutuhkan layanan spesialis tanpa harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.
Saat ini, pembangunan gedung khusus KJSU di lingkungan RSUDMA masih berlangsung. Fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi pusat layanan unggulan yang akan melayani masyarakat dari wilayah daratan maupun kepulauan di Kabupaten Sumenep.
“Proses pembangunan masih berjalan. Kami optimistis seluruh tahapan dapat diselesaikan sesuai target sehingga layanan KJSU dapat mulai beroperasi secara optimal pada tahun 2027,” katanya.
Selain pembangunan sarana fisik, RSUDMA juga terus mempersiapkan tenaga kesehatan untuk mendukung operasional layanan tersebut. Untuk pelayanan kanker dan uronefrologi, tenaga medis yang dibutuhkan telah tersedia.
Sementara itu, dokter spesialis jantung saat ini masih menjalani pendidikan lanjutan dan nantinya akan kembali bertugas di RSUDMA.
Sedangkan untuk layanan stroke, rumah sakit masih melakukan pemenuhan kebutuhan tenaga medis agar seluruh layanan KJSU dapat berjalan secara komprehensif.
Dengan berbagai persiapan tersebut, RSUDMA berharap masyarakat Sumenep ke depan tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh ke luar daerah untuk memperoleh pelayanan kesehatan spesialis.
“Kami ingin masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat, tepat, dan berkualitas di rumah sakit kebanggaan Kabupaten Sumenep ini. Kehadiran Program KJSU diharapkan mampu meningkatkan akses layanan kesehatan sekaligus memperkuat kualitas penanganan pasien di daerah,” tegasnya.
Masuknya RSUDMA Sumenep dalam jaringan Program KJSU Nasional menjadi tonggak penting bagi pembangunan sektor kesehatan di Kabupaten Sumenep. Di tengah tantangan geografis yang terdiri dari wilayah daratan dan puluhan pulau berpenghuni, program ini diharapkan mampu menghadirkan layanan kesehatan modern yang lebih dekat, terjangkau, dan berstandar nasional.
Lebih dari itu, kehadiran layanan KJSU menjadi harapan baru bagi masyarakat untuk memperoleh akses pengobatan kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi tanpa harus meninggalkan daerahnya, sehingga peluang keselamatan pasien dapat semakin meningkat dan kualitas hidup masyarakat semakin baik.
Penulis : YD
Editor : FA
















