Syukur di Tengah Laut, Nelayan Masalembu yang Hilang Kontak Ditemukan Selamat Berkat Solidaritas Sesama Nelayan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hermadi saat tiba di daratan Pulau Masalembu

Hermadi saat tiba di daratan Pulau Masalembu

Syukur di Tengah Laut, Nelayan Masalembu yang Hilang Kontak Ditemukan Selamat Berkat Solidaritas Sesama Nelayan

SETARAJATIM.COM, SUMENEP — Kabar menggembirakan datang dari perairan Masalembu, Kabupaten Sumenep. Setelah sempat dilaporkan hilang kontak saat melaut, seorang nelayan bernama Hermadi akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.

Hermadi ditemukan oleh perahu milik Wak H. Rasak yang sejak awal turut melakukan pencarian bersama perahu milik Mathari. Upaya pencarian dilakukan setelah informasi mengenai hilangnya kontak dengan Hermadi diterima oleh keluarga dan para nelayan setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Hermadi ditemukan sekitar 20 mil laut di arah barat daya Pulau Masalembu pada pukul 22.45 WIB. Saat ditemukan, kondisi Hermadi dalam keadaan selamat dan langsung mendapatkan pertolongan dari awak perahu yang menemukannya sebelum dibawa menuju lokasi yang aman.

Nelayan Rawatan Samudra Masalembu, Jailani, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan pencarian tersebut. Menurutnya, sejak kabar hilangnya kontak dengan Hermadi diterima, para nelayan di Masalembu langsung berkoordinasi dan bergerak melakukan pencarian secara mandiri.

“Alhamdulillah Hermadi sudah ditemukan dalam keadaan selamat. Ini merupakan kabar yang sangat melegakan bagi keluarga dan seluruh masyarakat Masalembu. Begitu informasi hilang kontak diterima, para nelayan langsung berinisiatif melakukan pencarian di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi keberadaan korban,” ujar Jailani, Sabtu (6/6/2026).

Ia menambahkan, keberhasilan pencarian tidak lepas dari kekompakan para nelayan yang saling berbagi informasi dan terus berkomunikasi selama proses pencarian berlangsung.

“Di laut, rasa persaudaraan sesama nelayan sangat kuat. Ketika ada nelayan yang mengalami musibah atau hilang kontak, yang lain akan berusaha membantu semaksimal mungkin. Alhamdulillah berkat kerja sama dan doa semua pihak, Hermadi dapat ditemukan dengan selamat,” katanya.

Kabar ditemukannya Hermadi disambut haru dan rasa syukur oleh keluarga serta masyarakat Masalembu. Selama proses pencarian berlangsung, berbagai doa dan dukungan terus mengalir dari warga yang berharap Hermadi segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Jailani juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh nelayan yang terlibat dalam pencarian serta masyarakat yang turut membantu menyebarkan informasi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, baik yang turun langsung melakukan pencarian maupun yang ikut menyebarkan informasi. Solidaritas seperti ini sangat penting bagi masyarakat kepulauan yang kehidupan sehari-harinya tidak lepas dari laut,” tuturnya.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat penting bagi para nelayan untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melaut. Nelayan diimbau agar memperhatikan kondisi cuaca, prakiraan gelombang, serta memastikan kondisi perahu, mesin, bahan bakar, dan perlengkapan keselamatan dalam keadaan baik sebelum berangkat.

Selain itu, keberadaan alat komunikasi yang berfungsi dengan baik, seperti telepon seluler, radio komunikasi, atau perangkat komunikasi lainnya, juga dinilai sangat penting untuk memudahkan koordinasi apabila terjadi keadaan darurat di tengah laut.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Sebelum melaut, nelayan perlu memastikan seluruh perlengkapan dalam kondisi baik dan membawa alat komunikasi yang memadai agar jika terjadi kendala dapat segera diketahui dan ditangani,” pungkas Jailani.

Semangat kebersamaan yang ditunjukkan para nelayan Masalembu dalam peristiwa ini kembali membuktikan bahwa keselamatan di laut bukan hanya tanggung jawab individu, melainkan tanggung jawab bersama.

Kini, rasa cemas yang sempat menyelimuti keluarga Hermadi telah berganti menjadi rasa syukur setelah nelayan tersebut berhasil ditemukan dan selamat dari musibah yang dialaminya.

Penulis : Yud

Editor : FA

Berita Terkait

Diduga Cekik dan Tendang Istri hingga 6 Kali, Suami di Sumenep Diamankan Polisi
Rumah Gelap di Pamolokan Sumenep Berujung Duka, Pria 37 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa
Praktik Renang di Sungai Nangka Berujung Maut, Siswa SMA di Ambunten Meninggal Dunia
Dugaan Pencabulan Anak di Ruang Guru SDN di Kangean Terungkap, Pria 43 Tahun Diamankan Polisi
Truk Guling di Dermaga Kalianget, Pemeriksaan Muatan Kapal Jadi Sorotan
Penemuan Jasad Lansia Gegerkan Warga Gapura, Polisi Libatkan Tim Inafis Selidiki Kasus
KM Mutiara Sentosa 2 Dilalap Api di Utara Sumenep, Ratusan Penumpang Terjebak dan Lompat ke Laut
Kebakaran Hebat Landa Perumahan Batu Kencana Sumenep, Tiga Rumah Terdampak, Satu Korban Alami Luka Bakar

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Diduga Cekik dan Tendang Istri hingga 6 Kali, Suami di Sumenep Diamankan Polisi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Rumah Gelap di Pamolokan Sumenep Berujung Duka, Pria 37 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Praktik Renang di Sungai Nangka Berujung Maut, Siswa SMA di Ambunten Meninggal Dunia

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Dugaan Pencabulan Anak di Ruang Guru SDN di Kangean Terungkap, Pria 43 Tahun Diamankan Polisi

Rabu, 16 September 2026 - 16:09 WIB

Truk Guling di Dermaga Kalianget, Pemeriksaan Muatan Kapal Jadi Sorotan

Berita Terbaru