Bupati Sumenep Jadikan IRA Farm Model Pertanian Masa Depan, Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Inovasi

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama pemilik IRA Farm didampingi Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama pemilik IRA Farm didampingi Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid

Bupati Sumenep Jadikan IRA Farm Model Pertanian Masa Depan, Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Inovasi

SETARAJATIM.COM, SUMENEP — Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa penguatan ketahanan pangan tidak cukup hanya mengandalkan pola pertanian konvensional. Daerah membutuhkan inovasi yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan saat Bupati didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Hainur Rasyid, meninjau kebun hidroponik IRA Farm di Desa Ketawang Laok, Kecamatan Ganding, Senin (13/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Achmad Fauzi melihat secara langsung proses budidaya sayuran dengan sistem hidroponik yang dinilai menjadi salah satu contoh penerapan pertanian modern di Kabupaten Sumenep.

Menurutnya, keberadaan IRA Farm membuktikan bahwa keterbatasan lahan bukan lagi menjadi hambatan untuk menghasilkan produk pertanian yang berkualitas dan bernilai jual tinggi.

“Ketahanan pangan harus dimulai dari langkah nyata. Hari ini saya meninjau Kebun Hidroponik IRA Farm di Desa Ketawang Laok yang menunjukkan bahwa pertanian modern mampu menghasilkan produk berkualitas sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” ujar Achmad Fauzi.

Ia menilai, transformasi sektor pertanian harus diarahkan pada pemanfaatan teknologi agar mampu menjawab tantangan perubahan iklim, keterbatasan lahan, hingga kebutuhan pasar yang terus berkembang.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen mendorong lahirnya lebih banyak inovasi di sektor pertanian melalui penguatan pendampingan, edukasi, dan kolaborasi dengan para pelaku usaha maupun kelompok tani.

“Semoga semakin banyak inovasi seperti ini tumbuh di Sumenep, sehingga sektor pertanian kita semakin maju, mandiri, dan berdaya saing,” tegasnya.

Bupati menambahkan, pengembangan pertanian modern bukan hanya ditujukan untuk meningkatkan produksi pangan, tetapi juga membuka lapangan usaha baru bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang mulai tertarik pada sektor agribisnis berbasis teknologi.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep mulai mendorong perubahan paradigma pembangunan pertanian, dari sekadar mengejar hasil panen menuju sistem produksi yang lebih efisien, berkelanjutan, dan memiliki daya saing di pasar” tegas orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu.

Terpisah, Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan penerapan teknologi pertanian modern menjadi salah satu strategi untuk memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah perubahan iklim dan semakin terbatasnya lahan pertanian produktif.

“Hidroponik Ira Farm ini milik perseorangan atau mandiri, dia menanam sejumlah sayur sejenis selada yang kualitas sangat bagus. Bahkan nilai tanaman nya kualitas tinggi. Kami mendorong untuk terus dikembangkan” ujarnya.

Menurutnya, hidroponik merupakan inovasi yang mampu memberikan hasil panen lebih optimal, berkualitas, dan berkelanjutan apabila dikelola dengan baik.

“Kami berharap semakin banyak kelompok tani maupun generasi muda yang tertarik mengembangkan pertanian modern seperti hidroponik. Selain mendukung ketahanan pangan, usaha ini juga memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan,” ujarnya.

Keberadaan IRA Farm di Desa Ketawang Laok diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk memanfaatkan teknologi pertanian secara optimal.

Dengan semakin banyaknya inovasi di sektor pertanian, Kabupaten Sumenep diyakini mampu memperkuat kemandirian pangan sekaligus menciptakan peluang usaha baru yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Keberadaan IRA Farm diharapkan menjadi model pengembangan pertanian modern yang dapat direplikasi di berbagai wilayah Kabupaten Sumenep sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui inovasi dan teknologi.

Penulis : You

Editor : Fa

Berita Terkait

Bupati Sumenep Pastikan Ketersediaan Lahan Sekolah Rakyat, Pemkab Siapkan Lokasi yang Mudah Diakses
Bupati Sumenep Pastikan ASN Kenakan Pakaian Adat di HUT ke-81 RI, Tegaskan Semangat Bhinneka Tunggal Ika
Sumenep Tetapkan Siaga 7 Hari, Wabup Pimpin Langsung Penanganan Korban Kebakaran Kapal
Menhub Datangi Bupati Sumenep, Penanganan Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II Dipercepat
Pilkades 2027 Menjangkau Pulau-Pulau Sumenep, 65 Desa Tetap Gunakan Surat Suara
Apel Pembuka HUT RI di Sumenep, Bupati Ajak ASN Perkuat Semangat Pengabdian
18 Kecamatan Daratan Gunakan E-Voting, Pilkades Kepulauan Sumenep Tetap Manual
Bukan Sekadar Angka, TIHT 2026 Jadi Benteng Harga bagi Petani Tembakau Sumenep

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Bupati Sumenep Pastikan Ketersediaan Lahan Sekolah Rakyat, Pemkab Siapkan Lokasi yang Mudah Diakses

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Bupati Sumenep Pastikan ASN Kenakan Pakaian Adat di HUT ke-81 RI, Tegaskan Semangat Bhinneka Tunggal Ika

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:11 WIB

Sumenep Tetapkan Siaga 7 Hari, Wabup Pimpin Langsung Penanganan Korban Kebakaran Kapal

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:26 WIB

Menhub Datangi Bupati Sumenep, Penanganan Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II Dipercepat

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Pilkades 2027 Menjangkau Pulau-Pulau Sumenep, 65 Desa Tetap Gunakan Surat Suara

Berita Terbaru