Duta Wisata Se-Madura Raya Temmo Kerong di Sumenep, PKC Perkuat Kolaborasi dan Kenalkan Potensi Wisata

Minggu, 20 September 2026 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keakraban Duta Wisata se-Madura Raya saat bertemu di Sumenep

Keakraban Duta Wisata se-Madura Raya saat bertemu di Sumenep

Duta Wisata Se-Madura Raya Temmo Kerong di Sumenep, PKC Perkuat Kolaborasi dan Kenalkan Potensi Wisata

SETARAJATIM.COM, SUMENEP — Paguyuban Kacong Cebbing (PKC) Sumenep menggelar Temmo Kerong Se-Madura Raya di Ruang Rapat Arya Wiraraja, Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum bertukar informasi, pengetahuan, dan pengalaman bagi para duta wisata dari berbagai daerah di Madura.

Temmo Kerong tidak hanya dikemas dalam bentuk diskusi. Para peserta juga diajak mengenal secara langsung sejumlah ikon dan destinasi wisata unggulan Kabupaten Sumenep.

Kegiatan diawali dari lingkungan Pemkab Sumenep, kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Keraton Sumenep, Masjid Jamik, sentra batik, hingga Bukit Tawap.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep yang mewakili Bupati Sumenep, Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Kepala Bidang Pariwisata, Kepala Bidang Pemasaran, serta Kepala Bidang Kepemudaan.

Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan, Kepala Disbudporapar Sumenep, Faruk Hanafi menekankan pentingnya kemampuan digital bagi para duta wisata di tengah perkembangan teknologi dan pola promosi pariwisata yang semakin bergeser ke platform digital.

Menurutnya, duta wisata memiliki peran strategis sebagai promotor yang turut memperkenalkan potensi daerah masing-masing kepada masyarakat luas.

“Duta wisata ke depan harus cakap digital atau cakap teknologi agar mampu mempromosikan destinasi wisata di daerah masing-masing. Kalian adalah promotor pariwisata yang akan menjual keindahan daerah kalian masing-masing,” ujarnya.

Ia juga mendorong para duta wisata untuk lebih aktif memanfaatkan berbagai platform digital dalam mempromosikan destinasi wisata.

Salah satunya melalui aplikasi Virtual Tour yang dimiliki Kabupaten Sumenep dan dapat digunakan sebagai sarana untuk mengenalkan destinasi wisata secara lebih luas.

“Harus sering-sering mempromosikan destinasi wisata. Seperti halnya di Sumenep, kita memiliki aplikasi Virtual Tour yang bisa menjadi salah satu media untuk mengenalkan destinasi wisata,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua PKC Sumenep Khairil Anwar, yang juga merupakan dosen di salah satu perguruan tinggi di Madura, mengatakan Temmo Kerong digagas sebagai ruang untuk memperkuat hubungan antarduta wisata sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas daerah.

Menurutnya, setiap daerah di Madura memiliki karakteristik dan potensi wisata yang berbeda sehingga diperlukan ruang untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan.

“Agenda ini adalah wadah untuk bertukar informasi, bertukar pengetahuan, dan bertukar pengalaman. Kita datang dari daerah yang memiliki potensi berbeda, sehingga penting untuk saling belajar dan berbagi,” kata Khairil.

Ia berharap peserta Temmo Kerong tidak hanya mendapatkan pengalaman dari forum diskusi, tetapi juga memperoleh gambaran langsung mengenai kekayaan wisata dan budaya Sumenep.

“Kami ingin teman-teman duta wisata se-Madura Raya tidak hanya mendengar tentang Sumenep, tetapi juga melihat secara langsung. Harapannya, mereka bisa membawa cerita tentang Sumenep ke daerah masing-masing,” imbuhnya.

Melalui Temmo Kerong Se-Madura Raya, PKC Sumenep berharap silaturahmi antarduta wisata tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi kolaborasi nyata dalam mempromosikan potensi pariwisata dan budaya Madura.

Sumenep pun diharapkan tidak hanya dikenal melalui promosi dari pemerintah daerah, tetapi juga semakin luas diperkenalkan melalui jejaring para duta wisata di berbagai wilayah Madura.

Penulis : Yu

Editor : FA

Berita Terkait

TDA 9.0 Bidik Pengusaha Daerah Naik Kelas, Teknologi dan Akses Pasar Jadi Kunci
Sumenep Sapu Bersih Podium Poster Nasional 2026, Zahra Siswi MAN Jadi Juara Pertama
Perkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU pada 2026, Lampu Tertutup Pohon Jadi Sorotan
DPMD Sumenep Desak Daud Samsuddin Hadir, Tunggakan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar 9 Bulan Belum Tuntas
Kerusakan Jalan Provinsi di Sumenep Meluas, Bantuan Aspal Khofifah Hanya 1,5 Truk Jadi Sorotan
Dalam Rangka Hari Jadi Provinsi Jatim ke-81, Khofifah Gelontorkan Bansos di Sumenep
Rebut Piala DRT The Big Family, Festival Banjari Sumenep Tawarkan Hadiah Rp5 Juta
Tak Cukup Imbauan, KSOP Kalianget Tanamkan Budaya Selamat Berlayar Lewat Pesantren

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:12 WIB

TDA 9.0 Bidik Pengusaha Daerah Naik Kelas, Teknologi dan Akses Pasar Jadi Kunci

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Sumenep Sapu Bersih Podium Poster Nasional 2026, Zahra Siswi MAN Jadi Juara Pertama

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:25 WIB

DPMD Sumenep Desak Daud Samsuddin Hadir, Tunggakan Gaji Perangkat Desa Pagerungan Besar 9 Bulan Belum Tuntas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Kerusakan Jalan Provinsi di Sumenep Meluas, Bantuan Aspal Khofifah Hanya 1,5 Truk Jadi Sorotan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Dalam Rangka Hari Jadi Provinsi Jatim ke-81, Khofifah Gelontorkan Bansos di Sumenep

Berita Terbaru