Baznas Sumenep Tembus Kepulauan Sapeken, Bantuan RTLH Mulai Menjangkau Wilayah Terluar
SETARAJATIM.COM, SUMENEP – Di tengah tantangan akses dan jarak yang selama ini kerap menjadi kendala pemerataan program sosial di wilayah kepulauan, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep mulai memperluas jangkauan bantuan hingga ke Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken.
Langkah tersebut ditandai dengan penyerahan bantuan stimulan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada dua warga setempat. Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua Baznas Kabupaten Sumenep, Ahmad Rahman, didampingi Kepala Desa Pagerungan Kecil, Halilurrahman.
Untuk dua warga yang menerima bantuan tersebut masing-masing Rupaida (43), warga Dusun Tanjung Pagar serta Hasik (76), warga Dusun Bondak Desa Pagerungan Kecil.
Penyaluran bantuan ke wilayah yang berada di gugusan kepulauan paling timur Kabupaten Sumenep itu menjadi sinyal bahwa distribusi dana zakat mulai diarahkan agar tidak hanya berpusat di wilayah daratan, tetapi juga menyentuh masyarakat yang tinggal di daerah dengan akses terbatas.
Ketua Baznas Sumenep Ahmad Rahman mengatakan, program RTLH merupakan salah satu instrumen pemberdayaan masyarakat yang difokuskan bagi keluarga kurang mampu agar memiliki tempat tinggal yang layak.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat kepulauan memperoleh hak yang sama dalam merasakan manfaat zakat. Karena itu, Baznas hadir langsung di Pagerungan Kecil untuk menyerahkan bantuan ini,” ujarnya.
Ia menegaskan, program tersebut juga sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Kabupaten Sumenep di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo yang menempatkan pemerataan pembangunan antara daratan dan kepulauan sebagai salah satu prioritas.
Meski baru menyasar dua penerima manfaat, kehadiran Baznas di Pagerungan Kecil dinilai menjadi langkah awal yang penting. Mengingat, kebutuhan perbaikan rumah layak huni di kawasan kepulauan masih menjadi persoalan yang dihadapi sebagian masyarakat berpenghasilan rendah.
Anggota DPRD Kabupaten Sumenep dari daerah pemilihan Kepulauan, Syamsul Bahri, mengapresiasi langkah Baznas yang mulai menjangkau Kecamatan Sapeken. Menurutnya, wilayah kepulauan tidak boleh tertinggal dalam distribusi program sosial.
“Selama ini masyarakat kepulauan sering menghadapi keterbatasan akses terhadap berbagai program. Kehadiran Baznas di Pagerungan Kecil menunjukkan bahwa pelayanan sosial mulai menjangkau wilayah terluar. Kami berharap program ini terus diperluas sehingga lebih banyak warga yang menerima manfaat,” katanya.
Program RTLH Baznas tidak hanya menjadi bantuan fisik berupa perbaikan rumah, tetapi juga menjadi indikator sejauh mana distribusi dana zakat mampu menjawab persoalan kesenjangan pembangunan antara wilayah daratan dan kepulauan.
Dengan mulai masuknya program ke Pagerungan Kecil, perhatian kini tertuju pada konsistensi perluasan bantuan agar seluruh wilayah kepulauan Sumenep memperoleh akses yang setara terhadap program kesejahteraan.
Penulis : You
Editor : ND
















