IAI Tarbiyatut Tholabah Sabet Terbaik I PTRG Award 2026, Bukti Kampus Pesantren Mampu Bersaing di Tingkat Nasional
SETARAJATIM.COM, CIREBON – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH). Perguruan tinggi berbasis pesantren ini berhasil meraih Penghargaan Terbaik I dalam ajang Perguruan Tinggi Responsif Gender (PTRG) Award III Tahun 2026 yang diselenggarakan di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Capaian tersebut diraih setelah IAI TABAH berhasil mengungguli 15 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) terbaik dari berbagai daerah di Indonesia yang sebelumnya lolos sebagai nominator.
Prestasi ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen IAI TABAH dalam membangun tata kelola perguruan tinggi yang responsif gender, inklusif, serta mendukung terciptanya lingkungan akademik yang aman, adil, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
PTRG Award III merupakan ajang penghargaan bergengsi yang diselenggarakan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI sebagai bentuk apresiasi kepada PTKI yang berhasil mengintegrasikan perspektif kesetaraan gender dalam tata kelola kelembagaan, pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, hingga penguatan sistem pencegahan dan penanganan kekerasan seksual.
Sebanyak 15 PTKI dari seluruh Indonesia ditetapkan sebagai nominator dan mengikuti tahapan presentasi yang berlangsung di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Dari seluruh peserta tersebut, IAI TABAH tampil sebagai yang terbaik dan berhasil meraih peringkat pertama.

Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) IAI Tarbiyatut Tholabah, Sifwatir Rif’ah, M.M., mengatakan penghargaan ini menjadi bukti bahwa perguruan tinggi berbasis pesantren mampu bersaing dan menunjukkan kualitas di tingkat nasional melalui inovasi, tata kelola yang baik, serta komitmen kuat dalam mewujudkan kampus yang responsif gender.
Sementara itu, Rektor IAI Tarbiyatut Tholabah, Dr. Alimul Muniroh, M.Ed., menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika dalam mengarusutamakan perspektif gender di berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan tinggi.
“Penghargaan ini menjadi tonggak penting bagi IAI TABAH untuk terus memperkuat posisi sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, inklusif, dan berdaya saing di tingkat nasional,” ujarnya.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat budaya akademik yang berkeadilan dan inklusif.
Dengan diraihnya gelar Terbaik I PTRG Award III Tahun 2026, IAI Tarbiyatut Tholabah menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta menjadi pelopor dalam mewujudkan perguruan tinggi Islam yang unggul, inklusif, dan responsif terhadap berbagai isu strategis di dunia pendidikan tinggi.
Penulis : M. Khoirul Fatih
Editor : You
















