Wabup Sumenep Lantik Pejabat Administrator-Pengawas, Pelayanan Warga Jadi Sorotan

Jumat, 18 September 2026 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses pengambilan sumpah Pejabat Administrator dan pejabat pengawas

Proses pengambilan sumpah Pejabat Administrator dan pejabat pengawas

Wabup Sumenep Lantik Pejabat Administrator-Pengawas, Pelayanan Warga Jadi Sorotan

SETARAJATIM.COM, SUMENEP — Pelantikan sejumlah pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep diharapkan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim melantik para pejabat tersebut di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Jumat (18/9/2026). Salah satu hal penting dalam pelantikan kali ini adalah seluruh posisi camat dan sekretaris kecamatan (sekcam) di Kabupaten Sumenep kini telah terisi.

Kondisi tersebut dinilai penting karena camat dan sekcam merupakan ujung koordinasi pemerintahan daerah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat kecamatan.

Dengan seluruh posisi tersebut terisi, pelayanan administrasi pemerintahan, koordinasi program pembangunan, penanganan persoalan warga, hingga penyampaian aspirasi masyarakat diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

KH Imam Hasyim mengatakan, pelantikan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penataan sekaligus penyegaran organisasi pemerintahan.

“Alhamdulillah, pada saat ini kami telah melantik pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep,” ujar KH Imam Hasyim.

Ia berharap para pejabat yang baru dilantik mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, seluruh posisi camat maupun sekretaris camat (sekcam) di Kabupaten Sumenep saat ini sudah terisi. Mudah-mudahan para pejabat yang baru dilantik dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik,” katanya.

Menurutnya, keberadaan camat dan sekcam yang lengkap di seluruh kecamatan diharapkan membuat koordinasi antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah kecamatan semakin efektif. Dengan demikian, berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat lebih cepat ditindaklanjuti melalui perangkat pemerintahan di wilayah masing-masing.

Pelantikan tersebut juga mencakup pejabat yang tetap pada posisi sebelumnya, pejabat yang dimutasi, serta pejabat yang mendapatkan penugasan baru.

“Dalam pelantikan ini ada pejabat yang tetap pada posisinya, ada yang dimutasi, dan ada pula yang mendapatkan penugasan baru. Ini semata-mata dalam rangka penyegaran organisasi, agar tidak terjadi kejenuhan di lingkungan instansi masing-masing,” ungkapnya.

Bagi masyarakat, efektivitas pelantikan ini pada akhirnya akan terlihat dari kualitas pelayanan yang mereka terima. Terisinya seluruh jabatan camat dan sekcam diharapkan tidak hanya melengkapi struktur birokrasi, tetapi juga memperkuat kehadiran pemerintah dalam merespons kebutuhan warga, mempercepat koordinasi, serta memastikan program pembangunan dan pelayanan publik berjalan hingga ke tingkat kecamatan.

Terlebih bagi masyarakat di wilayah kepulauan, keberadaan pejabat pemerintahan di tingkat kecamatan menjadi bagian penting dalam memastikan kebutuhan dan persoalan warga dapat disampaikan serta dikoordinasikan dengan pemerintah kabupaten.

Karena itu, para pejabat yang baru dilantik dituntut tidak sekadar mengisi jabatan, tetapi mampu menerjemahkan amanah tersebut ke dalam kinerja yang dirasakan masyarakat melalui pelayanan yang lebih responsif, koordinasi yang lebih efektif, dan pelaksanaan pemerintahan yang semakin dekat dengan warga.

Penulis : Yu

Editor : FA

Berita Terkait

Nilai Anggaran Tak Terpampang, Revitalisasi SDN Kalianget Timur IV Disorot: Diduga Minim Transparansi
Duta Wisata Se-Madura Raya Temmo Kerong di Sumenep, PKC Perkuat Kolaborasi dan Kenalkan Potensi Wisata
Hadapi Kemarau Panjang, Gubernur Khofifah Ajak Dewan Masjid se-Jatim Gelar Sholat Istisqa’
Smart Hydro-Feed Farming Diuji Mandiri, Tim Cara’de PPK Ormawa UH Serahkan Pengelolaan ke Desa Tinggimae
UMKM Binaan KEI Unjuk Produk di Yogyakarta, Kerajinan Santigi Jadi Sorotan
Dugaan Investasi MBG di Madura Meledak, Kerugian Disebut Tembus Rp7 Miliar
KSOP Kalianget dalam Peringatan Harhubnas 2026 Warning Keras Soal Keselamatan Pelayaran: Tak Boleh Ada yang Abai!
SMSI Sumenep Apresiasi UKW SKK Migas Jabanusa, Minta Berikutnya Digelar di Madura untuk Pemerataan

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 08:46 WIB

Nilai Anggaran Tak Terpampang, Revitalisasi SDN Kalianget Timur IV Disorot: Diduga Minim Transparansi

Minggu, 20 September 2026 - 08:21 WIB

Duta Wisata Se-Madura Raya Temmo Kerong di Sumenep, PKC Perkuat Kolaborasi dan Kenalkan Potensi Wisata

Sabtu, 19 September 2026 - 11:13 WIB

Hadapi Kemarau Panjang, Gubernur Khofifah Ajak Dewan Masjid se-Jatim Gelar Sholat Istisqa’

Sabtu, 19 September 2026 - 08:15 WIB

Smart Hydro-Feed Farming Diuji Mandiri, Tim Cara’de PPK Ormawa UH Serahkan Pengelolaan ke Desa Tinggimae

Jumat, 18 September 2026 - 18:21 WIB

UMKM Binaan KEI Unjuk Produk di Yogyakarta, Kerajinan Santigi Jadi Sorotan

Berita Terbaru