Cuaca Ekstrem, Seluruh Pelayaran dari Pelabuhan Kalianget Dihentikan Sementara

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala UPTD Pelabuhan Kalianget, Sahma, SE.

Kepala UPTD Pelabuhan Kalianget, Sahma, SE.

Cuaca Ekstrem, Seluruh Pelayaran dari Pelabuhan Kalianget Dihentikan Sementara

SUMENEP, SETARAJATIM.COM – Pemberangkatan kapal yang semula dijadwalkan hari ini Kamis 22 Januari 2026 dengan tujuan Raas terpaksa ditunda menyusul cuaca ekstrem dan adanya imbauan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang melarang aktivitas pelayaran hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Larangan tersebut berlaku untuk seluruh rute pelayaran dari dan menuju Pelabuhan Kalianget, di antaranya Kalianget–Kangean (kapal hulalo), Kalianget–Raas–Jangkar, Kalianget–Sapudi, serta Jangkar. Dengan adanya imbauan ini, seluruh kapal tidak diperkenankan berangkat demi keselamatan pelayaran.

“Terkait penumpang, dipastikan bahwa jadwal keberangkatan akan mengalami perubahan, menyesuaikan dengan kondisi cuaca dan arahan BMKG. Jadwal yang sebelumnya telah berjalan otomatis berubah setelah keluarnya imbauan larangan berlayar tersebut” kata Kepala UPTD Pelabuhan Kalianget, Sahma, SE, Kamis (22/1/2026).

Cuaca Ekstrem, Seluruh Pelayaran dari Pelabuhan Kalianget Dihentikan Sementara
Surat imbauan ASDP

Namun demikian, lanjut Sahma, kondisi ini telah diketahui oleh sebagian besar penumpang. Dengan adanya informasi yang cepat melalui media dan kanal komunikasi lainnya, penumpang memahami bahwa tidak ada pemberangkatan kapal, sehingga saat ini tidak terdapat penumpang yang menumpuk di area pelabuhan.

“Mudah-mudahan Allah memberikan petunjuk kepada kita semua agar pelayanan pelayaran seluruh kapal di Pelabuhan Kalianget dapat kembali berjalan sesuai rencana,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan keprihatinan terhadap para penumpang yang telah bermalam di rumah keluarga atau tempat penampungan sementara, seraya berharap pelayaran dapat kembali dibuka secepatnya dengan tetap mengutamakan keselamatan.

“Kami tahu kondisi cuaca ini pasti akan berdampak kepada warga kepulauan yang masih tertahan di daratan karena belum bisa pulang akibat cuaca ekstrem. Semoga semuanya baik-baik saja” pungkasnya.

(wardi/wahyu)

Berita Terkait

Sebelum Kapal Bertolak, Penumpang di Kalianget Dapat “Bekal” Kesehatan Gratis
Warga Dungkek Sumenep Digegerkan Temuan Gelondongan Kayu Berlabel Kementerian Kehutanan
Nilai Anggaran Tak Terpampang, Revitalisasi SDN Kalianget Timur IV Disorot: Diduga Minim Transparansi
Duta Wisata Se-Madura Raya Temmo Kerong di Sumenep, PKC Perkuat Kolaborasi dan Kenalkan Potensi Wisata
Hadapi Kemarau Panjang, Gubernur Khofifah Ajak Dewan Masjid se-Jatim Gelar Sholat Istisqa’
Smart Hydro-Feed Farming Diuji Mandiri, Tim Cara’de PPK Ormawa UH Serahkan Pengelolaan ke Desa Tinggimae
UMKM Binaan KEI Unjuk Produk di Yogyakarta, Kerajinan Santigi Jadi Sorotan
Dugaan Investasi MBG di Madura Meledak, Kerugian Disebut Tembus Rp7 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:29 WIB

Sebelum Kapal Bertolak, Penumpang di Kalianget Dapat “Bekal” Kesehatan Gratis

Senin, 21 September 2026 - 17:42 WIB

Warga Dungkek Sumenep Digegerkan Temuan Gelondongan Kayu Berlabel Kementerian Kehutanan

Minggu, 20 September 2026 - 08:46 WIB

Nilai Anggaran Tak Terpampang, Revitalisasi SDN Kalianget Timur IV Disorot: Diduga Minim Transparansi

Minggu, 20 September 2026 - 08:21 WIB

Duta Wisata Se-Madura Raya Temmo Kerong di Sumenep, PKC Perkuat Kolaborasi dan Kenalkan Potensi Wisata

Sabtu, 19 September 2026 - 11:13 WIB

Hadapi Kemarau Panjang, Gubernur Khofifah Ajak Dewan Masjid se-Jatim Gelar Sholat Istisqa’

Berita Terbaru