Masuk Sekolah 30 Maret, Disdik Sumenep Siapkan Layanan Pendidikan Maksimal

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadisdik Sumenep H.Moh. Iksan

Kadisdik Sumenep H.Moh. Iksan

Masuk Sekolah 30 Maret, Disdik Sumenep Siapkan Layanan Pendidikan Maksimal

SETARAJATIM.COM, SUMENEP — Dinas Pendidikan (Diknas) Kabupaten Sumenep memastikan kesiapan pelaksanaan hari pertama masuk sekolah yang dijadwalkan pada 30 Maret mendatang. Seluruh satuan pendidikan diminta mempersiapkan layanan pendidikan secara optimal, baik dari sisi tenaga pendidik maupun peserta didik.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Sumenep, H. Moh. Iksan, M.Pd, mengatakan bahwa pada hari pertama masuk sekolah, seluruh kepala sekolah dan guru sudah siap menjalankan tugasnya dalam memberikan pelayanan pendidikan yang maksimal.

“Pada tanggal 30 Maret itu awal masuk sekolah. Semua kepala sekolah dan guru sudah siap memberikan pelayanan pendidikan, termasuk menyiapkan anak-anak untuk kembali mengikuti proses belajar mengajar,” ujarnya, Kamis (26/3/2026)

Menurutnya, kegiatan di hari pertama akan diawali dengan upacara bendera sebagai bentuk penanaman kedisiplinan, sekaligus halal bi halal. Selain itu, sekolah juga diimbau untuk menggelar kegiatan salat bersama guna memperkuat nilai spiritual siswa.

“Selain upacara bendera, juga dilaksanakan salat bersama. Ini penting untuk membangun karakter dan memperkuat nilai-nilai keagamaan siswa,” tambahnya.

Lebih lanjut, Iksan menekankan pentingnya memberikan motivasi kepada siswa agar kembali bersemangat setelah libur. Guru diharapkan mampu menumbuhkan energi positif dan semangat belajar bagi peserta didik.

“Kita harus memberikan spirit kepada anak-anak agar semangat belajar kembali, sehingga mereka siap mengikuti proses pendidikan dengan baik,” tegasnya.

Tak hanya itu, Dinas Pendidikan juga mendorong sekolah untuk menyiapkan program penguatan kompetensi akademik, termasuk peningkatan capaian belajar siswa.

“Persiapan program Tes Kompetensi akademik (TKA) seperti penguatan kompetensi dan peningkatan capaian belajar juga harus menjadi perhatian, agar kualitas pendidikan di Sumenep terus meningkat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Guru Non-PNS di Kepulauan Sapeken Didorong Kuasai Digitalisasi, KEI Gelar Pelatihan GEMILANG
KKN Posko 40 Gelar Sosialisasi Parenting, Dorong Hubungan Sehat Anak dan Orang Tua di Era Digital
Mendikdasmen Ingatkan Sekolah Tak Manipulasi Data Demi Anggaran Revitalisasi
Kirab Kebangsaan UNIBA Madura Tutup Ospek 2026, Nasionalisme Dipadukan dengan Budaya Lokal
Debat Kandidat BEM-KM STAIM Uji Gagasan dan Integritas Calon Pemimpin Mahasiswa
Mahasiswa UM BBM Tingkatkan Kesadaran PHBS dan Sanitasi melalui Edukasi Lintas Generasi di Desa Dapenda
HIMA PPKn UNY Gelar Civic Trip x Studi Banding dan Diskusi Antar Universitas bersama HIMA PPKn UPGRIS
Bupati Fauzi Tegaskan Rotasi ASN Bertahap, Kinerja Jadi Penentu Jabatan

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Guru Non-PNS di Kepulauan Sapeken Didorong Kuasai Digitalisasi, KEI Gelar Pelatihan GEMILANG

Jumat, 18 September 2026 - 15:29 WIB

KKN Posko 40 Gelar Sosialisasi Parenting, Dorong Hubungan Sehat Anak dan Orang Tua di Era Digital

Sabtu, 5 September 2026 - 17:55 WIB

Mendikdasmen Ingatkan Sekolah Tak Manipulasi Data Demi Anggaran Revitalisasi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Kirab Kebangsaan UNIBA Madura Tutup Ospek 2026, Nasionalisme Dipadukan dengan Budaya Lokal

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:17 WIB

Debat Kandidat BEM-KM STAIM Uji Gagasan dan Integritas Calon Pemimpin Mahasiswa

Berita Terbaru