Bukan Sekadar Karnaval! 26 Lembaga di Gayam Sulap Sampah Jadi Karya, Camat: Jaga Pulau, Jaga Anak Cucu

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampilan memukau para peserta karnaval di Kecamatan Gayam

Penampilan memukau para peserta karnaval di Kecamatan Gayam

Bukan Sekadar Karnaval! 26 Lembaga di Gayam Sulap Sampah Jadi Karya, Camat: Jaga Pulau, Jaga Anak Cucu

SETARAJATIM.COM, SUMENEP — Karnaval HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, Minggu (30/8/2026), tampil berbeda. Sebanyak 26 lembaga turun ke jalan bukan hanya membawa kemeriahan, tetapi juga menyuarakan ancaman sampah terhadap lingkungan melalui tema “Daur Ulang Peduli Lingkungan.”

Kreativitas peserta menjadi pesan keras bahwa sampah tidak selalu berakhir sebagai limbah. Dengan pengolahan yang tepat, barang bekas dapat disulap menjadi sesuatu yang layak pakai, bernilai, sekaligus memiliki manfaat ekonomi.

Karnaval yang digelar Pemerintah Kecamatan Gayam ini sekaligus menjadi momentum mengajak masyarakat Pulau Sepudi mengubah kebiasaan dalam memperlakukan sampah.

Camat Gayam Moh Yunianyanto menegaskan, persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah. Peran masyarakat menjadi kunci, terutama dalam mengurangi sampah sejak dari sumbernya dan membiasakan pola hidup yang lebih peduli terhadap lingkungan.

“Dengan menggunakan sampah daur ulang, sesuatu yang sebelumnya tidak bernilai bisa menjadi layak pakai atau bahkan lebih bernilai. Ini membutuhkan bantuan dan keterlibatan masyarakat, warga, serta pemerintah,” ujar Moh Yunianyanto.

Ia menilai kebiasaan hidup boros dan pola konsumsi yang tidak diimbangi pengelolaan sampah turut memperbesar persoalan lingkungan. Karena itu, kesadaran untuk mengurangi dan mendaur ulang sampah harus dibangun secara bersama-sama.

Menurutnya, pemerintah juga memiliki tanggung jawab menghadirkan program dan layanan yang membuat masyarakat lebih mudah terlibat dalam pengurangan maupun pengelolaan sampah.

“Pemerintah harus berperan mengembangkan program dan layanan yang mempermudah partisipasi masyarakat dalam pengurangan dan daur ulang sampah,” tegasnya.

Tak ingin pesan tersebut berhenti sebagai slogan karnaval, Camat Gayam mengajak masyarakat bersama-sama menjaga Pulau Sepudi dari sampah maupun berbagai aktivitas yang berpotensi merusak alam.

“Mari kita jaga Pulau Sepudi dari sampah dan hal-hal lain yang merusak alam,” katanya.

Ada pesan khusus yang diusung Moh Yunianyanto dalam momentum HUT ke-81 RI tahun ini. Ia menggunakan moto “Arabet Polo Ajenge Nak Poto”, yang dimaknai “Merawat Pulau, Menjaga Anak Cucu.”

Moto tersebut menjadi penegasan bahwa menjaga lingkungan hari ini bukan hanya untuk kepentingan generasi sekarang. Kelestarian Pulau Sepudi juga menyangkut masa depan anak cucu.

Karnaval 26 lembaga di Kecamatan Gayam akhirnya bukan sekadar parade kemerdekaan. Di tengah semarak perayaan HUT RI, peserta membawa satu pesan penting: kemerdekaan juga berarti bebas dari ancaman lingkungan yang rusak akibat sampah.

Penulis : Sup

Editor : Yu

Berita Terkait

ISNU, Universitas Annuqayah dan Baznas Sumenep Kolaborasi Tanam Pohon, Santri Terima Beasiswa
DRT Gemar Bersholawat di Banasare, Pemkab Sumenep: Hari Santri Jangan Berhenti pada Seremoni
Ribuan Jemaah Padati DRT Gemar Bersholawat di Banasare, UMKM Lokal Ikut Ketiban Berkah
Bahasa Madura Warnai Hari Jadi ke-757 Sumenep, Bupati Fauzi: Pembangunan Harus Menjangkau Daratan dan Kepulauan
Di Balik Haul Raja-Raja Madura, Bupati Fauzi Soroti Warisan yang Mulai Tergerus Zaman
Hari Jadi Sumenep ke-757, Dirut BPRS Bhakti Sumekar Berharap Kesejahteraan Masyarakat Terus Meningkat
Guru Sumenep Tembus Podium Kompetisi AI Jatim, Dr. Rusliy Dorong Pendidik Berani Berinovasi
Bupati Sumenep Luncurkan 1001 Puisi, Literasi Pelajar Jangan Berhenti Jadi Seremoni

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:05 WIB

ISNU, Universitas Annuqayah dan Baznas Sumenep Kolaborasi Tanam Pohon, Santri Terima Beasiswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:26 WIB

DRT Gemar Bersholawat di Banasare, Pemkab Sumenep: Hari Santri Jangan Berhenti pada Seremoni

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Ribuan Jemaah Padati DRT Gemar Bersholawat di Banasare, UMKM Lokal Ikut Ketiban Berkah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Bahasa Madura Warnai Hari Jadi ke-757 Sumenep, Bupati Fauzi: Pembangunan Harus Menjangkau Daratan dan Kepulauan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Di Balik Haul Raja-Raja Madura, Bupati Fauzi Soroti Warisan yang Mulai Tergerus Zaman

Berita Terbaru