Enam Dusun Adu Kreativitas di Tradisi Torbangan, Warga Torbang Perkuat Budaya dan Kebersamaan

Minggu, 13 September 2026 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kades Muzanni sambut kehadiran Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo

Kades Muzanni sambut kehadiran Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo

Enam Dusun Adu Kreativitas di Tradisi Torbangan, Warga Torbang Perkuat Budaya dan Kebersamaan

SETARAJATIM.COM, SUMENEP – Tradisi Torbangan kembali menghidupkan suasana Desa Torbang, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep. Enam dusun kompak turun ambil bagian, bukan hanya membawa hasil buah-buahan, tetapi juga menunjukkan kreativitas dalam tradisi yang sarat makna syukur tersebut, Sabtu (12/9/2026).

Torbangan menjadi salah satu tradisi masyarakat Desa Torbang yang terus dipertahankan dari tahun ke tahun. Di balik kemeriahan pelaksanaannya, tradisi ini menyimpan pesan sederhana namun kuat: bersyukur atas nikmat yang telah diterima sekaligus memanjatkan doa untuk kehidupan yang lebih baik.

Dalam kegiatan tersebut, warga membawa beragam hasil buah-buahan dari masing-masing dusun. Hasil bumi itu kemudian menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Torbangan sekaligus simbol rasa syukur masyarakat kepada Allah SWT.

Tahun ini, tradisi tersebut dibuat semakin semarak dengan adanya perlombaan antardusun.

Enam dusun tidak sekadar membawa buah-buahan, tetapi mengemasnya dalam berbagai bentuk dan tampilan kreatif. Kekompakan warga, keindahan penyajian, hingga kreativitas menjadi bagian yang diperhitungkan dalam penilaian.

Persaingan pun berlangsung antardusun. Masing-masing berupaya menampilkan kreasi terbaik untuk menjadi juara, tanpa menghilangkan esensi utama Torbangan sebagai tradisi kebersamaan dan ungkapan rasa syukur.

Panitia akhirnya menetapkan dua pemenang, yakni juara pertama dan juara kedua.

Kepala Desa Torbang, Muzanni, menegaskan bahwa Torbangan memiliki nilai lebih dari sekadar agenda tahunan desa. Tradisi tersebut menjadi bagian dari identitas masyarakat yang perlu dijaga agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman.

Menurutnya, keberlangsungan Torbangan juga tidak lepas dari keterlibatan masyarakat. Semakin banyak warga yang terlibat, semakin kuat pula nilai kebersamaan yang dibangun melalui tradisi tersebut.

“Harapannya, Torbangan ini tidak hanya menjadi kegiatan tahunan, tetapi nilai-nilai budaya dan kebersamaan di masyarakat tetap terjaga,” ujar Muzanni.

Ia juga berharap generasi muda ikut mengambil peran dalam menjaga tradisi tersebut agar tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

Bagi warga Torbang, Torbangan bukan hanya soal membawa hasil buah-buahan atau memenangkan perlombaan. Lebih dari itu, tradisi tersebut menjadi ruang untuk berkumpul, bersedekah, mempererat silaturahmi, serta bersama-sama memanjatkan doa untuk keselamatan dan keberkahan desa.

Enam dusun yang terlibat menunjukkan bahwa tradisi lama masih memiliki tempat kuat di tengah masyarakat. Torbangan pun kembali menjadi pengingat bahwa budaya dan kebersamaan dapat terus hidup ketika masyarakat ikut menjaga dan merawatnya bersama-sama.

Penulis : Yu

Editor : FA

Berita Terkait

DRT Gemar Bersholawat di Banasare, Pemkab Sumenep: Hari Santri Jangan Berhenti pada Seremoni
Ribuan Jemaah Padati DRT Gemar Bersholawat di Banasare, UMKM Lokal Ikut Ketiban Berkah
Bahasa Madura Warnai Hari Jadi ke-757 Sumenep, Bupati Fauzi: Pembangunan Harus Menjangkau Daratan dan Kepulauan
Di Balik Haul Raja-Raja Madura, Bupati Fauzi Soroti Warisan yang Mulai Tergerus Zaman
Hari Jadi Sumenep ke-757, Dirut BPRS Bhakti Sumekar Berharap Kesejahteraan Masyarakat Terus Meningkat
Guru Sumenep Tembus Podium Kompetisi AI Jatim, Dr. Rusliy Dorong Pendidik Berani Berinovasi
Bupati Sumenep Luncurkan 1001 Puisi, Literasi Pelajar Jangan Berhenti Jadi Seremoni
Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU dan Rumah Produksi Dipertanyakan, JASTRA Tagih Kejari Sumenep: Jangan Jalan di Tempat!

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:26 WIB

DRT Gemar Bersholawat di Banasare, Pemkab Sumenep: Hari Santri Jangan Berhenti pada Seremoni

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Ribuan Jemaah Padati DRT Gemar Bersholawat di Banasare, UMKM Lokal Ikut Ketiban Berkah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Bahasa Madura Warnai Hari Jadi ke-757 Sumenep, Bupati Fauzi: Pembangunan Harus Menjangkau Daratan dan Kepulauan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Di Balik Haul Raja-Raja Madura, Bupati Fauzi Soroti Warisan yang Mulai Tergerus Zaman

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Hari Jadi Sumenep ke-757, Dirut BPRS Bhakti Sumekar Berharap Kesejahteraan Masyarakat Terus Meningkat

Berita Terbaru