Dilepas Wabup, 7.200 Jamaah Ittisolana Sumenep Padati Keberangkatan ke Haul Masyayikh
SETARAJATIM.COM, SUMENEP – Sekitar 7.200 jamaah Ittisolana (Ittihad Sholawat Nariyah) dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumenep diberangkatkan menuju Haul Masyayikh di Alun-Alun Situbondo yang akan berlangsung pada Minggu (19/7/2026).
Antusiasme ribuan jamaah tersebut menjadi potret kuatnya tradisi keagamaan masyarakat Madura dalam menjaga kecintaan kepada Rasulullah SAW dan penghormatan terhadap para ulama.
Rombongan dilepas langsung oleh Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH., MH., di depan Masjid Jami’ Sumenep. Selain sebagai Wakil Bupati, KH. Imam Hasyim juga merupakan Penasehat Jamaah Sholawat Nariyah Sumenep yang selama ini aktif mendampingi berbagai kegiatan syiar Islam di daerah.
Keberangkatan ribuan jamaah dipimpin Ketua Ittisolana Sumenep, K. Afiful Khoir. Turut mendampingi rombongan, anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB), Saifurrahman. Kehadiran keduanya mempertegas dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang telah menjadi agenda rutin dalam mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus melestarikan tradisi para masyayikh.
Dalam sambutannya, KH. Imam Hasyim menegaskan bahwa perjalanan menuju Haul Masyayikh tidak boleh dimaknai sebatas menghadiri kegiatan tahunan. Menurutnya, setiap langkah jamaah merupakan bagian dari ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui lantunan sholawat serta meneladani perjuangan para ulama dalam menyebarkan ajaran Islam.
“Mari kita niatkan perjalanan ini semata-mata karena Allah SWT. Perbanyak sholawat kepada Rasulullah SAW, jaga adab selama perjalanan, dan jadikan Haul Masyayikh sebagai momentum mengharap syafaat Nabi serta keberkahan para ulama,” kata KH. Imam Hasyim, Sabtu (18/7/2026).
Ia juga mengingatkan bahwa ribuan jamaah membawa nama baik Kabupaten Sumenep. Karena itu, seluruh peserta diminta menjaga ketertiban, mengedepankan sikap saling menghormati, serta menunjukkan akhlak yang mencerminkan nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin.
“Jadilah duta kebaikan dari Sumenep. Tunjukkan akhlak yang santun, saling membantu, menjaga persaudaraan, serta menghadirkan wajah Islam yang damai, sejuk, dan penuh kasih kepada siapa pun,” ujarnya.
Bagi Jamaah Ittisolana, Haul Masyayikh merupakan momentum penting untuk memperkuat ikatan spiritual dengan para ulama, mempererat persaudaraan antarjamaah, sekaligus menghidupkan tradisi bersholawat yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Sumenep.
Di akhir sambutannya, KH. Imam Hasyim mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, keselamatan, dan kemudahan selama mengikuti rangkaian haul hingga kembali ke daerah masing-masing dengan membawa keberkahan.
“Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, keselamatan, kemudahan dalam beribadah, serta kembali ke Sumenep membawa keberkahan, memperkuat persatuan umat, dan terus menebarkan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Di tengah arus menjaga warisan para ulama melalui sholawat, majelis ilmu, dan ukhuwah Islamiyah masih menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.
Penulis : You
Editor : DN
















