Warga Dungkek Sumenep Digegerkan Temuan Gelondongan Kayu Berlabel Kementerian Kehutanan

Senin, 21 September 2026 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gelondongan Kayu yang terdampar

Gelondongan Kayu yang terdampar

Warga Dungkek Sumenep Digegerkan Temuan Gelondongan Kayu Berlabel Kementerian Kehutanan

SETARAJATIM.COM, SUMENEP — Warga Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, digegerkan dengan temuan sejumlah gelondongan kayu berukuran besar yang terdampar di kawasan pesisir pantai setempat.

Kayu-kayu tersebut memiliki ukuran cukup besar. Sejumlah batang di antaranya diperkirakan berdiameter hingga sekitar 1 meter dengan panjang mencapai 5 meter.

Temuan itu menarik perhatian warga dan nelayan karena pada permukaan beberapa gelondongan kayu terlihat tulisan atau label bertuliskan “Kementerian Kehutanan” dan “PT Indah Lestari”.

Keberadaan kayu tersebut bukan hanya memicu rasa penasaran warga, tetapi juga mulai mengganggu aktivitas nelayan. Gelondongan kayu yang berserakan di sekitar area sandar perahu dinilai menghambat lalu lintas perahu, terutama saat nelayan hendak berangkat maupun kembali dari melaut.

Salah seorang warga setempat, Arifin, mengatakan, kondisi tersebut membuat nelayan harus meningkatkan kewaspadaan ketika menepikan atau melarungkan perahu.

“Nelayan harus ekstra hati-hati saat hendak menepikan atau menyandarkan perahu agar tidak membentur kayu-kayu tersebut,” ujar Arifin, Senin (21/9/2026).

Menurut dia, posisi gelondongan kayu juga berpotensi membahayakan perahu, terutama bagian lambung maupun baling-baling.

“Posisinya sangat menghambat alur keluar-masuk perahu. Nelayan harus lebih waspada agar baling-baling atau lambung perahu tidak membentur kayu-kayu tersebut,” tambahnya.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti asal-usul gelondongan kayu tersebut, termasuk bagaimana material berukuran besar itu bisa sampai terdampar di pesisir Kecamatan Dungkek.

Munculnya label “Kementerian Kehutanan” dan “PT Indah Lestari” pada sejumlah kayu juga menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat. Warga berharap pihak terkait dapat memberikan penjelasan mengenai identitas, asal, serta status kayu tersebut.

Selain itu, warga meminta pemerintah daerah dan aparat terkait segera melakukan penanganan, termasuk mengevakuasi gelondongan kayu yang berada di sekitar jalur aktivitas nelayan.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan sekaligus memastikan aktivitas nelayan di kawasan tersebut dapat kembali berjalan normal.

Masyarakat juga berharap keberadaan kayu-kayu tersebut dapat ditelusuri secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah warga.

Penulis : Halimi

Editor : Yu

Berita Terkait

Nilai Anggaran Tak Terpampang, Revitalisasi SDN Kalianget Timur IV Disorot: Diduga Minim Transparansi
Duta Wisata Se-Madura Raya Temmo Kerong di Sumenep, PKC Perkuat Kolaborasi dan Kenalkan Potensi Wisata
Hadapi Kemarau Panjang, Gubernur Khofifah Ajak Dewan Masjid se-Jatim Gelar Sholat Istisqa’
Smart Hydro-Feed Farming Diuji Mandiri, Tim Cara’de PPK Ormawa UH Serahkan Pengelolaan ke Desa Tinggimae
UMKM Binaan KEI Unjuk Produk di Yogyakarta, Kerajinan Santigi Jadi Sorotan
Dugaan Investasi MBG di Madura Meledak, Kerugian Disebut Tembus Rp7 Miliar
Wabup Sumenep Lantik Pejabat Administrator-Pengawas, Pelayanan Warga Jadi Sorotan
KSOP Kalianget dalam Peringatan Harhubnas 2026 Warning Keras Soal Keselamatan Pelayaran: Tak Boleh Ada yang Abai!

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 17:42 WIB

Warga Dungkek Sumenep Digegerkan Temuan Gelondongan Kayu Berlabel Kementerian Kehutanan

Minggu, 20 September 2026 - 08:46 WIB

Nilai Anggaran Tak Terpampang, Revitalisasi SDN Kalianget Timur IV Disorot: Diduga Minim Transparansi

Minggu, 20 September 2026 - 08:21 WIB

Duta Wisata Se-Madura Raya Temmo Kerong di Sumenep, PKC Perkuat Kolaborasi dan Kenalkan Potensi Wisata

Sabtu, 19 September 2026 - 11:13 WIB

Hadapi Kemarau Panjang, Gubernur Khofifah Ajak Dewan Masjid se-Jatim Gelar Sholat Istisqa’

Sabtu, 19 September 2026 - 08:15 WIB

Smart Hydro-Feed Farming Diuji Mandiri, Tim Cara’de PPK Ormawa UH Serahkan Pengelolaan ke Desa Tinggimae

Berita Terbaru